News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yehu Wangsajaya, Jenderal Bintang Satu Pulang-Pergi Naik MRT, Karyanya Berguna hingga Kini

Brigjenpol Yehu Wangsajaya, jika Anda ketik namanya di mesin pencarian Google maka sosoknya akan langsung muncul di halaman pertama. Sedikitnya ada 10 media
Selasa, 15 November 2022 - 23:12 WIB
Brigjenpol Yehu Wangsajaya saat hendak naik TansJakarta.
Sumber :
  • tim tvone - Ammar Ramzi

Brigjenpol Yehu Wangsajaya, jika Anda ketik namanya di mesin pencarian Google maka sosoknya akan langsung muncul di halaman pertama. Sedikitnya ada 10 media yang memuat sosoknya sejak bulan Oktober lalu.

Semua bermula dari viralnya Brigjenpol Yehu di berbagai platform media sosial, mulai Twitter hingga Tiktok. Cuplikan-cuplikan video pendek itu mengarah ke satu sumber yakni kanal Youtube FK Communication dengan judul ‘Jenderal Bersahaja di Tengah Hedonisme Polri’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantas saja sosoknya mendadak viral. Tidak berlebihan rasanya jika salah satu netizen menyebutnya seperti oase di padang pasir. Ketika publik ramai disuguhkan gaya hedonisme para petinggi polri, sosok jenderal bintang satu ini dengan entengnya pulang pergi menuju Mabes menggunakan angkutan umum. Suatu yang amat kontradiktif.

Tim tvonenews.com kemudian mencoba mendatangi langsung kediamannya. Rumahnya terbilang sederhana untuk ukuran perwira tinggi polisi. Letaknya pun berada di dalam gang yang idealnya hanya muat seukuran satu mobil.

Tepatnya di Komplek Kostrad, Kelurahan Tanah Kusir, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Daerah yang ketika diguyur hujan deras langganan banjir bisa sampai selutut.

Suasana gang rumah Yehu saat banjir setinggi lutut orang dewasa. Foto: dok. pribadi

Pagi itu hari Jumat, Yehu berangkat mengenakan baju batik dan tas selempang hitam. Ia nampak begitu bersemangat memulai harinya.

Tanpa pengawalan siapapun jenderal bintang satu ini berjalan kaki menyusuri permukiman, menyapa tetangga, hingga akhirnya tiba di halte terdekat hanya berjarak 200 meter.

Bus Transjakarta menjadi pilihannya sejak tahun 2013 silam. Ia transit lalu menyambung menggunakan MRT dan turun di Stasiun ASEAN. Setelah naik turun tangga, ia masih harus berjalan sejauh 300 meter menuju Mabes Polri.

Di usianya yang sudah 55 tahun, jalannya begitu cepat dan tegap. Sampai di gerbang Mabes, ia masih harus menyusuri lorong dan naik ke lantai tiga. Di situlah Yehu bertugas sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Itwasum Polri.

“Beginilah saya sehari-hari dari tahun 2013. Naik transportasi umum enak, bebas macet, murah, dan aman,” tutur alumni akademi polisi tahun 1989 ini sambil kemudian mengaduk kopinya.

Saat ditanya, bagaimana tanggapan keluarga maupun kolega seorang jenderal bintang satu pulang pergi ke kantor naik transportasi umum. “Lah, kita ini kan cuman pelayannya masyarakat. Hidup sewajarnya saja. Toh trasnportasinya juga sudah bagus, bersih, dan nyaman kayak di luar negeri,” jelasnya.

“Kalau bukan kita yang naik lalu mau siapa lagi? Misal nggak ada yang naik, kan jadinya negara juga yang rugi. Nanti misal ditutup kita bingung lagi cari transportasi publik,” kata Yehu sambil berseloroh.

Selain ramah lingkungan, Yehu sendiri punya misi jalan kaki minimal 6.000 langkah per hari. Mantan Kapolres Minahasa ini bertekad untuk tetap bugar walau sudah mendekati masa pensiun.

Soal malu naik transportasi umum, kata dia, itu pola pikir yang keliru. Di negara-negara maju bahkan para eksekutif berpergian menggunakan kereta api karena mengejar value ketepatan waktu.

“Dengan naik MRT saya bisa pastikan berangkat jam sekian tiba jam sekian. Udah nggak ada khawatir macet, antre isi bensin, dan lain-lain,” ujarnya.

Jauh sebelum Presiden Joko Widodo berpesan kepada para petinggi Polri agar hidup sederhana, pria kelahiran Cianjur Jawa Barat ini bahkan sudah menemukan kebahagian dalam kesederhanaanya itu.

“Menurut saya, semakin sederhana, semakin simpel kita akan semakin bahagia. Bener deh, malah pusing kita kalau terlalu banyak mikirin gaya. Akhirnya yang jadi tugas pokok malah nggak terlaksana,” tutur sosok yang yatim piatu sejak kecil ini.

Hal itu juga yang mendasarinya saat menjabat Kapolres sering menolak pengajuan persetujuan kredit dari para bawahannya.

“Karena kalo apa-apa kita biasakan kredit hanya untuk bergaya, nanti khawatirnya di jalan saat tugas melakukan hal-hal di luar kewenangannya, karena ter-pressure harus menuhin cicilan,” katanya.

Yehu Bikin Ujian SIM jadi Ter-Komputerisasi

Tak hanya bijak dalam kesederhanaan, Yehu juga sarat akan prestasi. Sebagai magister di bidang ilmu komputer, ia termasuk sosok yang menggagas ujian SIM berbasis komputer. Kala itu tahun 1998-an, Yehu menjabat sebagai seorang Wakasat Lantas Poltabes Medan.

“Ada anak mahasiswi nangis udah ujian SIM tiga kali nggak lulus-lulus. Saat itu peraturannya kan memang ujian SIM maksimal tiga kali. Begitu saya cek jawabannya dengan sistem komputerisasi, ternyata dia lulus!,” serunya.

Di situlah ia menerangkan pentingnya komputerisasi untuk mengurangi human eror. Selain itu Yehu juga pernah diundang ke Korea Selatan lantaran berhasil menciptakan panic button. Sebuah sistem alarm yang bisa membantu masyarakat saat mengalami kejadian tak diinginkan di jalanan.

“Sayang hingga saat ini belum bisa diterapkan, karena kita belum bisa produksi massal,” ujarnya lirih.

Di internal Polri ia termasuk tim penggagas Aplikasi Riwayat Hidup Personel Polri (RHPP) Mabes Polri yang kemudian dijadikan Satker Info Personel Spers Polri pada tahun 2011. “Sebelum didigitalisasi itu ada banyak yang dobel-dobel datanya,” kata Yehu.

Yehu Ingin Bikin Robocop

Tak berhenti di sana Yehu juga aktif menulis, salah satu bukunya yang diterbitkan oleh Raja Grafindo Persada berjudul Kewaspadaan Nasional Terhadap Proxy War.

Aktifnya tangan Yehu untuk terus berkarya ini juga seirama dengan rasa hausnya terhadap ilmu. “Saya sekarang sedang bikin prototipe robocop (polisi robot) untuk disertasi S3 saya. Mohon doanya ya,” pinta Yehu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya untuk apa dirinya bersusah payah kuliah sementara masa pensiun tinggal dua setengah tahun lagi. Yehu dengan yakin menjawab ia akan mengabdikan diri menjadi seorang pengajar.

“Saya ingin mewujudkan cita-cita saya waktu kecil jadi guru. Mengajar teknologi tentunya sesuai dengan bidang saya. Ikut bantu mewujudkan SDM Indonesia unggul,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny Sambangi Panti Asuhan usai Bela Timnas Indonesia, Lakukan Hal Berkelas Ini Sebelum Terbang ke Eropa

Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny Sambangi Panti Asuhan usai Bela Timnas Indonesia, Lakukan Hal Berkelas Ini Sebelum Terbang ke Eropa

Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny kunjungi Panti Yatim Aksi Nyata Jakarta. Bintang Timnas Indonesia ini bermain bersama anak yatim sebelum balik ke klub Eropa.
Reuni Ditunggu-tunggu, Yeum Hye-seon Akhirnya Tepati Janji pada Megawati Hangestri: Saya Selalu

Reuni Ditunggu-tunggu, Yeum Hye-seon Akhirnya Tepati Janji pada Megawati Hangestri: Saya Selalu

Yeum Hye-seon bakal kembali ke Indonesia untuk reuni dengan sahabat lamanya, Megawati Hangestri, dan sekaligus menggelar jumpa fans. Pertemuan menepati janji.
Emosi Memuncak! Fabio Quartararo Lontarkan Kritik Pedas untuk Yamaha Usai Hasil Negatif di MotoGP Amerika Serikat 2026

Emosi Memuncak! Fabio Quartararo Lontarkan Kritik Pedas untuk Yamaha Usai Hasil Negatif di MotoGP Amerika Serikat 2026

Rider Yamaha asal Prancis, Fabio Quartararo tak bisa menahan kekecewaannya lagi usai hasil buruk yang ia dapat bersama Yamaha di MotoGP Amerika Serikat 2026.
Andai Saya jadi Jokowi ...

Andai Saya jadi Jokowi ...

Mantan Presiden RI Joko Widodo mungkin salah satunya. Meski sudah lengser lebih dari 1 tahun, Jokowi masih belum terbebas dari gempuran berbagai kritik, sentim-
Meski Mario Aji Gagal Finis di Moto2 Amerika Serikat 2026, Honda Team Asia Tetap Puji Performa Rider Indonesia Itu

Meski Mario Aji Gagal Finis di Moto2 Amerika Serikat 2026, Honda Team Asia Tetap Puji Performa Rider Indonesia Itu

Mario Aji harus menelan pil pahit pada gelaran Moto2 Amerika Serikat yang berlangsung di Circuit of the Americas (CotA) akhir pekan kemarin.
FIFA Transfer Persib Bandung Rp6 Triliun usai Frans Putros Sukses Bawa Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026? Begini Faktanya!

FIFA Transfer Persib Bandung Rp6 Triliun usai Frans Putros Sukses Bawa Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026? Begini Faktanya!

FIFA cairkan uang sebesar Rp6 Triliun kepada Persib Bandung usai Frans Putros Berhasil Membawa Timnas Irak lolos ke Piala Dunia 2026? Begini fakta sesungguhnya!

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Perbincangan soal calon pemain baru untuk Timnas Indonesia kembali memanas. Lolos syarat FIFA, bek Bundesliga kelahiran Jakarta ini wajib dipantau John Herdman.
Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Keputusan ini disampaikan setelah muncul antrean panjang di sejumlah SPBU akibat kabar kenaikan harga yang sempat beredar luas.
Selengkapnya

Viral