News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedih, 390 Warga Jateng Dipasung Karena Gangguan Jiwa

Dinas Kesehatan Provinisi Jawa Tengah (Jateng) menyebutkan jumlah warga yang dipasung karena mengalami penyakit gangguan jiwa di wilayahnya mencapai 390 kasus sepanjang 2021.
Minggu, 10 Oktober 2021 - 17:26 WIB
Sebanyak 390 warga Jateng dipasung karena gangguan jiwa di 2021
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Solo - Dinas Kesehatan Provinisi Jawa Tengah (Jateng) menyebutkan jumlah warga yang dipasung karena mengalami penyakit gangguan jiwa di wilayahnya mencapai 390 kasus sepanjang 2021. "Jumlah warga dipasung di Jateng periode Januari hingga Juni 2021 sebanyak 390 kasus dan mereka tersebar di 35 kabupaten kota di daerah ini," kata Kepala Dinkes Pemprov Jateng Yulianto Prabowo, di Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Se-dunia (HKJS) 2021 yang digelar, di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta, Jateng, Minggu.

Menurut Yulianto Prabowo, pihaknya banyak mendapati orang yang dipasung tersebut karena gangguan jiwa. Untuk itu, mereka dipasung oleh keluarganya sendiri dengan alasan malu atau aib keluarga dan tidak dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah kasus orang dipasung karena penyakit gangguan jiwa di Jateng pada 2020 mencapai 515 orang. "Problema pasung ini, sangat banyak dan hampir semuanya sudah dibebaskan, tetapi setelah dilepas kemudian dilakukan pemasungan kembali oleh masyarakat," kata Yulianto.

Menurut Dinkes Jateng, untuk menangani masalah tersebut harus bersama-sama dengan masyarakat. Dengan kerja sama baik, permasalahan kesehatan jiwa bisa ditangani dengan baik. Semua komponen harus bersatu padu sehingga angka-angka pengurungan pasung bisa menjadi perhatian semua.

Yulianto mengatakan, kasus kesehatan jiwa tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Pemprov Jateng dalam menjalankan misi menjadikan masyarakatnya lebih sehat, pintar, dan berbudaya. Selain itu, masyarakat juga mencintai lingkungan kesehatan jiwa menjadi salah satu kebudayaan masyarakat yang terabaikan dan sekarang menjadi lebih penting. "Kesehatan jiwa merupakan bagian yang penting ke depannya, menjadi sumber daya manusia yang produktif, sekaligus aset bangsa yang berharga," katanya.

Pada saat ini, 75 persen hingga 95 persen orang dengan gangguan jiwa di negara berpenghasilan rendah dan menengah tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan jiwa. Kurangnya investasi pada kesehatan jiwa, mulai stigmanisasi dan diskriminasi juga berkontribusi pada kesenjangan pengobatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, stigma dan diskriminasi tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan orang dengan gangguan fisik dan kejiwaan. Tetapi juga keluarga dan kurangnya kesempatan mendapatkan pendidikan dan pekerjaan.

Pemprov Jateng mempunyai perhatian besar terhadap kesehatan jiwa. Jateng mempunyai tiga RSJD yakni di Solo, Klaten dan Semarang. Hal ini, sesuai amanat Undang Undang (UU) RI tentang Kesehatan Jiwa, dimana Pemprov Jateng berkewajiban menyediakan fasilitas RSJD proposional dengan jumlah penduduk di daerahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Naik Podium di F1 GP Italia 2026, Max Verstappen Akui Kesulitan Bersaing dengan Duo Mercedes Musim Ini

Meski Naik Podium di F1 GP Italia 2026, Max Verstappen Akui Kesulitan Bersaing dengan Duo Mercedes Musim Ini

Pembalap asal Belanda, Max Verstappen, sukses naik podium pada F1 GP Italia 2026 di Sirkuit Monza Mingg 6 September usai bawa Red Bull finis peringkat ketiga.
Sidang Korupsi Kuota Haji: Saksi Ungkap Catatan Fee, ‘Para Gus’ Dapat Jatah USD 25 Ribu

Sidang Korupsi Kuota Haji: Saksi Ungkap Catatan Fee, ‘Para Gus’ Dapat Jatah USD 25 Ribu

Saksi sidang korupsi kuota haji mengungkap catatan pembagian fee percepatan haji 2023. Dua pihak disebut mendapat USD 25 ribu.
‎Tak Masuk DSP saat Hadapi Borneo FC, Shin Tae-yong Angkat Bicara Soal Rumor Shayne Pattynama Dipinjamkan ke Arema

‎Tak Masuk DSP saat Hadapi Borneo FC, Shin Tae-yong Angkat Bicara Soal Rumor Shayne Pattynama Dipinjamkan ke Arema

Berdasarkan Transfermarkt, Shayne Pattynama dirumorkan akan berlabuh ke Arema FC dengan status pinjaman.
Meresahkan! Wanita Ini Diduga Sasar Rumah Warga Jaktim, Curi Uang Belasan Juta untuk Berfoya-foya di Diskotek

Meresahkan! Wanita Ini Diduga Sasar Rumah Warga Jaktim, Curi Uang Belasan Juta untuk Berfoya-foya di Diskotek

Viral, aksi pencurian yang menyasar sejumlah rumah warga di Jakarta Timur akhirnya terungkap. HP Samsung S23 Ultra dan uang belasan juta raib karena aksinya.
Niat Tegur Pemotor Lawan Arus, Pria di Pamulang Jadi Korban Pembacokan

Niat Tegur Pemotor Lawan Arus, Pria di Pamulang Jadi Korban Pembacokan

Tim Polsek Pamulang meringkus tiga pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap seorang pria di depan Alun-Alun Kecamatan Pamulang, Jalan Pamulang Raya, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (6/9).
Daniel Olaniran Viral Usai Australia Kalah dari Indonesia, Kenapa Content Creator Ini Sebut Garuda Muda Tak Mengerti Sepak Bola?

Daniel Olaniran Viral Usai Australia Kalah dari Indonesia, Kenapa Content Creator Ini Sebut Garuda Muda Tak Mengerti Sepak Bola?

Daniel Olaniran viral setelah menyebut Indonesia tidak mengerti sepak bola usai Australia U-20 kalah 0-2. Kenali sosok content creator asal Australia tersebut

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral