News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rencana Pembuangan Air Radioaktif Pembangkit Fukushima ke Laut, PM Jepang Akan Temui Kepala Federasi Perikanan Nasional

Rencana Pembuangan Air Radioaktif Fukushima ke Laut, PM Jepang Akan Temui Kepala Federasi Perikanan Nasional. Seeblumnya, Kepala Federasi mempertahankan penolakannya.
Minggu, 16 Juli 2023 - 17:01 WIB
Rencana Pembuangan air radioaktif olahan dari pembangkit listrik Fukushima ke laut, PM Jepang akan temui federasi perikanan
Sumber :
  • Antara

Tokyo, tvOnenews.com- Perdana Menteri Fumio Kishida akan bertemu dengan kepala federasi perikanan nasional Jepang, kemungkinan pada akhir Juli, bertujuan mengajukan rencana pemerintah melepaskan air radioaktif olahan dari pembangkit listrik Fukushima, demikian menurut sumber pemerintah pada Sabtu.

Pertemuan itu akan menjadi serangkaian langkah oleh pemerintah untuk menentukan kapan mulai membuang air itu ke Samudra Pasifik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, pemerintah mengatakan akan melakukan hal itu "sekitar musim panas" ketika kekhawatiran muncul diantara para nelayan tentang potensi dampak buruk pembuangan terhadap bisnis mereka.

Masanobu Sakamoto, kepala federasi nasional koperasi perikanan yang dikenal dengan JF Zengyoren, telah mempertahankan penolakan kelompoknya terhadap pembuangan air, dianggap sebagai langkah penting dalam upaya pembersihan di pabrik Fukushima Daiichi, yang dilanda gempa besar dan tsunami pada tahun 2011.

tvonenews

Namun, setelah bertemu dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Yasutoshi Nishimura pada Jumat, Sakamoto mengatakan bahwa ia dapat "mengakui sampai batas tertentu keamanan ilmiah" dari rencana tersebut.

Saat ini Pemerintah Jepang bersiap-siap untuk membuang air (radioaktif) tersebut setelah Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengeluarkan laporan komprehensif pada awal Juli yang menyebutkan rencana itu "sesuai" dengan standar keamanan internasional dan menilai pembuangan itu memiliki "dampak radiologis yang dapat diabaikan pada manusia dan lingkungan."

Kishida tampaknya berkesimpulan bahwa pembicaraan langsung dengan Sakamoto dapat memberi kesempatan untuk mendapatkan beberapa konsesi darinya.

Pemerintah dan operator pembangkit Tokyo Electric Power Company Holdings Inc.membuat janji pada 2015 bagi nelayan Fukushima bahwa mereka tidak akan membuang air olahan tanpa mendapat "pengertian" dari para pemangku kepentingan.

Kishida sepertinya akan memberitahu Sakamoto bahwa pemerintah akan mengambil langkah untuk memastikan rencana tersebut aman, dan mengatasi isu mengenai keamanan produk perikanan nantinya.

Dia juga akan menekankan bahwa pemerintah dan Amerika Serikat juga Korea Selatan tidak menolak rencana tersebut.

Pertemuan itu direncanakan berlangsung sebelum Rabu, ketika Kishida dijadwalkan kembali dari perjalanannya ke Timur Tengah.

Spekulasi berkembang bahwa prosedur pembuangan air dimulai pada Agustus 2023, ketika perdana menteri memiliki jadwal diplomatik yang sibuk dalam beberapa bulan ke depan.

Sejumlah besar air radioaktif telah dihasilkan dalam proses pendinginan bahan bakar reaktor yang meleleh di kompleks nuklir Fukushima Daiichi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Air tersebut diolah di fasilitas pemrosesan untuk mengeluarkan sebagian besar kontaminan, kecuali tritium, dan disimpan dalam tanki yang dipasang di lokasi.

Namun kapasitas tanki mendekati penuh dan ditakuti penumpukan air yang terus menerus dapat menghambat perkembangan penonaktifan reaktor kecuali dibuang ke laut.(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Andai Tak Bisa Pulangkan Megawati Hangestri ke V-League, Red Sparks Bisa Rekrut 'Kembaran' Megatron Ini

Andai Tak Bisa Pulangkan Megawati Hangestri ke V-League, Red Sparks Bisa Rekrut 'Kembaran' Megatron Ini

Jika Red Sparks pada akhirnya gagal datangkan kembali Megawati Hangestri ke V-League musim depan, mereka bisa datangkan 'kembaran' Megatron asal Korea ini.
Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Menteri PU menegaskan tidak ada rencana khusus untuk negosiasi dengan Presiden atau berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait kebijakan efisiensi.
Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buka suara soal Pilpres 2029. ia menilai saat ini Prabowo Subianto masih kuat dan ingin berada di pihak yang menang.
Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Berikut profil dan rekam jejak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan yang menantang dan siap cium lutut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di kawasan Jalan Cirendeu Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) geger adanya temuan jasad seroang pria yang tergeletak di halaman kios pada Sabtu (11/4/2026).
Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Selengkapnya

Viral