News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Paviliun Indonesia, Menteri Siti Berbagi Pengalaman untuk NDC yang Lebih Ambisius

Indonesia dengan Enhanced NDC nya, telah bergabung dengan tiga puluh delapan negara lain, yang juga telah mengajukan NDC yang diperbarui kepada UNFCCC. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan perjalanan yang dijalani Indonesia tidak mudah dalam meningkatkan NDC. Hal tersebut disebabkan kondisi yang sangat menantang di tengah upaya pemulihan pasca Covid-19 dan situasi ekonomi global yang dinamis.
Minggu, 6 November 2022 - 23:15 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya
Sumber :
  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Jakarta - Indonesia dengan Enhanced NDC nya, telah bergabung dengan tiga puluh delapan negara lain, yang juga telah mengajukan NDC yang diperbarui kepada UNFCCC. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan perjalanan yang dijalani Indonesia tidak mudah dalam meningkatkan NDC. Hal tersebut disebabkan kondisi yang sangat menantang di tengah upaya pemulihan pasca Covid-19 dan situasi ekonomi global yang dinamis.

"Pada kesempatan ini kami sampaikan komitmen Indonesia yang lebih ambisius yang disertai upaya terbaik dari langkah-langkah mitigasi domestik, dalam meningkatkan pencapaian tujuan Perjanjian Paris, dengan tetap memastikan prioritas nasional kami," kata Menteri Siti Nurbaya, pada Sesi Talk Show “NDC Yang Lebih Ambisius”, sebagai acara pertama di Paviliun Indonesia, yang diselenggarakan bersamaan dengan COP 27 UNFCCC, di Sharm El Sheikh, Mesir, Minggu (6/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokumen Enhanced NDC mencerminkan kebijakan, tindakan dan implementasi NDC yang diperbarui dengan target tambahan yang disumbangkan dan disepakati oleh semua sektor di kementerian terkait dan melibatkan partisipasi sub-nasional, sektor swasta dan masyarakat lokal. Poin penting lain dari Enhanced NDC bahwa Indonesia juga menganggap adaptasi sama pentingnya dengan mitigasi, sebagaimana digambarkan dengan jelas dalam dokumen tentang peningkatan ekonomi, sosial dan mata pencaharian, ketahanan ekosistem dan lanskap.

Lebih lanjut Menteri Siti Nurbaya menjelaskan dalam Enhanced NDC, Indonesia antara lain memutakhirkan kebijakan FOLU Net-sink 2030 sebagai dasar menuju penyelarasan Strategi Jangka Panjang Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim 2050 (LTS-LCCR 2050) dengan visi mencapai Net-Zero-Emission pada 2060 atau lebih cepat.

Peningkatan NDC menunjukkan peningkatan komitmen Indonesia melalui peningkatan target pengurangan GRK, peningkatan program, strategi dan tindakan dalam mitigasi, adaptasi, kerangka transparansi dan pengaturan cara pelaksanaan termasuk melalui penetapan harga karbon.

"Di sektor kehutanan, pembayaran berbasis hasil (RBP) telah diterima dari Green Climate Fund dan FCPF Carbon, begitu juga dengan komitmen dari Norwegia dan BioCF Carbon Fund," ujar Menteri Siti.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti juga menyampaikan bahwa Indonesia telah memperbarui Strategi Nasional REDD+ 2021-2030 yang telah diserahkan ke Sekretariat UNFCCC. Strategi ini meletakkan dasar yang lebih kokoh untuk mencapai target bersyarat minus 140 Juta ton CO2e pada tahun 2030.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesi Talk Show ini bertujuan untuk berbagi pandangan dan pengalaman beberapa negara dalam mengembangkan NDC yang lebih ambisius. Kami juga ingin belajar dari semua narasumber dan peserta tentang aksi-aksi yang dilakukan di tingkat nasional untuk mencapai tujuan global, termasuk tantangan yang dihadapi dan peluang yang dapat digali," kata Menteri Siti mengakhiri sambutannya.

Adapun narasumber pada talkshow tersebut yaitu Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi; Chief Executive Officer Egyptian Environmental Affairs Agency, Ali Abo Sena; State Secretary of Climate Change, Sustainable Development and Innovation of the Ministry of Environment and Sustainable Development Republik Argentina, Cecilia Nicolini; dan COP26 Regional Ambassador to Asia-Pacific and South Asia, UK, Ken O'Flaherty. Jalannya talkshow dipandu oleh Penasihat Senior Menteri LHK, Effransjah. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Tampil Beda! Tinggalkan Jersey No.8, Beralih Gunakan Nomor Punggung 88 di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Tampil Beda! Tinggalkan Jersey No.8, Beralih Gunakan Nomor Punggung 88 di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri dipastikan tidak akan mengenakan nomor punggung favoritnya saat memulai petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di V League 2026/2027.
Pesawat Pembawa 7 Penumpang Diduga Dibakar KKB di Bandara Ipdeheik Papua

Pesawat Pembawa 7 Penumpang Diduga Dibakar KKB di Bandara Ipdeheik Papua

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan buka suara soal insiden terbakarnya Pesawat AMA PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Kamis (2/7/2026).
Usai Pertemuan di Istana, Prabowo Siap Balas Kunjungan Presiden Lukashenko ke Belarus

Usai Pertemuan di Istana, Prabowo Siap Balas Kunjungan Presiden Lukashenko ke Belarus

Presiden RI, Prabowo Subianto memastikan akan melakukan kunjungan balasan ke Belarus setelah menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/7).
Harga Daging Ayam Ras di Probolinggo Turun karena MBG Berhenti Sementara saat Libur Sekolah

Harga Daging Ayam Ras di Probolinggo Turun karena MBG Berhenti Sementara saat Libur Sekolah

Pedagang berharap program MBG belum kembali berjalan dalam waktu dekat agar harga ayam tetap terjangkau dan penjualan di pasar tetap ramai.
6 Zodiak Paling Beruntung dalam Cinta Besok 3 Juli 2026: Cancer Makin Mesra, Libra Dipenuhi Kejutan Manis

6 Zodiak Paling Beruntung dalam Cinta Besok 3 Juli 2026: Cancer Makin Mesra, Libra Dipenuhi Kejutan Manis

6 zodiak paling beruntung dalam cinta besok, 3 Juli 2026 Simak daftar zodiak yang diprediksi paling hoki dalam urusan asmara.
Lagi dan Lagi, Dugaan Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di Pondok Pesantren, Apakah Trauma pada Korban Bisa Hilang?

Lagi dan Lagi, Dugaan Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di Pondok Pesantren, Apakah Trauma pada Korban Bisa Hilang?

Kasus pelecehan seksual muncul lagi. Baru-baru ini ada pimpinan ponpes di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditetapkan sebagai tersangka.

Trending

Dirikan Partai Ketiga di AS Jadi Tekad Tucker Carlson

Dirikan Partai Ketiga di AS Jadi Tekad Tucker Carlson

Mendirikan partai politik ketiga di AS menjadi alternatif di luar Partai Republik maupun Partai Demokrat jadi tekad jurnalis asal Amerika Serikat, Tucker Carlson.
Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub milik pengusaha Indonesia, Hartono Bersaudara itu akan tampil di Liga Champions di musim depan. Alih-alih mengejar kompetisi elit tersebut bersama Como 1907, Emil Audero justru diburu berbagai klub Italia. 
Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih menggantikan Bojan Hodak yang menolak perpanjangan kontrak. 
Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Konten kreator GalangCF atau @galang.cf tengah menjadi sorotan hangat bagi para pecinta game online Free Fire di Indonesia.
Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Belum sempat merasakan debut apalagi diperkenalkan secara resmi, Persib dikaitkan erat dengan nama Osmar Loss Vieira dibandingkan menyegel Igor Tolic sebagai suksesor Bojan Hodak. 
Media Vietnam Ingatkan Betapa Bahayanya Tim Kuda Hitam Mirip Cape Verde yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di AFF 2026

Media Vietnam Ingatkan Betapa Bahayanya Tim Kuda Hitam Mirip Cape Verde yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di AFF 2026

Tanda bahaya yang harus diwaspadai John Herdman. Media Vietnam ungkap satu tim yang disebut sebagai kuda hitam mirip Cape Verde yang jadi lawan Timnas Indonesia
Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tidak Ada "Bohir"

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tidak Ada "Bohir"

Dokter Tifa menjalani sidang perdana kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026).
Selengkapnya

Viral