Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Ayu Ting Ting (ketiga kiri) Berikan Keterangan Usai Mendampingi Kedua Orang Tuanya, Selasa (12/10/21)
Sumber :
  • Antara

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Polisi Ajukan 18 Pertanyaan ke Orang Tua Ayu Ting Ting

Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:39 WIB

Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya memberikan 18 pertanyaan kepada orang tua Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum, saat diperiksa sebagai saksi kasus laporan pencemaran nama baik oleh akun Instagram @gundik_empang terhadap Ayu Tingting. 

"Pemeriksaan hari ini sudah berjalan baik dan lancar. Tadi untuk ayah Rozak ada enam pertanyaan untuk ibu Umi ada sekitar 12 pertanyaan," kata pengacara Ayu Ting Ting, Minola Sebayang, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa.

Menurut Minola, materi pemeriksaan terhadap kedua orang tua Ayu masih berkaitan dengan hinaan oleh akun Instagram @gundik_empang.

"Semuanya berkaitan dengan akun @gundik_empang dan hal-hal yang berkaitan tulisan di akun tersebut," ujar Minola.

Usai pemeriksaan terhadap kedua orang tuanya, Ayu mengungkapkan, bahwa dirinya akan mengikuti proses hukum terkait laporannya dan mempercayakan sepenuhnya kasus itu kepada pihak penyidik.

"Semuanya harus berjalan sesuai proses, semua harus diikuti, dinikmati saja, Insya Allah dapat hasil yang memuaskan," ujar Ayu.

Penyidik awalnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap orang tua Ayu pada Jumat (8/10), tapi keduanya berhalangan dan dijadwalkan ulang menjadi Selasa ini.

Ayu Ting Ting juga telah memenuhi panggilan penyidik pada 14 September 2021, untuk diperiksa sebagai saksi pelapor terkait dugaan penghinaan yang dialaminya.

Minola Sebayang, mengatakan, tujuan pelaporan ke Polda Metro Jaya untuk mencari kejelasan alasan mengapa pemilik akun tersebut melontarkan komentar negatif meski tidak mengenal Ayu.

"Jadi, kita niatnya ingin mengklarifikasi kenapa tidak kenal tapi melakukan penghinaan dan penghakiman kepada Ayu dan Bilqis," ujar Minola.

Ayu menyebut pengguna akun Instagram tersebut telah menghina diri dan putrinya.

Adapun pasal yang dipersangkakan dalam laporan Ayu adalah pasal 315 KUHP tentang penghinaan.(ant/put)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Swiss Kerahkan 2.500 Tentara Tangani Lonjakan Covid-19

Swiss Kerahkan 2.500 Tentara Tangani Lonjakan Covid-19

Swiss kembali mengerahkan 2.500 tentara untuk membantu pemerintah daerah menangani pandemi Covid-19, demikian dinyatakan pemerintah, Selasa (7/12/2021).
Gunung Semeru Meletus: Tanah Panas Jadi Kendala Pencarian Korban

Gunung Semeru Meletus: Tanah Panas Jadi Kendala Pencarian Korban

Kondisi tanah yang masih panas menjadi kendala dalam pencarian korban hilang akibat awan panas dan guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Politeknik Negeri Medan Ditunjuk Akselertor Menara Vokasi 2021

Politeknik Negeri Medan Ditunjuk Akselertor Menara Vokasi 2021

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi sukses menghelat Gebyar Menara Vokasi Tahun 2021 yang digelar serentak di lima wilayah, yaitu Medan, Pekanbaru, Banjarmasin, Labuan Bajo dan Kolaka.
Bubarkan Balap Liar, Seorang Anggota Polri Dikeroyok di Pondok Indah

Bubarkan Balap Liar, Seorang Anggota Polri Dikeroyok di Pondok Indah

Seorang anggota Polri dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal di Bundaran Pondok Indah Jalan Metro Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2021) dini hari.
Puluhan Warga Terdampak Bencana Gunung Semeru Mengungsi ke Jember

Puluhan Warga Terdampak Bencana Gunung Semeru Mengungsi ke Jember

Puluhan warga Kabupaten Lumajang yang terdampak bencana awan panas guguran Gunung Semeru, mengungsi ke rumah sanak saudaranya di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dihantam Cuaca Ekstrem Saat Memancing di Pulau, Dua Nelayan Hilang di Seputaran Pulau Gelasa

Dihantam Cuaca Ekstrem Saat Memancing di Pulau, Dua Nelayan Hilang di Seputaran Pulau Gelasa

Dihantam cuaca ekstrem di Pulau Gelasa, Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubukbesar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dua warga Kota Pangkalpinang dinyatakan hilang saat sedang memancing.
Trending
Pemerintah Tidak Jadi Berlakukan PPKM Level 3 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Pemerintah Tidak Jadi Berlakukan PPKM Level 3 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Pemerintah memutuskan batal menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada periode perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru Batal. Ini Aturan yang Akan Berlaku

PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru Batal. Ini Aturan yang Akan Berlaku

Kebijakan PPKM level 3 periode perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 batal diberlakukan menyeluruh di wilayah Indonesia. Berikut aturan yang harus dipatuhi
Viral Wanita Berpakaian Bhayangkari di TikTok: Kacang Hijau Bergizi, Tapi Cokelat Bikin Nyaman

Viral Wanita Berpakaian Bhayangkari di TikTok: Kacang Hijau Bergizi, Tapi Cokelat Bikin Nyaman

Unggahan di TikTok tentang perbandingan "kacang hijau" dan "cokelat" yang diduga merujuk kepada warna seragam TNI dan Polri.
Videonya Kacang Hijau VS Cokelat Viral di Medsos, Polisi dan Bhayangkari Gadungan dari Karawang Minta Maaf

Videonya Kacang Hijau VS Cokelat Viral di Medsos, Polisi dan Bhayangkari Gadungan dari Karawang Minta Maaf

Ratna (28) dan Riki Alamsyah (35) meminta maaf karena buat video membandingkan "kacang hijau" dan "cokelat" yang diduga merujuk warna seragam TNI dan Polri.
Ngeri... Ini Penampakan Ombak Tinggi yang Hantam Wilayah Pesisir Pantai Parepare Sulsel

Ngeri... Ini Penampakan Ombak Tinggi yang Hantam Wilayah Pesisir Pantai Parepare Sulsel

Angin kencang dan ombak tinggi kembali menerjang pesisir pantai kota Parepare,Sulawesi Selatan pada Senin (6/12/2021) dari petang hingga malam. Ombak besar memporak-porandakan lapak-lapak pedagang makanan kawasan Pantai di Kelurahan Sumpang Minangae, Parepare, Sulsel. Bukan hanya itu, ombak tinggi yang menghantam pesisir pantai kota Parepare juga membuat puluhan rumah warga di Kecamatan Bacukiki Barat dan Kecamatan Ujung yang berada di pesisir pantai terendam banjir rob.
BPBD: Lima kecamatan di Kota Makassar Terdampak Banjir

BPBD: Lima kecamatan di Kota Makassar Terdampak Banjir

Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar beberapa hari terakhir pada senin malam (6/12) membuat sejumlah ruas jalan dan wilayah pemukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 50 hingga 120 Centimeter. Dari catatan BPBD Kota Makassar sendiri, dari 14 Kecamatan yang ada di Kota Makassar 5 Kecamatan telah terdampak banjir. Proses evakuasi pun dilakukan oleh Tim relawan dari BPBD kota Makassar, SAR Brimob serta TNI.
Diduga Sempat Live Melalui Akun Medsos, Begini Kronologis Gatung Diri Wanita Pegawai Harian Lepas RS Bhayangkara

Diduga Sempat Live Melalui Akun Medsos, Begini Kronologis Gatung Diri Wanita Pegawai Harian Lepas RS Bhayangkara

Setelah meminta keterangan para saksi, Kepolisian Resort Kota Padang menyampaikan kronologis ditemukannya korban gantung diri pada Senin (06/12/ 2021), di dalam rumahnya di Aspol Alai Blok D/30 Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Buru Sergap
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
01:00 - 01:30
Trust
Selengkapnya