GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erick Thohir Mengaku Sudah Dekat dengan Presiden FIFA Gianni Infantino Sejak Lama

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Presiden FIFA Gianni Infantino miliki hubungan baik yang terjalin sejak lama sebelum Tragedi Kanjuruhan
Minggu, 9 Oktober 2022 - 20:29 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri) bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu (5/10/2022).
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Kementerian BUMN)

Jakarta - Erick Thohir disebut-sebut memiliki peran penting atas tidak adanya sanksi FIFA kepada Indonesia buntut Tragedi Kanjuruhan karena dengan dengan Gianni Infantino.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Presiden FIFA Gianni Infantino memiliki hubungan baik yang terjalin sejak lama, jauh sebelum Tragedi Kanjuruhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain sesama penggemar sepak bola, hubungan dengan Gianni sudah dijalin ketika Erick masih menjabat sebagai Presiden Inter Milan pada 2015.

"Ketika itu, Gianni menjadi Sekjen UEFA, sehingga kami sering bertemu. Apalagi dia orang Italia dan juga seorang Internisti, jadi dengan posisi saya di Internazionale FC, maka kami cepat akrab," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/10/2022).

Erick juga menceritakan pada 2015 ketika sepak bola Indonesia terkena sanksi FIFA akibat kisruh antara pemerintah yang diwakili eks Menpora Imam Nahrawi dengan PSSI yang kala itu dipimpin La Nyala Matalitti, dirinya mendapat amanah dari Presiden Joko Widodo untuk membantu berkomunikasi dengan FIFA agar sanksi tersebut dicabut.

"Ketika itu, saya bukan siapa-siapa. Jadi kaget juga ketika bapak Presiden meminta saya untuk mengurus sanksi itu. Akhirnya, karena saya kenal baik dengan Gianni, maka melalui dia, saya bisa membuka jalur ke FIFA dan menyampaikan amanah presiden, sehingga sanksi dicabut pada 2016 dan hanya berjalan setahun," ujar Erick menambahkan.

Berkat relasi kuat lewat bahasa sepak bola itu pula, untuk kedua kalinya Erick mengaku kembali meminta bantuan ke Gianni.

Dengan mengantongi amanah dari Presiden Joko Widodo, Erick pun terbang ke Doha untuk berjumpa Gianni pada Rabu (5/10/2022) lalu, usai menjalani kunjungan kerja di Eropa.

"Awalnya, ketemu perwakilan FIFA, meski saya sudah berkomunikasi dengan Presiden Gianni. Apalagi, sebelumnya Presiden Gianni juga sudah kontak dengan presiden kita," ujarnya.

"Akhirnya saya terbang ke Doha untuk berjumpa dengan Gianni. Saat pertama bertemu, masing-masing susah bicara. Kami orang bola, Kami punya perasaan yang sama atas kejadian itu," kata Erick.

Erick mengungkapkan bahwa mata Gianni berkaca-kaca saat keduanya bertemu.

"Dia bercerita, bahwa semasa kecil sering dibawa ke stadion sepak bola sama bapaknya dan tentu itu sebuah kebahagiaan yang tidak terlupakan, sehingga kejadian di Kanjuruhan sesuatu yang tidak terpikirkan jika ia harus mengalami," tambahnya.

Oleh sebab itu, Erick menambahkan sikap bijak FIFA yang bersedia bersama pemerintah Indonesia melakukan reformasi dan transformasi sepak bola nasional harus benar-benar dijalankan seluruh stakeholder sepak bola Indonesia.

"Ini FIFA yang bijak mau membantu Indonesia. Jadi harus kita laksanakan arahan yang diberikan. Terus terang, hasil positif dari FIFA tak lain karena kedekatan dan kepercayaan yang selama ini terjadi. Jadi jangan pernah disia-siakan kepercayaan yang diberikan," ujar Erick.

Gianni, lanjut Erick, akan menyambangi Indonesia pada 18 Oktober mendatang untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam rangka mengawal transformasi sepak bola nasional.

"Tanggal 18 Oktober, Presiden FIFA akan hadir di sini (Indonesia) bertemu dengan Bapak Presiden RI Joko Widodo untuk menyepakati beberapa hal dan kita harapkan pertemuan itu memberikan hasil baik," ujar Erick.

Mantan Presiden Inter Milan tersebut mengatakan FIFA juga akan berkantor di Indonesia dalam memastikan proses transformasi sepak bola Indonesia dapat berjalan secara maksimal. Erick belum bisa memastikan lamanya FIFA berkantor di Indonesia.

"Saya tidak tahu berapa lama, selama transformasi yang mereka bentuk sudah berjalan, baru mereka pergi, bisa tiga bulan, enam bulan, atau selamanya," pungkas Erick.

Gianni Bertemu Presiden Jokowi Pada 18 Oktober

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan Presiden FIFA Gianni Infantino akan menyambangi Indonesia pada 18 Oktober mendatang untuk bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka mengawal transformasi sepak bola nasional.

"Tanggal 18 Oktober, Presiden FIFA akan hadir di sini (Indonesia) bertemu dengan Bapak Presiden RI Joko Widodo untuk menyepakati beberapa hal dan kita harapkan pertemuan itu memberikan hasil baik," ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Mantan Presiden Inter Milan tersebut mengatakan FIFA juga akan berkantor di Indonesia dalam memastikan proses transformasi sepak bola Indonesia dapat berjalan secara maksimal. Erick belum bisa memastikan lamanya FIFA berkantor di Indonesia.

"Saya tidak tahu berapa lama, selama transformasi yang mereka bentuk sudah berjalan, baru mereka pergi, bisa tiga bulan, enam bulan, atau selamanya," kata Erick.

Dia menilai niat baik FIFA dan pemerintah Indonesia dalam membenahi sepak bola Indonesia harus diapresiasi. Dia menilai hal ini merupakan kesempatan emas untuk Indonesia dalam memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia. Upaya ini, ucap Erick, memerlukan dukungan semua pihak, mulai dari klub, suporter, keamanan, dan stasiun televisi.

"Kalau kita mau transformasi, ini harus menyeluruh. Ini tragedi yang memilukan sangat menggerus hati kita, tidak boleh terjadi lagi. Ini pelajaran yang sangat berat buat sepak bola Indonesia dan bangsa," ujar Erick.

Erick mengingatkan Tragedi Kanjuruhan tidak boleh berulang dalam ajang olah raga apapun. Oleh karena itu Indonesia harus petik pelajaran dari tragedi tersebut dan menjadikannya momentum perbaikan tata kelola sepak bola di negeri ini.

Sebelumnya pada Rabu (5/10) Erick melakukan pertemuan langsung dengan Infantino di Doha, Qatar, di mana FIFA menyatakan kesiapan membantu pemerintah Indonesia dalam melakukan transformsi sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Erick, Infantino mengaku sangat terpukul akan Tragedi Kanjuruhan, sebab pria kewarganegaraan Swiss-Italia itu memiliki kesan positif akan sepakbola sejak masih kecil, namun hal ini sangat berbeda dengan apa yang terjadi di Kanjuruhan.

"Presiden FIFA cerita waktu kecil diajak orang tua nonton sepakbola, itu merupakan kegembiraan luar biasa, tapi bayangkan Erick, kalau kegembiraan yang seharusnya terjadi malah peristiwa yang sekarang kita alami," kata Erick.(ant/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Bankir hingga Bos Kripto! Ini Profil 10 Kandidat Calon Komisioner OJK yang Akan “Dipanggang” DPR

Dari Bankir hingga Bos Kripto! Ini Profil 10 Kandidat Calon Komisioner OJK yang Akan “Dipanggang” DPR

Profil 10 calon komisioner OJK yang akan menjalani fit and proper test di DPR. Dari pejabat BI hingga pengawas kripto OJK.
Sempat Gendong Red Sparks Sepeninggal Megawati Hangestri, Middle Blocker Jung Ho-young Dipastikan Berpisah dengan Ko Hee-jin

Sempat Gendong Red Sparks Sepeninggal Megawati Hangestri, Middle Blocker Jung Ho-young Dipastikan Berpisah dengan Ko Hee-jin

Nasib apes kembali menimpa Red Sparks di V-League musim ini. Bestie Megawati Hangestri yaitu Jung Ho-young dikonfirmasi berpisah lebih cepat dengan Ko Hee-jin.
Kenang Jasa Sebagai Ekonom Nasional, Makam Prof. Soemitro Djojohadikusumo Didatangi Penziarah Saat Ramadan

Kenang Jasa Sebagai Ekonom Nasional, Makam Prof. Soemitro Djojohadikusumo Didatangi Penziarah Saat Ramadan

Berziarah menjadi salah satu hal yang sering kali dilakukan saam memasuki atau saat berlangsungnya bulan suci Ramadan.
Warga Malaysia Pertanyakan Gaya Berpakaian Orang Indonesia di Pemakaman Vidi Aldiano, Singgung Tak Tutup Aurat: Jangan Normalisasikan!

Warga Malaysia Pertanyakan Gaya Berpakaian Orang Indonesia di Pemakaman Vidi Aldiano, Singgung Tak Tutup Aurat: Jangan Normalisasikan!

Baru-baru ini foto teman-teman artis di Pemakan Vidi Aldiano mendapatkan sorotan. Sampai-sampai viral di medsos dikomentari warga Malaysia.
Tak Masalah Thom Haye Absen, 3 Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Opsi Pengganti di Lini Tengah Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026

Tak Masalah Thom Haye Absen, 3 Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Opsi Pengganti di Lini Tengah Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026

Absennya Thom Haye pada FIFA Series 2026 tidak harus menjadi masalah besar bagi Timnas Indonesia. Pelatih John Herdman masih punya beberapa opsi gelandang lain.
DPR Uji 10 Calon Komisioner OJK Pekan Ini, Pasar Tunggu Hasil Fit and Proper Test

DPR Uji 10 Calon Komisioner OJK Pekan Ini, Pasar Tunggu Hasil Fit and Proper Test

DPR melalui Komisi XI menggelar uji kelayakan calon komisioner OJK pekan ini. Sepuluh nama akan mengikuti fit and proper test sebelum diputuskan di rapat paripurna.

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT