News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Motif, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Pelaku Lain dalam Kasus Polisi Tembak Polisi di Mako Polairud Pondok Cabe

Polda Metro Jaya masih mengusut insiden pembunuhan Bharatu Valdo yang dilakukan oleh Bharada A di Markas Polairud Baharkam Polri. Pihak kepolisian masih mendalami terkait adanya dugaan keterlibatan pelaku lain dalam peristiwa penembakan ini.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:04 WIB
Kolase Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai dan Bharada A pelaku pembunuhan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya masih mengusut insiden pembunuhan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai atau Bharatu Valdo yang dilakukan oleh Bharada A di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan saat ini pihaknya masih mendalami terkait adanya dugaan keterlibatan pelaku lain dalam peristiwa penembakan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait tentang motif, pengguna senjata api, dugaan perundungan, serta ada kemungkinan keterlibatan orang lain masih didalami,” ucap Budi, di Polda Metro Jaya, Selasa (21/10/2026).

Budi menegaskan dalam peristiwa ini pihaknya harus menyampaikan bukti yang sesuai dengan ada fakta didukung dengan persesuaian dari informasi-informasi tersebut.

Barang bukti pembunuhan Bharatu Valdo
Barang bukti pembunuhan Bharatu Valdo
Sumber :
  • Istimewa

“Kami terima kasih apabila ada informasi dari pihak mana pun tentunya ini pasti akan didalami oleh pihak kepolisian,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Pengacara Keluarga Bharatu Valdo, Petrus Bala Pattyona, mengungkap hasil autopsi kliennya pascadibunuh oleh juniornya.

Petrus menyebutkan, berdasarkan hasil autopsi yang diterima dari RS Polri Kramat Jati, korban mengalami luka belah pada kepalanya.

“Jadi di kepala itu, maaf ya, terbelah. Ya ada foto-fotonya, terbelah. Kemudian ada sabetan di leher sini, kemudian ada di lengan,” kata Petrus di Polda Metro Jaya, Senin (19/10/2026).

Petrus menerangkan hasil autopsi juga memperlihatkan adanya empat proyektil peluru yang bersarang di kepala korban.

“Ada empat peluru di dalam kepala korban. Kebetulan saat autopsi, memang tim dari Rumah Sakit Kramat Jati yang berbaik hati bisa memberikan penjelasan bahwa di dalam kepala almarhum ada empat proyektilnya,” jelas Petrus.

Petrus menjelaskan senjata yang digunakan pelaku diketahui laras panjang dan sangkur. Bahkan, menurut informasi, di dalam senjata laras panjang tersebut masih ada tiga pelurunya.

“Bagaimana seorang bawahan, seorang junior, bisa memegang senjata laras panjang bersamaan dengan senjata sangkurnya itu,” tegas Petrus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga melalui kuasa hukum berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap secara terang terkait motif yang terjadi.

“Harus diungkapkan dengan terang apa motivasinya ya. Kalau memang ada yang perlu diselesaikan secara internal di kepolisian kan harus dibicarakan. Jadi kita maunya segera diungkap sehingga keluarga bisa mengetahui bahwa apa menjadi motif kejadian ini,“ pungkasnya. (ars/nsi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Terima Kunjungan Menteri Perhubungan di Mabes Polri, Bahas Penguatan Kolaborasi Jelang Natal-Tahun Baru

Kapolri Terima Kunjungan Menteri Perhubungan di Mabes Polri, Bahas Penguatan Kolaborasi Jelang Natal-Tahun Baru

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerima kunjungan dari Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (21/10/2026). Dalam pertemuan ini, dirinya menegaskan untuk melanjutkan sinergitas dan kolaborasi agar bisa lebih maksimal lagi.
Kelelahan Jadwal Padat, Bos Persib Tetap Patok Poin Penuh untuk Madura United

Kelelahan Jadwal Padat, Bos Persib Tetap Patok Poin Penuh untuk Madura United

Persib akan menantang Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10/2026) malam. 
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Bukan Gangguan Jiwa, Ternyata Ini 2 Alasan Anak Nekat Mutilasi Ayah di Brebes

Bukan Gangguan Jiwa, Ternyata Ini 2 Alasan Anak Nekat Mutilasi Ayah di Brebes

Pelaku HD atau HS dalam kasus pembunuhan dan mutilasi ayah di Brebes, disebut tempat tinggalnya terpisah dengan orang tuanya.
Ini Alasan Polisi Belum Lakukan Pemeriksaan Kejiwaan Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes

Ini Alasan Polisi Belum Lakukan Pemeriksaan Kejiwaan Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes

Polisi belum melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap anak yang mengaku memutilasi hingga merebus ayahnya di Brebes, Jawa Tengah. Kanit Reskrim Polsek Kersana Aiptu Heri Sukamto mengatakan pemeriksaan kejiwaan terhadap HS belum dilakukan lantaran dia selalu konsisten saat memberikan keterangan.
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.

Trending

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Simak jadwal KRL hari ini 21 Oktober 2026 rute Nambo-Jakarta Kota. Ada 16 perjalanan dari yang paling pagi pukul 04:55 WIB.
Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Pelatih Como, Cesc Fabregas, berbicara tentang perbandingan dirinya dengan Michael Carrick. Sang juru taktik Manchester United sedang berada dalam tekanan dahsyat jelang duel di Liga Champions.
Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat sepak bola Tanah Air, Binder Singh alias Bung Binder, mengklaim bahwa Timnas Indonesia segera mendapatkan dua pemain tambahan dari jalur naturalisasi. Mereka diharapkan tersedia untuk Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral