Kelompok Kemanusiaan Kesulitan Kirim Bantuan ke Warga Sipil di Israel dan Gaza
- (AP Photo/Hassan Ammar)
Perang juga sangat menghambat pekerjaan lembaga kemanusiaan Mer-C Corps dalam menyediakan kebutuhan seperti makanan dan air bagi masyarakat di Gaza.
Direktur regional Mer-C Corps di Timur Tengah, Arnaud Quemin mengatakan, tim di lapangan sedang mencoba menemukan skenario yang memungkinkan mereka kembali bekerja. Blokade makanan dan pasokan lainnya ke Gaza merupakan kekhawatiran besar.
“Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi saat ini karena sepertinya keadaan akan menjadi lebih buruk – dalam waktu dekat,” kata Quemin.
Penyegelan Gaza, katanya, akan menciptakan “kebutuhan kemanusiaan dengan sangat cepat.”
Salah satu organisasi yang membantu anak-anak Palestina juga mengubah fokusnya. Steve Sosebee, presiden Palestine Children's Relief Fund, sebuah badan amal berbasis di AS yang membantu anak-anak yang membutuhkan untuk melakukan perjalanan ke AS untuk mendapatkan perawatan medis, mengatakan mengingat adanya perang, dana tersebut kini mengalihkan perhatian dari program jangka panjang dan ke kebutuhan yang lebih mendesak. Yakni untuk makanan, obat-obatan, pakaian dan jenis bantuan kemanusiaan dasar lainnya.
Namun seperti yang lainnya, ia mencatat bahwa blokade dan risiko keamanan terhadap stafnya di Gaza membuat upaya tersebut menjadi lebih menantang.
“Tidak ada area keamanan, tidak ada tempat berlindung yang aman,” kata Sosebee. “Oleh karena itu, sangat sulit bagi kami untuk turun ke lapangan memberikan bantuan kemanusiaan ketika tidak ada tempat yang aman dari pemboman dan serangan terus-menerus yang terjadi selama 72 jam terakhir.”
Bantuan Untuk Israel Dimudahkan
Ketika pertempuran semakin intensif, Uni Eropa pada Senin malam menangguhkan bantuan untuk otoritas Palestina. Mereka akan meninjau kembali bantuan yang diberikan setelah serangan Hamas terhadap Israel.
(Warga Israel memeriksa bangunan tempat tinggal yang rusak setelah terkena roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, di Ashkelon, Israel, Senin, 9 Oktober 2023. Sumber: AP Photo/Erik Marmor)
Eropa, Jerman dan Austria juga mengatakan mereka menangguhkan bantuan pembangunan untuk wilayah Palestina.
Sementara itu, beberapa organisasi justru meningkatkan upaya bantuan di Israel, yang mengalami pengungsian akibat kekerasan tersebut.
Load more