GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Utusan PBB untuk Myanmar Desak Pimpinan Junta Militer Mundur

PBB mendesak pimpinan junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, untuk mengundurkan diri dan memberikan kekuasaan kepada pemerintahan sipil, sesuai dengan keinginan masyarakat.
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:00 WIB
Utusan PBB terkait Myanmar desak pimpinan junta mundur
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Jakarta - Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait Myanmar, Christine Schraner Burgener, mendesak pimpinan junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, untuk mengundurkan diri dan memberikan kekuasaan kepada pemerintahan sipil, sesuai dengan keinginan masyarakat. “Saya tidak melihat adanya masa depan yang cerah atau pun stabil untuk Myanmar di bawah kepemimpinan Panglima Tatmadaw(Angkatan Bersenjata Myanmar)," kata Burgener dalam pernyataannya di Dialog Interaktif Komite Ketiga Sidang Umum yang diakses dari Jakarta, Minggu.

"Jika Jenderal Senior Min Aung Hlaing benar-benar peduli terhadap masa depan negaranya, maka dia harus mengundurkan diri dan memberikan kekuasaan Tatmadaw kepada pemerintahan sipil, sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidatonya, Burgener menyoroti meningkatnya tekanan terhadap kelompok-kelompok rentan di Myanmar sejak kudeta militer yang terjadi pada 1 Februari lalu. Hal ini juga disusul dengan situasi yang memburuk dan konflik yang kian menegang di berbagai penjuru negara.

Dia mengatakan, bahwa penderitaan yang dirasakan oleh komunitas-komunitas rentan, terutama kelompok etnis Rohingya dan kelompok agama minoritas, telah meningkat. Selain itu, dukungan untuk hak asasi manusia, kondisi kemanusiaan dan sosio-ekonomi juga kian menurun bersamaan dengan kapasitas negara untuk menghadapi ancaman Covid-19.

Arah perkembangan situasi saat ini, lanjutnya, menuju ke skenario di mana Myanmar berhadapan dengan konflik yang berkepanjangan, diikuti dengan keruntuhan ekonomi, orang-orang yang terpaksa mengungsi dalam jumlah yang lebih besar, dan situasi HAM yang semakin memburuk. Semua itu akan membawa konsekuensi buruk bagi masyarakat Myanmar, serta negara-negara tetangga dan kawasan secara keseluruhan. “Myanmar bergerak cepat menuju jurang yang dalam, dan pengorbanan apa pun yang perlu dilakukan untuk mengubah arah akan menjadi biaya yang kecil dibandingkan dengan tantangan-tantangan besar yang akan kita hadapi beberapa tahun ke depan,” katanya.

Dia pun menggarisbawahi sikap pihak militer Myanmar yang tidak responsif terhadap seruan untuk mencegah peningkatan kekerasan atau untuk mengambil langkah de-eskalasi. Termasuk dengan membebaskan anggota-anggota pemerintahan sipil Myanmar, termasuk Presiden Win Myint dan Konselor Negara Aung San Suu Kyi. "Selain itu, dia juga menyebut kurangnya kemajuan dari konsensus lima poin ASEAN sebagai sesuatu yang “problematis”.

Terkait peran komunitas internasional, dia menyerukan, pentingnya tujuan untuk mencapai solusi politik dan kompromi untuk menjadi dasar dari kegiatan-kegiatan dialog yang berlangsung. “Selama tak ada tanda-tanda keseriusan dari Tatmadaw menuju resolusi damai, saya mendesak semua negara anggota (PBB) dan organisasi regional yang hadir di sini untuk berhati-hati dan menahan diri dari langkah-langkah yang dapat memberikan legitimasi terhadap upaya untuk mendapatkan akses tanpa tujuan yang jelas,” paparnya. (ari/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Pelatih Timnas Asal Brasil Putar Arah, Kini Kembangkan Talenta Sepak Bola Putri Indonesia

Eks Pelatih Timnas Asal Brasil Putar Arah, Kini Kembangkan Talenta Sepak Bola Putri Indonesia

Eks pelatih Timnas Indonesia asal Brasil Jacksen Tiago kini fokus mengembangkan talenta sepak bola putri lewat program usia dini di berbagai kota.
Heboh Wanita 20 Tahun Coba Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Kondisinya Sekarang

Heboh Wanita 20 Tahun Coba Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Kondisinya Sekarang

Polisi ungkap kondisi terkini seorang wanita berinisial J (20) yang diduga akan melakukan aksi bunuh diri di depan Istana Merdeka, Minggu (22/3/2026) lalu.
Sherly Tjoanda Laos Kembali Disorot, Harta Nyaris Rp1 Triliun hingga Dugaan Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Sherly Tjoanda Laos Kembali Disorot, Harta Nyaris Rp1 Triliun hingga Dugaan Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Sherly Tjoanda Laos kembali disorot, dari kekayaan Rp972 miliar hingga dugaan tambang ilegal dengan denda Rp500 miliar.
Anggota Polisi Bernama Brigadir Fajar Meninggal Dunia saat Jalankan Tugas di Arus Mudik, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Beri Pesan Menyentuh

Anggota Polisi Bernama Brigadir Fajar Meninggal Dunia saat Jalankan Tugas di Arus Mudik, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Beri Pesan Menyentuh

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan kabar duka cita atas meninggalnya anggota kepolisian.
Derby Persita di Level Internasional Gagal Terjadi Akibat Konflik Timur Tengah

Derby Persita di Level Internasional Gagal Terjadi Akibat Konflik Timur Tengah

Adalah dua punggawa Persita, pemain Kirgistan, Tamirlan Kozubaev yang akan melawan pemain Guinea Khatulistiwa, Pablo Ganet yang gagal berpartisipasi dalam laga uji coba yang berlangsung di Antalya, Turki, pada Rabu (25/3/2026). 
Putri KW Naik Level di Eropa, Dua Faktor Ini Jadi Evaluasi PBSI Usai Belum Bawa Gelar Juara

Putri KW Naik Level di Eropa, Dua Faktor Ini Jadi Evaluasi PBSI Usai Belum Bawa Gelar Juara

Putri KW jadi salah satu pebulutangkis tunggal putri tumpuan Indonesia untuk meraih gelar juara.

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Ivan Kolev memprediksi debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akan beri lebih banyak kesempatan kepada pemain lokal untuk bersinar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT