News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakak-adik Naik Sepeda Terjun ke Sungai Berbatu di Tapanuli Utara

Saat melintasi jembatan tempat kejadian, yang membonceng diduga hilang kontrol mengemudikan sepedanya sehingga jatuh ke sungai dari atas jembatan.
Jumat, 8 Oktober 2021 - 08:53 WIB
Sungai Berbatu Tempat Dua Anak Bersepeda Jatuh
Sumber :
  • Syaren Situmorang

Tapanuli Utara, Sumatera Utara - Kakak beradik warga Desa Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gerbang, Kota Bekasi, Jawa Barat terjun ke sungai berbatu dari jembatan, saat naik sepeda. Satu orang tewas di tempat. 

Korban tewas bernama Hilkia Ables Simanjuntak (11), sedangkan korban selamat bernama Miron Mora Tua Simanjuntak (7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian yang menimpa kakak adik itu terjadi Kamis (7/10) pukul 11.00 WIB di jembatan Pea Bagot, Desa Sigotom Godung Borotan, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara. 

Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kedua korban awalnya datang dari tempat tinggalnya di Desa Sigotom Timur, Kecamatan Pangaribuan naik sepeda menuju Desa Pea Bagot, menuju rumah neneknya. Mereka berboncengan.

"Saat melintasi jembatan tempat kejadian, yang membonceng diduga hilang kontrol mengemudikan sepedanya sehingga jatuh ke sungai dari atas jembatan tersebut," kata Walpon dalam keterangan tertulis diterima tvonenews.com, Kamis malam. 

Walpon menjelaskan, posisi jembatan tersebut memang menurun searah tujuan korban, serta menikung ke kanan. 

"Korban yang mengemudikan sepeda tersebut hilang kontrol sehingga meluruskan laju sepedanya dan kemudian terjun ke dalam sungai yang diperkirakan tinggi jembatan ke sungai sekitar tujuh meter dan sungai tersebut berisi bebatuan," jelasnya. 

Lebih lanjut Walpon menerangkan, saat kedua korban di dalam sungai, korban Miron Mora Tua Simanjuntak menangis minta tolong. 

"Sekitar 15 menit salah seorang warga sekitar yang melintas naik sepeda motor mendengar jeritan tersebut lalu berhenti dan melihat ke bawah jembatan," terangnya. 

Saksi dengan cepat turun ke sungai dan mengangkat korban ke atas. 

"Lalu korban memberitahukan kalau abangnya masih di sungai dan saksi kembali turun menolong korban. Setelah menyelam sungai, korban Hilkia Ables Simanjuntak berhasil ditemukan dengan posisi nyangkut di batu namun sudah tidak bernyawa," sambung Walpon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saksi yang menolong tersebut kemudian menghubungi warga lainnya untuk membawa kedua korban ke Puskesmas Pangaribuan serta melaporkannya ke Polsek Pangaribuan. 

Walpon mengungkapkan, korban masih berstatus warga Bekasi karena baru pindah ke Desa Sigotom Timur setelah ayah korban meninggal pada bulan Juli 2021 lalu. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Menyambut perayaan tahun baru Cina atau Imlek, sebuah sekolah di kawasan Surabaya Timur menggelar kegiatan seni budaya dan bazar kuliner khas Cina.
Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Pascakejadian tersebut, Polda NTT mengirim tim konselor psikologi untuk memberikan trauma healing serta menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.
Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

"Gelombang mudik" pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kompetisi Super League diprediksi masih akan berlanjut. Setelah Shayne Pattynama dan Dion Markx lebih
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Aksinya Terekam CCTV, Viral di Media Sosial Pria Diduga Bawa Anak-Istri Curi Paket Milik Kurir di Kalibata

Aksinya Terekam CCTV, Viral di Media Sosial Pria Diduga Bawa Anak-Istri Curi Paket Milik Kurir di Kalibata

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria melakukan aksi pencurian paket milik kurir di kawasan Kampung Pulo Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Andara Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu dini hari, 4 Februari 2026.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT