News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Tiri Diduga Perkosa Anak , Massa di Ciamis Datangi Kantor Polsek

Puluhan orang dari dusun Seda Kidul, Desa Padamulya, Kecamatan Cihaurbeuti, Sabtu pagi (9/10) mendatangi kantor Polsek Cihaurbeuti. 
Sabtu, 9 Oktober 2021 - 12:00 WIB
Massa mendatangi Mapolsek Cihaurbeuti tuntuk pelaku perkosaan dihukum
Sumber :
  • Aditya Tri Wahyudi

Ciamis, Jawa Barat - Puluhan orang dari dusun Seda Kidul, Desa Padamulya, Kecamatan Cihaurbeuti, Sabtu pagi (9/10) mendatangi kantor Polsek Cihaurbeuti. 

Kedatangan massa ini menuntut Nanang alias Abah (42) segera diproses hukum. Nanang diduga telah melakukan tindakan pemerkosaan terhadap Nenden (23), anak tirinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Antisipasi massa merangsek  masuk ke dalam kantor, petugas menemui massa di halaman kantor. Kedatangan massa ini dipicu oleh informasi pihak keluarga sempat diancam oleh keluarga pelaku.

Kepada massa petugas memastikan proses hukum segera dilakukan. Petugas juga menjelaskan kini sedang berlangsung proses pemeriksaan sejumlah saksi termasuk korban dan keluarganya. Petugas meminta massa segera membubarkan diri.

“Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan akan melakukan visum terhadap korban,” ungkap Kepala Unit Reskrim Polsek Cihaurbeuti, Aiptu Dede Rohmat kepada tvonenews.com.

Kasus dugaan pemerkosaan ini terungkap, ketika korban menceritakan peristiwa naas yang menimpa dirinya itu ke neneknya. Pihak keluarga yang mengetahui hal ini menjadi geram dan langsung mengamankan pelaku ke kantor Polsek Cihaurbeuti.

Usai melakukan pemeriksaan dan sudah mendapatkan hasil visum, Aparat Reskrim Polsek Cihaurbeuti akan melimpahkan kasus tersebut ke unit PPA (Perlindungan Anak dan Perempuan) Satreskrim Polres Ciamis.

“Setelah semua pemeriksaan dinyatakan lengkap, kami akan melimpahkan kasus ini ke unit PPA Reskrim Polres Ciamis,” tambah Dede Rohmat.

Sementara menurut tokoh masyarakat setempat, kekesalan massa dipicu oleh adanya tekanan terhadap korban dari pihak pelaku. Korban diancam akan dianiaya bila tidak dapat memenuhi nafsunya. Korban yang merasa takut, menceritakan kejadian tersebut ke paman dan neneknya.

Perbuatan bejat pelaku dilakukan di rumah korban ketika kondisi rumah sedang sepi. Bahkan belakangan diketahui bahwa pelaku juga dikabarkan sering melakukan tekanan terhadap ibu korban dan melakukan tindakan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang ada ancaman dari pihak keluarga pelaku kepada korban, jadi kami bersama warga sekitar mengantar keluarga korban ke Polsek untuk melapor agar proses hukum berjalan dengan semestinya tanpa ada gangguan dari pihak manapun termasuk dari pihak keluarga pelaku," terang Cece, tokoh masyarakat setempat.(Aditya Tri Wahyudi/rif) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral