News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi C DPRD Surabaya Minta Digitalisasi Parkir Tak Berhenti di Pembayaran Cashless

Digitalisasi parkir di Kota Surabaya dinilai belum sepenuhnya menciptakan transparansi dalam pengelolaan pendapatan parkir.
Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:13 WIB
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Digitalisasi parkir di Kota Surabaya dinilai belum sepenuhnya menciptakan transparansi dalam pengelolaan pendapatan parkir. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, meminta sistem digital tidak hanya menghubungkan pengguna kendaraan dengan juru parkir (jukir), tetapi juga mencatat transaksi dari jukir ke Dinas Perhubungan (Dishub) secara real time.

Aning mengatakan sistem yang berjalan saat ini masih berfokus pada pembayaran cashless dari masyarakat kepada jukir. Sementara mekanisme digital yang mengawasi pendapatan jukir hingga ke Dishub masih perlu disempurnakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, selama ini proses digitalisasi yang dipakai oleh Dishub itu digitalisasi antara end user dengan juru parkir. Jadi seluruh warga Kota Surabaya diminta untuk membayar dengan menggunakan cashless, dan ini langsung terhubung ke Dinas Perhubungan, dari jukir langsung ke Dinas Perhubungan," kata Aning.

Menurut Aning, persoalan muncul ketika transaksi parkir dilakukan secara tunai. Kondisi tersebut membuat data pendapatan tidak dapat tersaji secara real time dengan optimal.

"Permasalahannya ketika cashless atau digitalisasi ini tidak terpakai dan dilakukan dengan sistem tunai, maka real time itu juga tidak akan bisa disajikan dengan baik," jelasnya.

Karena itu, Aning mendorong sistem digitalisasi parkir diperluas hingga hubungan antara jukir dan Dishub. Menurutnya, mekanisme tersebut dapat membuat pendapatan di setiap titik parkir lebih mudah dipantau berdasarkan potensi yang telah dihitung.

"Kalau sistem yang dipakai, sistem dari jukir ke Dinas Perhubungan, ini sistemnya jelas, transparan, berdasarkan kesepakatan, kemudian juga MoU nya jelas, maka insyaAllah tidak akan ada kebocoran," ungkap politisi PKS ini.

Aning kemudian membandingkan sistem tersebut dengan penerapan digitalisasi parkir di Kota Malang. Menurutnya, di daerah tersebut terdapat kesepakatan antara Dishub dan jukir mengenai potensi pendapatan setiap titik parkir berdasarkan survei.

"Ya, kalau kita belajar dari Kota Malang ya, itu sistem digitalisasinya sudah bagus. Tidak hanya dari end user ke jukir, tetapi dari jukir ke Dishub juga sudah ada proses digitalisasi," tuturnya.

Ia mengatakan, sistem semacam itu memungkinkan pendapatan setiap titik parkir diketahui secara langsung dan dibandingkan dengan hasil survei yang telah dilakukan.

"Ini proses atau aplikasi yang dipakai dari jukir ke Dinas Perhubungan ini langsung menunjukkan hari itu real time dapatnya berapa sesuai dengan survei yang telah dilakukan bersama," terang Aning.

Selain sistem, Aning menyebut regulasi bagi hasil antara Dishub dan jukir juga perlu segera diperjelas. Ia mengatakan ketentuan yang berlaku saat ini masih mencantumkan pembagian 60:40, sedangkan terdapat tuntutan jukir untuk menggunakan skema 30:70.

"Sementara itu, antara jukir dengan Dinas Perhubungan itu belum ada satu kesepakatan yang bisa menjadi pedoman. Karena di dalam Perwali masih yang pertama menyajikan bagi hasilnya 60:40, 60 untuk Dinas Perhubungan, 40 untuk jukir. Sementara jukir tuntutannya 30:70," paparnya.

Menurut Aning, persoalan regulasi tersebut perlu diselesaikan bersamaan dengan penyempurnaan sistem digitalisasi parkir.

"Yang pertama regulasi. Regulasi harus segera diperbaiki, terutama terkait dengan bagi hasil. Bagi hasil ini apakah tetap 60:40 atau 30:70, ini harus clear and clean di lapangan," tegasnya.

Aning mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Dishub mengenai penyempurnaan sistem digitalisasi, termasuk regulasi dan komunikasi dengan jukir.

"Ya, kita sudah komunikasi dengan Dinas Perhubungan untuk menyempurnakan aplikasi atau sistem digital secara keseluruhan, termasuk juga regulasi serta komunikasi dengan pihak jukir," ujarnya.

Ia berharap sistem yang nantinya diterapkan dapat memberikan keterbukaan data sehingga pengelolaan parkir di Surabaya dapat diawasi dengan lebih baik.

"Intinya ada transparansi," pungkas Aning.(chm)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Ibu Aqib, korban dugaan perundungan ungkap perubahan kondisi sang anak sebelum meninggal, mulai dari menjadi lebih pendiam hingga ditemukan memar di perut.
Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Prestasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendapat perhatian. Klub asal Amerika Serikat, Vermont Green FC, ikut memberikan apresiasi.
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10).
AC Milan Buat Manuver Mengejutkan, Siap Bajak Esposito yang Bersinar di Serie A dan Bikin Inter Kecipratan Untung

AC Milan Buat Manuver Mengejutkan, Siap Bajak Esposito yang Bersinar di Serie A dan Bikin Inter Kecipratan Untung

Klub Liga Italia, AC Milan dikaitkan dengan Sebastiano Esposito untuk memperkuat lini serang musim depan. Penyerang Sassuolo itu masuk dalam radar Rossoneri.

Trending

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Prestasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendapat perhatian. Klub asal Amerika Serikat, Vermont Green FC, ikut memberikan apresiasi.
DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10).
Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Ibu Aqib, korban dugaan perundungan ungkap perubahan kondisi sang anak sebelum meninggal, mulai dari menjadi lebih pendiam hingga ditemukan memar di perut.
Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Viral Sejumlah Orang Mengaku Keracunan usai Santap Makanan di Restoran Korea Bandung, Alami Muntah-muntah hingga Demam

Viral Sejumlah Orang Mengaku Keracunan usai Santap Makanan di Restoran Korea Bandung, Alami Muntah-muntah hingga Demam

Peristiwa keracunan dialami oleh sejumlah orang setelah menyantap makanan Korea yang mereka pesan di sebuah restoran di Mall 23 Paskal, Bandung, Jawa Barat.
Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Timnas Indonesia sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti, sementara media Thailand menyoroti perjuangan timnya
Selengkapnya

Viral