GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita WNI yang Dievakuasi dari Sudan: Mindik-mindik Tiarap Hindari Desingan Peluru

Perang saudara yang terjadi di Sudan memaksa sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) harus kembali ke tanah air. 
Jumat, 28 April 2023 - 21:25 WIB
Kurnia Nur Khadijah
Sumber :
  • Tim tvOne/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Perang saudara yang terjadi di Sudan memaksa sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) harus kembali ke tanah air. 

Beruntung ratusan WNI dapat terevkauasi dari wilayah konflik bersenjata yang terjadi di sebagian kota besar di Sudan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas kisah menyeramkan untuk dapat terselamatkan dari perang saudara yang terjadi dikisahkan oleh seorang WNI bernama Kurnia Nur Khadijah. 

Kurnia merupakan seorang mahasiswi yang tengah menempuh pendidikan Strata 1 Studi Islam di University of Africa, Sudan. 

"3 tahun (Tinggal di Sudan). (Jurusan) Studi Islam, S1 Semester 7 sudah mau skripsi," kata Kurnia kepada awak media di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (24/8/2023).

Saat tiba di tanah air senyum lebar dari wajahnya terlontar seakan dirinya dapat bernapas lega tanpa suasana perang yang mencekam.

Wanita muda tersebut mengisahkan saat proses evakuasi dilakukan bersama sejumlah WNI yang ada di Sudan. 

Tempat singgah ya yang tak jauh daerah konflik bersenjata itu membuatnya harus setiap hari melihat rentetan peluru senjata api yang ditembakkan pada perang saudara tersebut. 

Bahkan tak jarang, ledakan bom menyasar ke kediaman yang berisikan warga sipil dan sejumlah WNI yang tengah mencoba melarikan diri dari situasi perang saudara tersebut. 

"Saya kampus yang mayoritas warga Indonesia di sana. Internasiona Univesity of Africa itu, ternyata memang dekat dengan markas mereka. Jadi dentuman senjata tiap hari depan kanan belakang, kedengar semua," kata Kurnia. 

"Kalau misalnya rumah sudah terdengar dentuman bom, kita dievakuasi ke tempat WNI yang memang rumahnya jauh dari dentumannya," sambungnya. 

Dalam proses evakuasi tersebut dirinya bersama sejumlah WNI lain harus kerap berpindah tempat agar tak menjadi korban jiwa pada konflik bersenjata tersebut. 

Bahkan saat berpindah lokasi evakuasi, ia bersama para WNI lainnya terpaksa berjalan tiarap laiknya militer yang tengah terjun di medan perang. 

"Mindik-mindik tiarap. Jalan diam-diam. Jadi memang beberapa jam kaya habis subuh, sudah agak hening. Kita liat sikon saja, bisa evakuasi, kita bisa pindah rumah ya kita pindah," katanya. 

Kendati mencoba menyelamatkan diri secara diam-diam, dirinya sempat tertangkap basah oleh militer yang tengah bersiaga. 

Sontak dirinya bersama WNI lain tak dapat berbuat saat senjata api milik militer setempat tepat berada di kepalanya. 

Beruntung, proses itu dilaluinya usai pihak militer serempat tak mendapati adanya bukti dari para WNI yang merupakan kelompok dari lawannya. 

"Sempat ketemu militernya, itu di todong segala macam. Tapi cuma nanya paspor ‘bener enggak kamu WNA?’ Terus ngeliat HP, Hp-nya di cek? ‘Bener engga foto kita-kita apa engga?’ Kaya gitu-gitu sih," ungkapnya. 

Meski telah melalui situasi menegangkan dari perang saudara yang terjadi, dirinya tetap memiliki niat untuk kembali ke Negara Sudan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dikarenakan niatnya untuk menuntaskan jenjang pendidikan yang tengah ditempuhnya di Universitas of Afrika, Sudan. 

"Kalau saya pribadi sayang, karena tinggal satu semester. Kalau sudah kondusif dan memungkin balik. Kita balik," ungkapnya. (raa/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral