GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Kronologis Ibu Tumbalkan Anak ke Dukun Gadungan Demi Pesugihan

Ini kronologis kasus yang menimpa gadis bernama Mawar (samaran) umur 16 tahun yang dijadikan oleh ibu kandungnya sebagai tumbal persugihan
Sabtu, 25 September 2021 - 23:24 WIB
Ilustrasi. Seorang Anak Korban Yang Jadi Kekerasan
Sumber :
  • Antara

Kab. Muna, Sulawesi Tenggara - Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial ZY warga Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tega menumbalkan anak kandungnya ke pria hidung belang UA yang juga merupakan dukun gadungan. Ini dia kronologis kasus yang menimpa gadis bernama Mawar (samaran) umur 16 tahun.

Kasat Reskrim Polres Muna, IPTU Hamka, mengatakan, ZY menjual anaknya ke pria berinisial UA hanya karena dijanjikan bisa cepat kaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kronologis pelaku yang diduga bernama UA hubungi pelaku ZY (ibu korban), pria UA ini menjanjikan ZY akan cepat kaya dan banyak rezeki jika menuruti permintaanya, UA menghubungi dengan mengiming imingi janji bahwa akan berikan jimat dan dengan jimat itu maka ZY akan dapat uang yang banyak dalam waktu satu tahun 4 bulan,” ujar IPTU Hamka dalam Program tvOne, Apa Kabar Indonesia Malam, Sabtu (25/9).

Usai percakapan melalui sambungan telepon, ZY dan pelaku UA bertemu di sebuah hotel. Dalam pertemuan pertamanya, UA menyampaikan untuk mempercepat proses syaratnya hubungan badan.

“Seketika itu ZY melayani pelaku AU untuk hubungan badan, lalu ZY diberikan berupa jimat, disampaikan setiap malam jimat itu harus disiram dengan air,” jelas Iptu Hamka.

Pelaku UA kemudian menyampaikan kepada ZY agar proses semakin cepat maka ZY harus menyiapkan satu rekan perempuan

“Sehingga ZY membujuk anaknya, anaknya awalnya menolak namun ada tekanan dan ancaman dari ibu akan diusir ibunya jika tidak mengikuti permintaan ibunya, sehingga korban akhirnya mau dibawa ke hotel oleh ibunya,” ujar Iptu Hamka.

Iptu Hamka menjelaskan pada hari pertama pertemuan, korban hanya dicabuli oleh pelaku AU lantaran korban menolak, namun ibunya kembali memaksa dan akhirnya korban kembali bertemu dengan pelaku AU di hotel.

“Beberapa pekan kemudian ibu bawa lagi anaknya ke hotel bertemu lagi sama pelaku AU lalu terjadilah persetubuhan AU dengan korban,” tandas Iptu Hamka.

Mirisnya saat dukun gadungan melakukan persetubuhan pada anaknya, sang ibu menunggui di depan kamar.

Hal itu terjadi berulang sejak tahun 2019 hinggal Juli 2021. Kasus ini terungkap sejak korban melaporkan kejadian itu kepada ayahnya yang baru pulang dari merantau di Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejak akhir tahun 2019 sampai Juli 2021, saat ini korban usia 16 tahun, persetubuhan terjafi berkali-kali. Jadi pertemuan rutin dari bulan ke bulan, anak ini tinggal di bawah penguasaan ibu kandungnya, sedangkan ayahnya  merantau di Papua,” tambah Iptu Hamka.

Atas perbuatannya, ZY dikenakan Pasal 81 ayat (1) jo pasal 76D, ayat (2) dan ayat (3) UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral