News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Sebut Keterangan Istri Sah Membantu Proses Pengungkapan Pembunuhan di Madiun, Tersangka Sempat Ubah Nama

Sejumlah barang bukti berupa mesin pencacah, abu pembakaran, serta bagian tulang telah diamankan Polisi dari kasus pembunuhan di Madiun.
Selasa, 3 November 2026 - 08:47 WIB
Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun
Sumber :
  • Polda Jatim

Jakarta, tvOnenews.com- Banyak fakta terungkap dalam kasus pembunuhan ibu dan anak yang menggemparkan Kota Madiun, Jawa Timur. Tersangka Dwi Bagus Martono (40) ternyata sempat menggunakan nama samaran saat melarikan diri.

Penggunaan nama samaran itu dilakukan tersangka untuk menghindari kejaran polisi setelah diduga menghabisi nyawa Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono pelaku kasus pembunuhan istri siri dan anak di Madiun.
Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono pelaku kasus pembunuhan istri siri dan anak di Madiun.
Sumber :
  • Youtube VIVA.co.id

Kanit III Subdit Jatanras Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan terungkapnya posisi pelaku ditemukan setelah adanya informasi dari istri sah.

Martha Amalia Iflahah dikatakan Polisi, sangat membantu dalam proses pengungkapan pembunuhan di Madiun ini. Lokasi penangkapan tersangka di sebuah Padepokan atau Pondok wilayah Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.

"dari keterangan istri itu kita dapat banyak informasi. Siapa teman paling dekat dan saudara terdekatnya. Berkesimpulan temannya di Jombang, ternyata benar si Pelaku berada di Padepokan di Jombang," jelasnya dikutip dari YouTube CNNIndonesia, Selasa (3/11/2026). 

Dalam pelariannya, tersangka juga melakukan penyamaran dengan merubah namanya menjadi Amanullah.  

"Pelaku juga merubah nama, menggunakan nama samaran untuk menutupi pelariannya. Dia bersembunyi di Padepokan kurang lebih 2 pekan," katanya.

Tersangka diketahui, memiliki hubungan dengan lingkungan padepokan melalui seorang kerabatnya yang diduga pernah dikenalnya pada 2025.

Selama berada di tempat tersebut, tersangka Bagus berusaha menghindari perhatian masyarakat sebelum akhirnya berhasil ditangkap petugas.

Polisi juga menjelaskan, penangkapan tersangka dilakukan pada Minggu malam, 25 Oktober 2026. Pengembangan penyelidikan turut mengarah pada penelusuran jaringan pertemanan dan keberadaan orang-orang yang memiliki hubungan dengan tersangka.

Untuk diketahui, kasus ini bermula dari hilangnya Dini dan anaknya yang kemudian dilaporkan keluarga ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.

Hasil penyelidikan mengarah kepada Dwi Bagus, yang merupakan suami siri korban. Polisi kemudian menelusuri sejumlah lokasi, termasuk hotel tempat dugaan pembunuhan terjadi serta rumah tersangka di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Dalam pengembangan perkara, penyidik juga mendalami dugaan upaya tersangka menghilangkan jejak dengan membakar jasad kedua korban dan menggunakan mesin pencacah.

Sejumlah barang bukti berupa mesin pencacah, abu pembakaran, serta bagian tulang telah diamankan untuk pemeriksaan laboratorium forensik.

Hingga kini, Polda Jawa Timur masih mendalami motif, kronologi, dan barang bukti guna mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga terus melakukan pemeriksaan untuk memastikan seluruh rangkaian dugaan tindak pidana dapat dipertanggungjawabkan melalui proses hukum.(klw)

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Kabarnya Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Kabarnya Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Berbekal rating lima bintang Euro NCAP 2025, Hongqi E-HS9 mengintegrasikan struktur bodi berkekuatan ekstra, teknologi bantu pengemudi, dan sistem pengaman baterai tingkat tinggi.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral