News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duh, 36.356 Kasus Kekerasan Perempuan Terjadi dalam 5 Tahun Terakhir

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengatakan, bahwa selama lima tahun terakhir terdapat 36.356 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Senin, 27 September 2021 - 13:41 WIB
Komnas Perempuan: Terdapat 36.356 kasus KDRT selama 5 tahun terakhir
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Jakarta - Ketua Sub Komisi Pemantauan Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Dewi Kanti mengatakan, bahwa selama lima tahun terakhir terdapat 36.356 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Kekerasan terhadap istri selalu menempati urutan pertama dari keseluruhan kasus KDRT ranah personal. Angka kekerasannya selalu berada di atas 70 persen,” tutur Dewi ketika memberi sambutan dalam seminar bertajuk “Memutus Rantai Kekerasan dan Memulihkan Korban” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Komnas Perempuan, Senin (27/9/2021).

Dari 36.356 kasus KDRT yang terjadi dalam lima tahun terakhir, Dewi mengatakan, terdapat 10.669 kasus kekerasan yang menyerang ranah personal. Kasus kekerasan dalam ranah personal meliputi kekerasan kepada istri, anak perempuan, pekerja rumah tangga, kekerasan ketika berpacaran, dan kekerasan yang melibatkan relasi personal, seperti relasi sebagai mantan pacar maupun mantan suami. “Kekerasan personal yang paling minim adalah kekerasan terhadap pekerja rumah tangga,” kata Dewi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengajak seluruh pihak terkait untuk melakukan refleksi atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga karena pelaksanaan UU ini masih menemui sejumlah hambatan dalam penerapannya. “Melalui proses refleksi ini, kita dapat bersama-sama menyusun langkah untuk memutus mata rantai kekerasan dan memulihkan korban,” ucap dia.

Adapun hambatan yang dihadapi dalam proses pengimplementasian UU PKDRT adalah tingginya angka korban yang mencabut pelaporan atau pengaduan KDRT, kerancuan penafsiran Pasal 2 UU PKDRT yang membahas mengenai ruang lingkup rumah tangga, kurangnya alat bukti, dan perbedaan perspektif aparat penegak hukum. Selain itu, Dewi berpandangan bahwa pidana tambahan pembatasan gerak pelaku, pidana pembatasan hak-hak tertentu, dan kewajiban keikutsertaan pelaku dalam program konseling belum terlaksana dengan maksimal. “Termasuk terdapat budaya yang masih menilai kasus KDRT sebagai aib dan masalah pribadi,” kata Dewi. (ari/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kartu Merah Jordi Amat Tidak Wajar, Pelatih Persija Akui Jadi Imbas Kekalahan dari Bhayangkara FC

Kartu Merah Jordi Amat Tidak Wajar, Pelatih Persija Akui Jadi Imbas Kekalahan dari Bhayangkara FC

Persija Jakarta kembali melanjutkan tren negatif dalam pekan ke-26 Super League 2025/2026.
‎Kata Mauricio Souza Soal Persija Jakarta Kena Comeback di Markas Bhayangkara FC, Singgung Kartu Merah Jordi Amat ‎

‎Kata Mauricio Souza Soal Persija Jakarta Kena Comeback di Markas Bhayangkara FC, Singgung Kartu Merah Jordi Amat ‎

Persija harus menelan pil pahit saat away ke Lampung. Macan Kemayoran harus tumbang dengan skor akhir 3-2 dari Bhayangkara FC dalam pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Mentan Ungkap 3 Negara Antre Pupuk Urea RI selama Selat Hormuz Ditutup, Kini Sedang Nego Harga

Mentan Ungkap 3 Negara Antre Pupuk Urea RI selama Selat Hormuz Ditutup, Kini Sedang Nego Harga

Mentan Amran membeberkan ada tiga negara yang antre pupuk urea dari Indonesia di tengah memanasnya Selat Hormuz. Ia berharap kesepakatan yang dicapai nanti dapat memberikan nilai ekonomi optimal bagi RI.
Kecelakaan Maut Truk TNI Tabrak Pemotor di Kalideres, Kadispenad Tegaskan Tak Ada Kesengajaan

Kecelakaan Maut Truk TNI Tabrak Pemotor di Kalideres, Kadispenad Tegaskan Tak Ada Kesengajaan

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan, tidak ada kesengajaan dalam insiden truk TNI menabrak motor hingga satu orang tewas di Kalideres, Jakarta Barat
Marc Marquez Merasa Ada yang 'Hilang' Usai Belum Raih Podium di MotoGP 2026, Kode segera Pensiun?

Marc Marquez Merasa Ada yang 'Hilang' Usai Belum Raih Podium di MotoGP 2026, Kode segera Pensiun?

Marc Marquez terlihat mulai kesulitan untuk bersaing di papan atas pada MotoGP 2026.
Pinkan Mambo Akui Punya 50 Perusahaan Hingga Berpenghasilan Fantastis: Tapi Belum Dikerjain

Pinkan Mambo Akui Punya 50 Perusahaan Hingga Berpenghasilan Fantastis: Tapi Belum Dikerjain

Pinkan Mambo memutuskan untuk mengamen di jalanan dengan penghasilan fantastis. Dirinya mengaku akan memiliki 50 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi memaparkan peta jalan serta agenda padat yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Hal ini disampaikan usai Skuad Garuda -
Selengkapnya

Viral