News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Tak Kunjung Naikkan ke Penyidikan, Aktivis Kurung Koruptor Formula E di Kandang Ayam

Kelompok aktivis tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor tak henti-hentinya menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2022).
Jumat, 28 Oktober 2022 - 19:08 WIB
Satgas Pemburu Koruptor
Sumber :
  • Ist

Jakarta - Kelompok aktivis tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor tak henti-hentinya menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2022).

Dalam aksinya, mereka mendesak komitmen KPK untuk segera mengumumkan hasil penyelidikan kasus Formula E dengan menaikkan ke tahap penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KPK agar independen dan on the track untuk fokus memproses hukum kasus formula E karena sudah ditunggu publik tanah air terkait perkembangannya, dan diharapkan bisa segera Gelar Perkara. IKAN SEPAT IKAN GABUS, Makin Cepat Makin Bagus !!!," tegas Koordinator Aksi Ali Ibrahim.

Massa tampak menggelar aksi teatrikal membawa alat peraga berupa kurungan ayam dan pintu penjara sebagai simbol dukungan kepada KPK segera mentersangkakan koruptor Formula E dalam waktu dekat.

"Jika KPK tidak segera penjarakan koruptor Formula E, maka kami akan kurung koruptor Formula E ini dalam kandang ayam. Selamatkan uang negara. Kasus Formula E ada perbuatan melawan hukum (PMH)," katanya.

Menurut dia, berbagai cara dilakukan oleh para Pembela Koruptor Formula E agar bisa membebaskan calon-calon koruptor ini bisa lolos dari jeratan KPK. Pihaknya menyakini dan sependapat dengan pakar-pakar pidana bahwa Formula E ini adalah murni pada penegakan hukum.

Namun, ia melihat aneh bin konyol bahwa para pembela koruptor Formula E ini berusaha ditarik-tarik dengan pembangunan opini baik dengan narasi politisasi, kriminalisasi hingga memainkan hasil survei dan kini mengklaim ada pakar keuangan yang menafsirkan pola pikirnya sendiri. 

"Jadi menghalalkan segala cara agar Anies dan kroni-kroninya yang diduga ikut kecipratan itu tidak tersandera kasus dugaan korupsi Formula E," sebutnya.

Selain di Gedung KPK, para pendemo juga menyambangi Kantor Bank DKI untuk menyerukan tuntutan yang sama. Mereka menyakini lembaga telah bekerja profesional dan memutuskan ada peristiwa pidana pada kasus Formula E yang didukung oleh alat bukti yang cukup. 

"Jadi KPK jangan takut dengan manuver politik para pembela koruptor Formula E yang menghalalkan segala cara. Segera laksanakan gelar perkara, dan penjarakan koruptornya. Periksa ulang pihak-pihak yang masuk dalam pusaran kasus Formula E, termasuk Bank DKI," sambungnya.

Kata dia, menjadi aneh jika persoalan hukum kasus Formula E yang jelas-jelas berdasarkan fakta dan alat bukti malah digeser oleh lembaga survei maupun penggiringan opini. 

"Jelas sekali ada pesanan agar Anies dan kroni-kroninya lolos dari jeratan hukum !!!," katanya.

"Dengan lengsernya Anies sebagai Gubernur DKI, KPK seharusnya leluasa menaikkan statusnya ke penyidikan jangan mau disebut mandul !! Segera tuntaskan kasus Formula E," ujarnya.

Tak ketinggalan mereka juga mendatangi Kantor BPKP DKI Jakarta yang ikut bertanggung jawab dalam proses audit investigatif dalam skandal Formula E ini. Mereka meminta agar pimpinan BPKP dan anak buahnya tidak bermain mata untuk meloloskan kasus Formula E ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"BPKP DKI harus kerjasama dengan KPK agar kasus Formula E ini menjadi terang benderang. Sebab kasus ini dari awal sudah menuai polemik karena banyak kejanggalan-kejanggalan yang muncul. Jika ditemukan main mata untuk menyelamatkan koruptor Formula E, maka KPK atau penegak hukum lainnya seperti Kejagung harus seret oknumnya masuk ke Hotel Prodeo," pungkasnya. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skenario John Herdman Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF 2026, Mungkinkah Patahkan Kutukan Runner Up Timnas Indonesia?

Skenario John Herdman Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF 2026, Mungkinkah Patahkan Kutukan Runner Up Timnas Indonesia?

Kabar terbaru datang dari persiapan Skuad Garuda. Pasca gelaran FIFA Series, Timnas Indonesia kini langsung menatap dua agenda besar yang sudah di depan mata: -
Warga Kedungrejo Manfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Warga Kedungrejo Manfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Ratusan warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, antusias mengikuti kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Djarum Foundation bersama YBSI (Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku).
DKI Jakarta Berlakukan Diskon BPHTB 50% untuk Pembelian Rumah Pertama

DKI Jakarta Berlakukan Diskon BPHTB 50% untuk Pembelian Rumah Pertama

BPHTB merupakan pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan, termasuk melalui transaksi jual beli properti. Untuk rumah pertama, tarif BPHTB sebesar 5 persen dihitung dari nilai perolehan setelah dikurangi NPOPTKP.
Pulang dari Timnas Indonesia, Kevin Diks Disinggung Media Jerman usai Gladbach Tertahan Tim Papan Bawah Liga Jerman

Pulang dari Timnas Indonesia, Kevin Diks Disinggung Media Jerman usai Gladbach Tertahan Tim Papan Bawah Liga Jerman

Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Kevin Diks disinggung oleh media Jerman seiring dengan kegagalan Borussia Monchengladbach meraih kemenangan. Duel berakhir dengan skor imbang 2-2 melawan Heidenheim.
Media Italia sampai Tak Bisa Berkata-kata Lihat Blunder Fatal Jay Idzes, Bek Timnas Indonesia Kena Semprot

Media Italia sampai Tak Bisa Berkata-kata Lihat Blunder Fatal Jay Idzes, Bek Timnas Indonesia Kena Semprot

Media Italia semprot habis-habisan Jay Idzes gara-gara kapten Timnas Indonesia lakukan kesalahan fatal saat Sassuolo menghadapi Cagliari dalam lanjutan Serie A.
Jebolan Timnas Indonesia ini Dilibatkan Dedi Mulyadi untuk Melatih, Ternyata Sekarang punya Sekolah Bola

Jebolan Timnas Indonesia ini Dilibatkan Dedi Mulyadi untuk Melatih, Ternyata Sekarang punya Sekolah Bola

Siapa sangka eks timnas Indonesia ini dipanggil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk melatih di liga sepak bola

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral