News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Senin, 19 Oktober 2026 - 02:15 WIB
Ilustrasi Perundungan
Sumber :
  • pexels

tvOnenews.com - Selaras Abdul Wahid, ayah dari Zulkarnain Abdil Aziz (10), anak berkebutuhan khusus (ABK) yang tinggal di kawasan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, mengungkapkan sejumlah kejanggalan terkait kematian putranya. Ia menduga anaknya menjadi korban perundungan yang melibatkan anak-anak tetangganya.

Selaras Abdul, yang akrab disapa Laras, masih mempertanyakan penyebab pasti kematian putranya. Ia menduga Zulkarnain mengalami perundungan hingga meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada 12 September 2026, tepatnya di kawasan Jalan Tambak Medokan Ayu XI, Rungkut, Surabaya. Kejadian itu bermula ketika ibu korban, Nurul Fadilah, baru pulang berjualan dari pasar sekitar pukul 09.00 WIB.

Anak berkebutuhan khusus tewas diduga dibully teman.
Anak berkebutuhan khusus tewas diduga dibully teman.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube tvOnenews

Setibanya di rumah, Nurul mendapati anak keduanya terjatuh dari kursi roda dalam kondisi wajah membiru di depan rumah mereka. Situasi tersebut membuat keluarga panik dan segera berupaya memberikan pertolongan.

Laras mengaku langsung terbangun setelah mendengar teriakan histeris istrinya. Ia kemudian bergegas keluar rumah untuk melihat kondisi putranya.

Saat menghampiri Zulkarnain, Laras mendapati adanya tali sepatu yang menjerat leher anaknya. Tali tersebut disebut dilengkapi bandulan besi.

"Kepalanya ini biru, di lehernya itu ada jeratan tali sepatu, dikasih bandulan besi gitu tali sepatunya," ucapnya dalam wawancara di Apa Kabar Indonesia Malam tvOne.

Melihat kondisi putranya yang memprihatinkan, Laras segera melepaskan jeratan tali sepatu tersebut. Saat itu, Zulkarnain masih bernapas, meskipun wajahnya telah membiru.

Laras kemudian meminta bantuan warga untuk membawa anaknya ke RSUD Eka Candrarini. Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak membuahkan hasil. Nyawa Zulkarnain tidak tertolong dan ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kematian Zulkarnain menyisakan sejumlah pertanyaan bagi keluarga. Selain menemukan bekas jeratan di leher korban, keluarga juga menyoroti hasil autopsi yang disebut menunjukkan adanya cairan sabun colek di dalam perut anak tersebut.

Menurut Laras, hasil autopsi baru keluar sekitar dua hari setelah kejadian. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui temuan tersebut.

"Hasilnya waktu dua hari kemudian keluar, hasilnya ada cairan sabun colek dalam perutnya,"

Sementara itu, penanganan kasus kematian Zulkarnain telah dilakukan oleh Polrestabes Surabaya. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam laporan tersebut, tiga anak telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, mereka tidak ditahan dengan mempertimbangkan usia.

Keluarga korban masih mempertanyakan secara pasti bagaimana peristiwa yang menyebabkan kematian Zulkarnain terjadi. Laras berharap kasus tersebut dapat diusut secara menyeluruh sehingga penyebab kematian putranya menjadi jelas.

Ia juga berharap anak-anak yang diduga terlibat mendapatkan pembinaan yang tepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Gelombang protes nasional yang dipicu oleh tingginya biaya hidup di Prancis berubah menjadi mimpi buruk bagi pemerintah. 
Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Pelatih Persib, Igor Tolic, memuji kerja keras para pemain saat mengalahkan Persik. Kerja keras tersebut diperlihatkan hingga Maung Bandung amankan poin penuh.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik menggelar aksi serap aspirasi masyarakat di Taman Ayodya, Blok M, Jakarta, Sabtu (17/10). 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Menjelang peringatan dua tahun masa pemerintahan, kinerja Presiden Prabowo Subianto mendapatkan apresiasi yang cukup signifikan dari masyarakat. 
Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengaku ingin putrinya bisa bermain di liga Tanah Air.

Trending

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Menjelang peringatan dua tahun masa pemerintahan, kinerja Presiden Prabowo Subianto mendapatkan apresiasi yang cukup signifikan dari masyarakat. 
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan jelang Piala Asia 2027. Ayase Ueda, ujung tombak Jepang yang berada satu grup dengan Skuad Garuda, harus absen.
Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengaku ingin putrinya bisa bermain di liga Tanah Air.
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Haaland dan Lamine Yamal Menggila! Man City Lanjutkan Rekor Sempurna, Barcelona Samai Sejarah La Liga

Haaland dan Lamine Yamal Menggila! Man City Lanjutkan Rekor Sempurna, Barcelona Samai Sejarah La Liga

Manchester City dan Barcelona semakin tak terbendung pada awal musim 2026-2027. Dipimpin Erling Haaland dan Lamine Yamal, kedua tim terus memperpanjang rentetan
Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Pelatih Persib, Igor Tolic, memuji kerja keras para pemain saat mengalahkan Persik. Kerja keras tersebut diperlihatkan hingga Maung Bandung amankan poin penuh.
Selengkapnya

Viral