2 Dari 12 Pengguna KRL yang Jadi Korban Eskalator di Stasiun Duri Masih dalam Perawatan di RS
- Antara
Jakarta, tvonenews.com- Kabar terbaru dari 12 pengguna KRL yang menjadi korban dari eskalator di Stasiun Duri. Dikonfirmasi sebagian sudah pulang dan masih ada yang dirawat.
Dua pengguna KRL yang terdampak eskalator itu, masih dalam perawatan di Rumah Sakit Duta Indah.
Sementara lainnya, 7 orang sudah melanjutkan perjalanan di hari kejadian, dan 5 orang di bawa ke RS Duta Indah sementara 3 orangnya sudah pulang. Kini tinggal 2 orang masih dirawat.
"kami akan terus dampingi yang masih dalam perawatan sampai pulih, dan kembali ke keluarga dengan kondisi baik," jelas Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI, dalam keterangannya, Minggu (4/10).
- dok ist
Eskalator di Stasiun Duri pada Sabtu (3/10) mengalami gangguan sehingga buat belasan penumpang terluka.
Kabar ini menjadi perhatian, setelah adanya video yang viral memperlihatkan ada korban yang kaget karena eskalator yang arah naik mendadak ke bawah.
Pihak KAI Commuter memastikan terkait pembiayaan selama proses perawatan, seluruh penumpang menggunakan asuransi Jasa Raharja Putra (JRP).
“Kami telah berkordinasi dengan JRP untuk jaminan pembiayaan kepada seluruh pengguna yang berdampak selama masa perawatan dan pengobatan,” jelas Karina.
Sehubugan untuk perbaikan fasilitas eskalator yang mengalami gangguan. KAI Commuter, KAI dan mitra bersama-bersama telah melakukan pengecekan.
Berdasarkan hasil sementara ditemukan gangguan pada sistem penggerak. Pihaknya segera lakukan perbaikan secara intensif oleh tim teknis untuk memastikan eskalator dapat berfungsi dengan baik.
Seperti diketahui, sebanyak 12 orang mengalami luka-luka setelah eskalator di Stasiun Duri arah akses menuju jalur 5 mendadak berbalik arah saat membawa penumpang naik pada Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 07.45 WIB.
Dari jumlah korban terdampak kejadian itu, diketahui 12 orang terdampak dengan 10 orang dewasa dan 2 anak-anak.(klw)
Load more