News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Ajudan Gubernur Kaltim Diduga Arogan ke Mahasiswa, Terancam Ditarik ke Kesatuan

Video dugaan aksi kasar ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud terhadap mahasiswi GMNI Samarinda viral di media sosial. Propam mendalami kasus ini, ajudan terancam
Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:48 WIB
Viral Video Ajudan Gubernur Kaltim Diduga Arogan ke Mahasiswa, Terancam Ditarik ke Kesatuan
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

tvOnenews.com - Video yang memperlihatkan seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud diduga bertindak kasar terhadap seorang mahasiswi mendadak viral di media sosial. 

Dalam rekaman yang beredar, mahasiswi tersebut terlihat tersenggol hingga telepon genggam yang dipegangnya terjatuh ke lantai. Peristiwa ini memantik kecaman publik dan kembali menyoroti cara aparat bersikap ketika berhadapan dengan masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden tersebut terjadi di kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Kaltim, Samarinda, Senin (19/10/2026), setelah mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda menggelar demonstrasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Situasi yang semula berupa percakapan antara mahasiswa dan gubernur berubah tegang ketika seorang ajudan diduga melakukan kontak fisik dengan peserta aksi.

Dampaknya tak berhenti pada video yang menyebar luas. Ajudan berinisial ART kini terancam ditarik kembali ke kesatuannya. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kaltim bersama satuan Brimob sedang berkoordinasi untuk mendalami kejadian tersebut. 

Namun, keputusan mengenai tindakan terhadap personel yang bersangkutan masih menunggu hasil pemeriksaan dan tindak lanjut dari pihak berwenang.

Kronologi Video Viral: Mahasiswi Tersenggol hingga Ponsel Terjatuh

Peristiwa bermula setelah Rudy Mas’ud tidak menemui mahasiswa GMNI Samarinda yang menggelar demonstrasi. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan aspirasi mengenai penanganan karhutla sekaligus meminta evaluasi terhadap kepemimpinan pemerintah daerah.

Sekitar pukul 18.00 Wita, sejumlah mahasiswa masih berada di sekitar Masjid Nurul Mu’minin, yang terletak di kompleks Kantor Gubernur Kaltim. Mereka beristirahat sebelum meninggalkan lokasi demonstrasi.

Ketika Rudy tiba di kawasan masjid, mahasiswa mempertanyakan alasan gubernur tidak menemui mereka saat aksi berlangsung. Dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @koalisi.indonesia.maju pada Senin (19/10/2026), seorang mahasiswa terdengar bertanya, “Bapak tadi kenapa tidak mau menemui kami?”

Rudy kemudian menjawab, “Maaf ya, tadi ada acara PGRI,” merujuk pada kegiatan Persatuan Guru Republik Indonesia yang dihadirinya.

Namun, percakapan itu berubah menjadi sorotan ketika seorang ajudan yang mendampingi gubernur diduga bergerak ke arah barisan mahasiswa. 

Dalam rekaman, ajudan tersebut terlihat menyenggol seorang mahasiswi hingga tubuhnya terdorong dan telepon genggamnya terjatuh. Ia juga tampak bersinggungan dengan mahasiswa lain di lokasi.

Situasi sempat memanas. Sejumlah mahasiswa yang tidak terima dengan tindakan tersebut terlihat mengejar ajudan yang bersangkutan. Rekaman kejadian kemudian menyebar ke berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.

Identitas Ajudan Jadi Perbincangan, Statusnya Perlu Dikonfirmasi

Setelah video tersebut viral, identitas sosok yang diduga sebagai ajudan gubernur ikut menjadi perbincangan. Sejumlah unggahan di media sosial menyebut nama Asky Rizal Toding, yang dikaitkan dengan akun Instagram @askyandlaura.

Sosok tersebut disebut-sebut merupakan anggota Polri aktif berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) yang bertugas di Polda Kaltim. Sementara itu, informasi mengenai ART menyebut dirinya merupakan personel kepolisian berpangkat bintara yang bertugas sebagai ajudan gubernur.

Meski demikian, identitas dan status personel yang muncul dalam rekaman tetap memerlukan konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Hingga informasi dalam bahan pemberitaan ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Kaltim maupun pihak yang disebut dalam unggahan tersebut mengenai dugaan tindakan kasar itu.

Ramainya perbincangan di media sosial juga membuat akun yang dikaitkan dengan sosok tersebut dibanjiri komentar warganet. Namun, reaksi publik di dunia maya tidak dapat menggantikan proses pemeriksaan untuk memastikan kronologi, identitas, dan tanggung jawab pihak yang terlibat.

Kasus ini pun melampaui persoalan individu. Peristiwa tersebut menempatkan perilaku aparat yang mendampingi pejabat publik dalam sorotan, terutama ketika berhadapan dengan warga atau mahasiswa yang tengah menyampaikan kritik dan tuntutan.

Polda Kaltim Dalami Dugaan Intimidasi, Ajudan Terancam Ditarik

Polda Kaltim memastikan dugaan tindakan yang melibatkan ajudan gubernur tersebut sedang ditindaklanjuti. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan satuan terkait untuk mendalami insiden tersebut.

“Kita sedang koordinasi, nanti akan kita tindak lanjuti,” ujar Tedy, Selasa (20/10).

Tedy menegaskan bahwa setiap personel kepolisian harus menjaga perilaku dan membangun hubungan baik dengan masyarakat, termasuk ketika menjalankan tugas pengamanan atau mendampingi pejabat.

“Nanti kita tunggu pemeriksaan dari kesatuannya. Bisa jadi (ditarik kembali), yang jelas bahwa apa yang dilakukan itu bertentangan dengan arahan Bapak Kapolri,” kata Tedy.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan penarikan personel dari tugas pendampingan gubernur masih terbuka. Meski begitu, langkah tersebut belum dapat dipastikan sebelum pemeriksaan oleh satuan terkait menghasilkan keputusan lebih lanjut.

Perkembangan kasus ini kini bergantung pada hasil pendalaman pihak kepolisian. Publik menunggu kejelasan mengenai kronologi kejadian, status personel yang diduga terlibat, serta tindakan yang akan diambil apabila ditemukan pelanggaran.

Di tengah sorotan yang meluas, satu hal menjadi perhatian utama: penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Karena itu, setiap dugaan tindakan intimidasi atau kekerasan dalam menghadapi demonstran perlu ditangani secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Rabu 21 Oktober 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Rabu 21 Oktober 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

BMKG memprediksi bahwa prakiraan cuaca seluruh wilayah administratif DKI Jakarta untuk hari ini, Rabu, 21 Oktober 2026 adalah berawan yang tersebar merata.
Bharatu Valdo Tewas Ditembak Sesama Anggota Polri, Keluarga Desak Motif Diungkap

Bharatu Valdo Tewas Ditembak Sesama Anggota Polri, Keluarga Desak Motif Diungkap

Bharatu Valdo Fernandez Lawai tewas dalam insiden penembakan yang diduga melibatkan sesama anggota Polri di Tangerang Selatan, Jumat (16/10). Keluarga korban.
Polisi Tembak Polisi di Mako Polairud Tangsel, Kompolnas: Jangan Cuma Etik, Harus Sampai Pidana

Polisi Tembak Polisi di Mako Polairud Tangsel, Kompolnas: Jangan Cuma Etik, Harus Sampai Pidana

Kompolnas memberikan sorotan tajam terhadap insiden penembakan sesama polisi yang terjadi di Markas Komando (Mako) Polairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. 
Perselingkuhan Berujung Sanksi Berat: Hakim K Terbukti Lakukan Hubungan Terlarang, Begini Nasibnya Kini

Perselingkuhan Berujung Sanksi Berat: Hakim K Terbukti Lakukan Hubungan Terlarang, Begini Nasibnya Kini

Majelis Kehormatan Hakim (MKH) menjatuhkan sanksi disiplin tingkat berat kepada seorang hakim berinisial K. 
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Bukan Kendaraan Politik Individu, Bahlil Sebut Golkar Lahir untuk Menjawab Tuntutan Bangsa

Bukan Kendaraan Politik Individu, Bahlil Sebut Golkar Lahir untuk Menjawab Tuntutan Bangsa

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meluruskan pemahaman mengenai esensi dasar berdirinya Partai Golkar. 

Trending

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret atlet voli cantik asal Rusia, Polina Matveeva, mencuri perhatian berkat paras menawan dan postur tubuh menjulang setinggi 194 cm. Setter berusia 24 tahun
Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menekankan pentingnya eksekusi program ekonomi yang nyata dan solutif bagi masyarakat di wilayah perbatasan. 
Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Wisata Yogyakarta tak hanya berpusat di Malioboro. Kawasan Sleman hingga Magelang menawarkan peluang perjalanan lintas destinasi dan pilihan akomodasi yang.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dikabarkan akan menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat pada Rabu (21/10/2026), menyusul sorotan Karhutla.
Demi Konten Horor, Lima Sahabat Terobos Hotel Terlarang! Ini Sinopsis Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Demi Konten Horor, Lima Sahabat Terobos Hotel Terlarang! Ini Sinopsis Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Lingsir Wengi: Motel Malioboro mengangkat kisah lima sahabat yang mengejar popularitas lewat konten horor hingga terjebak dalam teror hotel tua. Simak sinopsis dan daya
Dugaan Arogansi Ajudan Gubernur Kaltim Kepada Mahasiswa Jadi Sorotan, Polda Kaltim: Tidak Sesuai Arahan Kapolri

Dugaan Arogansi Ajudan Gubernur Kaltim Kepada Mahasiswa Jadi Sorotan, Polda Kaltim: Tidak Sesuai Arahan Kapolri

Aksi dugaan arogansi ajudan Gubernur Kaltim (Kalimantan Timur) Rudy Mas’ud kepada kader GMNI Samarinda pasca-unjuk rasa penanganan karhutla jadi sorotan tajam. 
Selengkapnya

Viral