Viral! Tingkah Menggemaskan Orang Utan Ini Curi Perhatian setelah Terdampak Karhutla
- Instagram/@jerhemynemo
Jakarta, tvOnenews.com - Momen menggemaskan diperlihatkan seekor orang utan di sebuah penangkaran di Kalimantan. Tingkah lucu satwa liar yang dilindungi tersebut menjadi sorotan setelah habitatnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dilihat tvOnenews.com dari video yang dibagikan konten kreator Jerhemy Owen melalui akun Instagram @jerhemynemo, aksi orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di penangkaran tersebut sukses mencuri perhatian warganet.
Bahkan, sejumlah tingkah orang utan itu berhasil mengundang gelak tawa. Jerhemy Owen pun tampak tidak kuasa menahan tawanya saat menyaksikan berbagai aksi lucu satwa tersebut.
"Pov lihatin orang utan di hutan Kalimantan," tulis Jerhemy Owen.
Awalnya, Jerhemy mengunggah video yang memperlihatkan seekor orang utan sedang berjalan santai. Menariknya, satwa tersebut berjalan dengan kedua tangan berada di depan dada, menyerupai gaya seseorang yang tengah bersedekap.
Pada potongan video lainnya, orang utan itu terlihat sedang memanjat pohon. Namun, di tengah aktivitasnya, satwa dilindungi tersebut tiba-tiba memperlihatkan gaya yang menggemaskan, seolah menyadari dirinya sedang diperhatikan.
Aksi lucu lainnya juga terlihat dalam potongan video berikutnya. Kali ini, seekor orang utan berbeda tampak berjalan dengan posisi tubuh hampir menempel ke tanah atau merangkak.
Beragam tingkah tersebut memperlihatkan kecerdasan orang utan, termasuk kemampuan mereka meniru gerakan yang menyerupai perilaku manusia. Hal ini tidak terlepas dari kedekatan hubungan genetik antara orang utan dan manusia.
Di balik momen yang mengundang senyum tersebut, kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa karhutla dapat mengancam kelangsungan hidup satwa liar. Kebakaran hutan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menghilangkan habitat alami yang menjadi tempat tinggal dan sumber makanan bagi orang utan.
Oleh karena itu, upaya perlindungan hutan serta penyelamatan dan perawatan satwa terdampak menjadi hal penting. Langkah tersebut diperlukan agar populasi orang utan tetap terjaga dan dapat hidup dengan aman di habitat alaminya.
Berdasarkan siaran pers Kementerian Kehutanan (Kemenhut) per 23 Oktober 2026, sebanyak 51 orang utan berhasil diselamatkan dari sejumlah kawasan yang terdampak karhutla di berbagai wilayah Indonesia hingga Oktober 2026.
Mengacu pada keterangan resmi Kemenhut, sejumlah orang utan ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Beberapa di antaranya mengalami tubuh kurus, lemas, dehidrasi, gangguan pernapasan, hingga luka akibat kebakaran yang melanda habitat mereka.
Informasi tersebut sekaligus membantah unggahan berupa poster yang mengatasnamakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Poster itu memuat narasi yang menyebutkan bahwa orang utan Kalimantan telah punah akibat terdampak karhutla.
(hap)
Load more