News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gasak Rp400 Juta, Empat Pelaku Gembos Ban di Indramayu Di Dor Polisi

Petugas menghadiahi timah panas ke empat pelaku yang dua kali menggasak uang hingga Rp 400 juta lantaran melawan petugas saat akan ditangkap.
Minggu, 26 September 2021 - 12:16 WIB
Pelaku gembos ban di kantor polisi
Sumber :
  • Tim Tvone

Indramayu - Tim Resmob Satreskrim Polres Indramayu, Jawa Barat, berhasil meringkus empat pelaku spesialis gembos ban dengan target nasabah Bank. Petugas menghadiahi timah panas ke empat pelaku yang dua kali menggasak uang hingga Rp 400 juta lantaran melawan petugas saat akan ditangkap.

Kapolres Indramayu, AKBP Mokhamad Lukman Syarif, menjelaskan, empat pelaku pencurian dengan modus gembos ban yakni M-W, M-R-D, D-R dan S-W ini diringkus petugas Satreskrim Polres Indramayu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kawanan spesialis penggasak uang nasabah bank tersebut diringkus di kawasan Tangerang setelah beraksi menggondol uang hingga lebih dari Rp 400 juta di dua lokasi berbeda. 

"Kempat pelaku pencurian dengan modus gembos ini, diringkus petugas Resmob Satreskrim Polres Indramayu. Kawanan specialis penggasak uang nasabah Bank tersebut, diringkus di kawasan Tangerang, namun pada saat akan di tangkap mereka berusaha kabur dan melawan petugas, dan jajaran kami melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan mereka" ujar Kapolres indramayu, kepada tvonenews.com. Minggu (26/9)

Selain mengamankan empat pelaku yang berasal dari Palembang tersebut, petugas juga menyita barang bukti berupa paku modifikasi  sepeda motor dan satu unit mobil yang digunakan untuk melancarkan aksi kejahatannya. petugas juga berhasil menemukan dan mengamankan uang sisa hasil kejahatan senilai tujuh belas juta rupiah.

Barang bukti tersebut, seluruhnya diamankan petugas dari kamar kos di Kota Tangerang yang menjadi tempat persembunyian pelaku.

Dalam menjalankan aksinya, kawanan ini beraksi sangat rapih membagi tugas mulai dari berpura-pura menjadi nasabah untuk menentutan target, membuntuti dan menyebar paku di mobil target, hingga eksekutor pengambil uang dari dalam mobil dan mengawasi keadaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, kawanan ini mengggondol uang senilai tiga ratus lima puluh dua juta dari sebuah kendaraan yang berhenti akibatnya bannya gembos. Kawanan ini beraksi cukup nekad di tengah keramaian dengan mengambil uang dari dalam mobil korban yang saat kejadian tengah fokus mengecek ban.

Saat ini, petugas masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya TKP lain yang dilakukan kawanan ini, petugas menjerat empat pelaku dengan pasal 363 tentang pencurian pemberkatan dengan ancaman minimal tujuh tahun penjara. Ner/Opih Riharjo
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral