News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Ingatkan Susi ART Ferdy Sambo Agar Berkata Jujur dalam Persidangan: Tak Usah Ditutupin

Suami Susi, ART keluarga Ferdy Sambo mengingatkan sang istri agar berkata jujur selama menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Sabtu, 5 November 2022 - 02:17 WIB
Kujaini Tamsil dan istrinya Susi Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Nama Susi Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo mendadak viral karena kesaksiannya dalam persidangan pembunuhan berencana Brigadir J menjadi sorotan.

Pasalnya Susi membuat sejumlah hakim geram karena kerap melontarkan jawabannya 'Tidak Tahu' kepada hakim selama persidangan berjalan beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suami Susi, ART keluarga Ferdy Sambo mengingatkan sang istri agar berkata jujur selama menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Melansir Apa Kabar Indonesia Malam, suami Susi bernama Kujaini Tamsil mengaku sedih sekaligus kaget melihat sang istri muncul di persidangan.

Bahkan hakim menyebut jika Susi berbohong dalam memberikan kesaksianya dalam persidangan beberapa waktu lalu.

Kujaini mengaku menyaksikan langsung sang istri di persidangan melalui siaran televisi. 

"Saya itu kaget, istri saya tiba-tiba di persidangan. Saya lihat di persidangan itu saja ia mungkin bingung masalahnya enggak tahu. Lihat istri seperti itu haru (sedih) juga saya," ungkap Kujaini, Kamis (3/11/2022) malam.

Meski begitu Kujaini menyebut jiga sang istri Susi tak pernah bercerita terkait kasus pembunuhan berencana yang menyeret majikannya Ferdy Sambo.

Kujaini mengaku terakhir berkomunikasi dengan sang istri sekitar minggu lalu.

"Sama sekali tak pernah cerita demi Alloh. Saya enggak pernah (bertanya) kalau tidak bersangkut keluarga saya, saya tak mau menanyakan hal itu," katanya.

Meski begitu Kujaini berpesan kepada sang istri, Susi bisa berkata sejujur-jujurnya ketika menjadi saksi dalam persidangan pembunuhan berencana Brigadir J.

Bahkan Kujaini juga meminta Susi untuk tak menutup-tutupi kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini.

"Yang ingin saya sampaikan kepada istri saya, dulu kan mau kerja ke Jakarta jadi pembantu, dari rumah selamat pulang juga (harus) selamat. Terus saya minta kejujuran, tak usah ditutup-tutupin, apa yang ia tahu ya sudah ngomong aja, jadi gausah ditutupin," pungkasnya.

Suami Terkejut Hingga Beberkan Kebiasaannya

Cerita Susi (30), sang Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo belum usai. Pasalnya, setelah menjadi saksi di kasus pembunuhan berencana Brigadir J, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari Senin (31/10/2022) lalu. 

Tim tvonenews.com temui keluarga Susi, yakni suaminya, Kujaini Tamsil, di Desa Bojongan, Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil, Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu, (2/11/2022).

Pada saat ditemui, suami Susi, Kujaini Tamsil menjelaskan, bahwa dirinya sudah setahun tidak bertemu dengan sang istri, yakni Susi. Kujaini Tamsil juga membenarkan, istrinya itu merupakan ART Ferdy Sambo, yang saat ini menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua. 

"Dia (Susi) sudah tiga (3) tahun lebih bekerja sebagai ART di rumah Ferdy Sambo," kata Kujaini Tamsil kepada tvonenews.com, Kamis (3/11/2022).

Kolase Foto Susi di Persidangan Pembunuhan Berencana Brigadir J 

Bahkan, Kujaini Tamsil juga ungkapkan, bahwa dirinya dengan dua anaknya terakhir bertemu dengan Susi, sekitar satu tahun lebih yang lalu. Dan, ia katakan, terakhir kali komunikasi dengan Susi, saat Susi menjadi saksi di persidangan tersebut. 

"Komunikasi terakhir itu, dia tanya soal anak di rumah, tanya tentang kabarnya anak gimana? ya baik-baik saja. Terakhir ketemu sudah lama, sudah satu tahun lebih lah,” tutur Kujaini Tamsil.

Kemudian, saat ditanya soal Susi yang tengah viral, karena memberikan keterangan yang berubah-ubah saat menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J. Bahkan, Susi sempat membuat Hakim marah. Kujaini Tamsil hanya mengutarakan harapannya kepa sang pencipta, agar sang istri, Susi tak terlibat kasus yang tengah menjerat majikannya Ferdy Sambo itu. 

“Harapan saya jangan sampai terlibat yang tidak-tidak begitu. Istri saya kan kerja di rumah tangga pokoknya jangan sampai terlibat masalah Pak Sambo dan bisa cepat pulang kasihan anak-anak,” ungkap Kujaini Tamsil sambil memangku dua anaknya.

Tak hanya itu saja, Kujaini Tamsil dengan nada terbata-bata menyampaikan bahwa sang istri, Susi tak banyak tahu tentang masalah pembunuhan berencana tersebut. Bahkan, seorang buruh beranak dua itu menduga istrinya, Susi merasa takut dalam persidangan tersebut dan ia katakan, Susi tak pernah menceritakan kasus tersebut ke dirinya. 

“Masalah ini tak pernah cerita. Istri saya kan pembantu rumah tangga, mungkin cuma lihat begitu, apa dia itu takut sama Pak Sambo sama istrinya jadi ngomongnya tidak jelas,” kata Kujaini Tamsil. 

Foto Susi saat di Persidangan Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J

Selain itu, Kujaini Tamsil juga kaget dan khawatir saat Susi muncul menjadi saksi dalam persidangan kasus Ferdy Sambo.

“Lihat di TV kaget saya, di sidang dibentak begitu ya namanya perempuan kan takut. Tinggal siapa yang salah yang membunuh tinggal dihukum. Saya kepikiran terus anak saya dua ini siapa yang nanggung,” jelasnya. 

Dengan kejadian itu, Kujaini Tamsil berharap istrinya dapat berkata jujur dalam persidangan dan tidak membela siapa pun. 

“Pokoknya jujur, saya suruh jujur jangan takut, karena kalau tidak jujur bakal ajur (hancur) jangan belain siapa-siapa. Bela anak lah, bela keluarga harapan saya seperti itu,” pungkasnya.

- Kesaksia Susi Membuat Hakim Geram! 

Sebelumnya diberitakan, saksi yang bernama Susi membuat hakim geram dalam persidangan terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo itu diduga memberi keterangan palsu sehingga bisa diproses sebagai tersangka oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Majelis hakim, Imam Wahyu Santosa, mengatakan jika terus menerangkan keterangan bohong, jaksa bisa memproses lebih lanjut saksi Susi.

"Kalau saudara berbohong terus begini, seharusnya ikut duduk di sini sebagai tersangka. Sebagai terdakwa. Paham? Kalau saudara bohongnya keterlaluan, JPU bisa memproses. Ancamannya tujuh tahun, nggak main-main. Kami di sini menggali semua kebenaran materiil yang terjadi di perkara ini. Tapi saudara sepertinya main-main," kata hakim, Senin (31/10/2022).

Kolase Foto Putri Candrawathi dan Susi ART Ferdy Sambo

Hakim awalnya menanyakan soal peristiwa di Magelang yang mana diduga sebagai percobaan pelecehan seksual terhadap terdakwa Putri Candrawathi oleh Brigadir J. 

Menurut keterangan Susi, dirinya mendapati Kuat Ma'ruf bertengkar dengan Brigadir J dan tidak membantu Putri Candrawathi yang ditemukan tergeletak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara saudara mengatakan tubuhnya PC semua, saya raba saya peluk, kan begitu. Kok tiba-tiba saudara teriak minta tolong malah berantem di bawah. Nggak masuk akal itu cerita. Paham nggak?," tegas hakim. 

"Siap yang mulia," kata Susi. "Namun, saudara bercerita kalau Kuat berantem dengan Yosua. Kan lucu. Nggak masuk di akal cerita itu. Orang lagi tergeletak kok cerita soal berantem," tambah hakim. (buz/ind/aag/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Nina Saleha, ibu bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan menggunakan uang bantuan Rp10 juta dari Dedi Mulyadi (KDM) untuk akikah.
Prabowo Desak TNI-Polri dan Kemenkeu Bertindak Keras, Kebocoran Negara dari Penyelundupan Disorot Tajam

Prabowo Desak TNI-Polri dan Kemenkeu Bertindak Keras, Kebocoran Negara dari Penyelundupan Disorot Tajam

Prabowo perintahkan TNI, Polri, dan Kemenkeu hentikan penyelundupan. Kebocoran negara masih tinggi, potensi kerugian capai ratusan triliun.
Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Jakarta Electric PLN, Popsivo Polwan Sukses Catat Kemenangan Pertamanya

Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Jakarta Electric PLN, Popsivo Polwan Sukses Catat Kemenangan Pertamanya

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan pembuka dari seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Electric PLN menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Jelang Konser Besok, Simak Jadwal Acara Konser NCT WISH

Jelang Konser Besok, Simak Jadwal Acara Konser NCT WISH

Setelah sekian lama ditunggu oleh NCTzen, akhirnya konser NCT WISH 1st CONCERT TOUR ‘INTO THE WISH : Our WISH’ IN JAKARTA akan digelaf besok, Sabtu (11/4/2026).
Uji Materi UU TNI Disorot, MK Diminta Tegas dan Independen di Tengah Gelombang Tekanan Publik

Uji Materi UU TNI Disorot, MK Diminta Tegas dan Independen di Tengah Gelombang Tekanan Publik

MK diminta tetap independen dalam uji materi UU TNI. FUII ingatkan bahaya generalisasi kasus oknum terhadap institusi negara.
Basral Graito Tembus Peringkat 38 Dunia, Indonesia Punya Peluang Rebut Tiket Olimpiade 2028

Basral Graito Tembus Peringkat 38 Dunia, Indonesia Punya Peluang Rebut Tiket Olimpiade 2028

Capaian ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menembus jalur kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral