GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibakar Api Cemburu, Pensiunan Polisi Aniaya Warga

Cemburu buta membuat pensiunan polisi berinisial Is (60) warga pedukuhan Kauman, Kelurahan Tirtorahayu, Kecamatan Galur, Kulon Progo.
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:13 WIB
Pelaku sedang diiterograsi polisi
Sumber :
  • Ari Wibowo

Kulonprogo, DIY - Cemburu buta membuat pensiunan polisi berinisial Is (60) warga pedukuhan Kauman, Kelurahan Tirtorahayu, Kecamatan Galur, Kulon Progo menganiaya  Nantyo (54) warga Kelurahan Gotakan, Kecamatan Panjatan. Akibat kejadian itu korban mengalami luka luka. 

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry membenarkan adanya laporan tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima oleh Polsek Galur Nantyo menerima penganiayaan di rumah pelaku.

"Kejadian ini bermula ketika korban diminta datang ke rumah pelaku. Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mengunci seluruh pintu dan jendela rumahnya," kata Jeffry, minggu (17/10/2021).

Sesaat setelah itu, pelaku mengambil sebilah celurit dari dalam kamar dan kembali ke ruang tamu. Pelaku kemudian melemparkan eclurit itu ke lantai, dan meminta korban untuk mengambilnya. Namun permintaan itu tak dituruti oleh korban. 

Pelaku masih menekan pelaku dengan meminta melepas baju dan celana panjang korban. Hal itu dituruti korban, hingga dirinya hanya mengenakan celana pendek, meskipun ketika itu pelaku tak sendirian, melainkan bersama istrinya.

"Pelaku kemudian memukul wajah korban sebanyak lima kali. Pelaku kembali mengambil celurit dan mengalungkannya pada tubuh korban, sambil memaksa korban untuk mengakui perbuatan perselingkuhan dengan istri pelaku," imbuh Jeffry.

Lantaran merasa tak melakukannya, korban kemudian enggan menuruti permintaan pelaku. Akibatnya, pelaku kembali memukuli korban sebanyak tujuh kali pada bagian wajah.

Celurit yang terjatuh kembali diambil pelaku untuk dikalungkan pada tubuh korban. Pelaku kembali memaksa korban untuk mengakui perbuatannya, sambil mengancam akan membunuh korban bila enggan mengaku.

"Karena takut dengan ancaman, korban kemudian terpaksa mengaku. Setelah itu, korban masih menerima pukulan dari pelaku sebanyak tujuh kali," sambung Jeffry.

Setelah terpaksa mengaku, pelaku masih meminta korban untuk membayar denda uang senilai Rp 400 juta. Lantaran masih merasa ketakutan, korban mengiyakan permintaan pelaku.

Baru setelah itu, korban diperbolehkan meninggalkan rumah pelaku. Namun pelaku masih mengancam korban agar tidak melaporkan kejadian yang ia alami kepada polisi. Bila korban melaporkan, maka pelaku mengancam akan membunuh korban.

"Namun merasa semakin terancam, korban tetap melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Galur. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan,"tutup Jeffry.(Ari Wibowo/rif)

 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral