Pelaku Pembunuhan Wanita di Pinang Ranti Ternyata Tak Saling Kenal
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com — Polisi mengungkap faktafakta terbaru mengenai pembunuhan wanita berinisial KDA yang ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat di Indekos kawasan Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (8/10/2026) lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, antara korban dengan dua pelaku yakni KDN dan ATW, tidak saling mengenal.
“Dua pelaku dan korban tidak ada hubungan, pelaku KDN memanggil atau memancing korban untuk datang ke lokasi kos atau TKP,” kata Budi, kepada wartawan, Minggu (11/10/2026).
- Antara
Terpisah, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menjelaskan salah satu pelaku, yaitu KDN merupakan sosok penyewa indekos tersebut.
“Iya (salah satu pelakunya yang Daniel nyewa kos). Satu inisial D (Daniel), sama temennya A,” jelas Abdul Rahim.
Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan dengan Pasal 459 KUHP dan/atau Pasal 458 ayat (1) dan (3) KUHP dan/atau Pasal 479 ayat (3) KUHP sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
Sebelumnya diberitakan, Sejumlah warga digegerkan dengan penemuan mayat wanita di kamar mandi indekos yang terletak di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Jakarta Timur, pada Kamis (8/10/2026).
Penemuan mayat ini viral di media sosial dalam unggahan akun Instagram @info_lubang_buaya, dengan keterangan “DITEMUKAN JENAZ4H WANITA MUDA DI SEBUAH KOSKOSAN DI PINANG RANTI”.
Sementara itu tertulis dalam keterangan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat.
Tampak dalam video, sejumlah pihak kepolisian telah berada di lokasi untuk mengevakuasi korban. Sejumlah warga juga terlihat di lokasi untuk melihat peristiwa yang terjadi.
Kemudian, korban tampak dievakuasi menggunakan kantong mayat dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans.
Terkait peristiwa ini, Kasi Humas Polres Jakarta Timur, AKP Made Budi membenarkan soal korban ditemukan dalam kondisi terikat.
“Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,” ungkap Made Budi, kepada wartawan, Kamis (8/102026).
Selain itu Made Budi menerangkan, korban juga ditemukan dalam keadaan mula sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaos warna hitam. (ars/amr)
Load more