Heboh Dugaan Perundungan di Universitas Telkom, Pemerhati Anak: Tanda Hilangnya Empati
- Istimewa
"Jadi ini akan berkembang (buruk), ketika *pelaku jadi atasan maka akan bisa melakukan pembullyan atau perundungan ke bawahannya," sambungnya.
Respons Universitas Telkom
Sebelumnya pihak Universitas Telkom telah menyampaikan tindakan tegasnya, berupa pendampingan dan perlindungan terhadap korban. Diduga pria itu merupakan mahasiswa baru (maba).
"PPKPT tengah melakukan penanganan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Dalam proses ini, Telkom University Bandung mengedepankan perlindungan dan pendampingan terhadap pihak yang terdampak," bunyi pernyataan resmi Telkom.
Dijelaskan Telkom langsung mendalami kasus dengan tim gabungan oleh Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama dengan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).
Selain itu, Telkom juga akan berupaya dalam memberikan perlindungan ke seluruh mahasiswa. Pasalnya itu prioritas untuk dilindungi dari aksi perundungan atau kekerasan semacamnya.
Kemudian juga, kabar terbarunya pihak.kampus sudah menjatuhkan sanksi berat kepada pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Dari pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini sudah ditetapkan sanksi untuk dua orang," kata Ratri di Bandung.
"Ada satu dari dua yang telah ditetapkan satu memperoleh sanksi berat, dan satu lagi memperoleh sanksi sedang. Secara umum bahwa sanksi berat ketika itu diberlakukan di Telkom University maka sanksi berat itu adalah mengenai Drop Out (DO) dari Telkom University," katanya.(klw)
Load more