News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelompok Kemanusiaan Kesulitan Kirim Bantuan ke Warga Sipil di Israel dan Gaza

Lembaga kemanusiaan yang berupaya memberikan bantuan bagi warga sipil yang terjebak perang antara Israel dan Hamas kesulitan kirim bantuan.
Selasa, 10 Oktober 2023 - 11:47 WIB
Pasukan penjaga perdamaian PBB berpatroli di sisi perbatasan Lebanon-Israel di desa selatan Kfar Kila, di Israel, Lebanon, Senin, 9 Oktober 2023
Sumber :
  • (AP Photo/Hassan Ammar)

New York - Lembaga kemanusiaan yang berupaya memberikan bantuan bagi warga sipil yang terjebak perang antara Israel dan Hamas kesulitan kirim bantuan. Hal ini terjadi karena semakin intensifnya blokade Gaza dan pertempuran yang sedang berlangsung.

Dikutip dari AP, Selasa (10/10/2023), dua hari setelah serangan kelompok Hamas, militer Israel meningkatkan serangan udara di Gaza dan memblokir makanan, bahan bakar, dan pasokan lainnya untuk masuk ke wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meningkatnya eskalasi pertempuran membuat PBB dan lembaga kemanusiaan pemberi bantuan khawatir dengan kondisi 2,3 juta warga sipil di Gaza. Selain di Gaza, kelompok kemanusiaan juga menyebut warga sipil di Israel juga membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Bantuan Sulit Masuk ke Gaza

Lebih dari 2 ton pasokan medis dari Bulan Sabit Merah Mesir telah dikirim ke Gaza dan sedang berupaya membagikannya kepada warga sipil, kata seorang pejabat militer Mesir tanpa menyebut namanya.

(Warga Palestina memeriksa puing-puing keluarga Abu Helal di kamp pengungsi Rafah, Jalur Gaza, Senin, 9 Oktober 2023. Sumber: AP Photo/Hatem Ali)

PBB dan kelompok kemanusiaan memohon agar ada lebih banyak akses untuk membantu warga Palestina yang berada di tengah pertempuran sengit.

Doctors Without Borders, yang masih beroperasi di Gaza, harus bergantung pada pasokan terbatas, karena mereka tidak dapat membawa pasokan lagi, kata Emmanuel Massart, wakil koordinator organisasi tersebut di Brussels.

Lembaga Doctors Without Borders hanya bisa menjalankan program kemanusiaan di wilayah Palestina karena Israel memiliki layanan darurat dan kesehatan yang kuat.

Selain membantu pasien di Gaza, lembaga ini juga menyumbangkan pasokan medis ke klinik dan rumah sakit yang mulai kekurangan obat-obatan dan bahan bakar yang dapat digunakan untuk generator.

Jika Doctors Without Borders tidak dapat mengirimkan pasokan, maka mereka akan kehabisan pasokan yang dapat digunakan untuk mengoperasi pasien. Dia juga mengatakan karena fasilitas yang digunakan organisasi tersebut menggunakan generator karena rendahnya pasokan listrik, penghentian bahan bakar akan menimbulkan “masalah besar.”

“Jika tidak ada bahan bakar lagi, maka tidak ada fasilitas kesehatan lagi karena kami tidak dapat menjalankan fasilitas kesehatan kami tanpa energi,” kata Massart.

Perang juga sangat menghambat pekerjaan lembaga kemanusiaan Mer-C Corps dalam menyediakan kebutuhan seperti makanan dan air bagi masyarakat di Gaza.

Direktur regional Mer-C Corps di Timur Tengah, Arnaud Quemin mengatakan, tim di lapangan sedang mencoba menemukan skenario yang memungkinkan mereka kembali bekerja. Blokade makanan dan pasokan lainnya ke Gaza merupakan kekhawatiran besar.

“Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi saat ini karena sepertinya keadaan akan menjadi lebih buruk – dalam waktu dekat,” kata Quemin. 

Penyegelan Gaza, katanya, akan menciptakan “kebutuhan kemanusiaan dengan sangat cepat.”

Salah satu organisasi yang membantu anak-anak Palestina juga mengubah fokusnya. Steve Sosebee, presiden Palestine Children's Relief Fund, sebuah badan amal berbasis di AS yang membantu anak-anak yang membutuhkan untuk melakukan perjalanan ke AS untuk mendapatkan perawatan medis, mengatakan mengingat adanya perang, dana tersebut kini mengalihkan perhatian dari program jangka panjang dan ke kebutuhan yang lebih mendesak. Yakni untuk makanan, obat-obatan, pakaian dan jenis bantuan kemanusiaan dasar lainnya. 

Namun seperti yang lainnya, ia mencatat bahwa blokade dan risiko keamanan terhadap stafnya di Gaza membuat upaya tersebut menjadi lebih menantang.

“Tidak ada area keamanan, tidak ada tempat berlindung yang aman,” kata Sosebee. “Oleh karena itu, sangat sulit bagi kami untuk turun ke lapangan memberikan bantuan kemanusiaan ketika tidak ada tempat yang aman dari pemboman dan serangan terus-menerus yang terjadi selama 72 jam terakhir.”

Bantuan Untuk Israel Dimudahkan

Ketika pertempuran semakin intensif, Uni Eropa pada Senin malam menangguhkan bantuan untuk otoritas Palestina. Mereka akan meninjau kembali bantuan yang diberikan setelah serangan Hamas terhadap Israel.

(Warga Israel memeriksa bangunan tempat tinggal yang rusak setelah terkena roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, di Ashkelon, Israel, Senin, 9 Oktober 2023. Sumber: AP Photo/Erik Marmor)

Eropa, Jerman dan Austria juga mengatakan mereka menangguhkan bantuan pembangunan untuk wilayah Palestina.

Sementara itu, beberapa organisasi justru meningkatkan upaya bantuan di Israel, yang mengalami pengungsian akibat kekerasan tersebut.

Naomi Adler, CEO Hadassah, Organisasi Wanita Zionis Amerika, mengatakan sebuah pusat trauma di Yerusalem yang dimiliki oleh organisasi tersebut merawat tentara dan warga sipil Israel yang terluka. 

Sekitar 90% pasien di pusat tersebut saat ini adalah tentara, yang biasanya menjadi orang pertama yang dirawat karena cedera traumatis, kata Adler. 

Namun pusat tersebut juga menerima siapa saja yang terluka atau terluka di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komite Distribusi Gabungan Yahudi Amerika, sebuah organisasi kemanusiaan Yahudi, mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka mengaktifkan tim tanggap darurat di Israel, di mana mereka menjalankan program untuk mendukung penyandang disabilitas, orang tua dan anak-anak serta keluarga yang terkena dampak perang. dan konflik sebelumnya. 

Organisasi tersebut mengatakan pihaknya bekerja sama dengan mitra-mitranya, termasuk pemerintah Israel, untuk mengatasi keadaan darurat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
(ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sudah Yakin, Stadion Pakansari Bisa Jadi Kandang 'Angker' Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sudah Yakin, Stadion Pakansari Bisa Jadi Kandang 'Angker' Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Persiapan Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026 mulai memasuki tahap akhir. Media Vietnam soroti keputusan PSSI yang siapkan stadion baru jelang lawan mereka.
DPR Usul Kepala Daerah Dapat Persenan PAD Agar Tak Korupsi: Tidak Masuk Akal Gaji Hanya Rp5-6 Juta

DPR Usul Kepala Daerah Dapat Persenan PAD Agar Tak Korupsi: Tidak Masuk Akal Gaji Hanya Rp5-6 Juta

Politisi Partai NasDem sekaligus Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menyoroti gaji pokok kepala daerah masih terbilang kecil, yaitu sekitar Rp5-6 juta per bulan.
Datang Bersama Wanita tapi Keluar Seorang Diri, Ternyata ini Alasan Taufik Hidayat Kabur setelah Check-in di Hotel

Datang Bersama Wanita tapi Keluar Seorang Diri, Ternyata ini Alasan Taufik Hidayat Kabur setelah Check-in di Hotel

Beberapa waktu lalu viral sebuah video CCTV yang diduga mirip Taufik Hidayat yang kini jadi tersangka Kasus Penyekapan di Bandung bersama seorang wanita.
ESI Sumut Bidik Prestasi di PON 2028, Brigjen TNI Muhammad Nasrulloh Tekankan Penguatan Pembinaan Atlet

ESI Sumut Bidik Prestasi di PON 2028, Brigjen TNI Muhammad Nasrulloh Tekankan Penguatan Pembinaan Atlet

Rakerprov yang berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (2-3/7/2026) di Wisma Benteng, Kota Medan, diikuti seluruh pengurus ESI kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Harian ESI Sumut, Paulus Sinambela.
Taruna Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Meninggal Dunia Jadi Tiga Orang

Taruna Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Meninggal Dunia Jadi Tiga Orang

aruna atau mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati korban insiden ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 meninggal dunia bertambah menjadi tiga orang, Rab
Soal Penunjukkan Komisaris, Ini Masukan DPR RI

Soal Penunjukkan Komisaris, Ini Masukan DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta agar penunjukan komisaris diberbagai perusahaan harus mengedepankan profesionalisme dan kompetensi.

Trending

Dirikan Partai Ketiga di AS Jadi Tekad Tucker Carlson

Dirikan Partai Ketiga di AS Jadi Tekad Tucker Carlson

Mendirikan partai politik ketiga di AS menjadi alternatif di luar Partai Republik maupun Partai Demokrat jadi tekad jurnalis asal Amerika Serikat, Tucker Carlson.
Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub Italia Bujuk Como 1907 untuk Lepas Pemain Timnas Indonesia Demi Bisa Promosi Musim Depan

Klub milik pengusaha Indonesia, Hartono Bersaudara itu akan tampil di Liga Champions di musim depan. Alih-alih mengejar kompetisi elit tersebut bersama Como 1907, Emil Audero justru diburu berbagai klub Italia. 
Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih menggantikan Bojan Hodak yang menolak perpanjangan kontrak. 
Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Belum sempat merasakan debut apalagi diperkenalkan secara resmi, Persib dikaitkan erat dengan nama Osmar Loss Vieira dibandingkan menyegel Igor Tolic sebagai suksesor Bojan Hodak. 
Kolonel TNI Aktif Diduga Kuat Terlibat Mega Korupsi MBG, Kejagung: Pengadaan Motor Listrik

Kolonel TNI Aktif Diduga Kuat Terlibat Mega Korupsi MBG, Kejagung: Pengadaan Motor Listrik

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan mega korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 3 Juli 2026: Scorpio Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 3 Juli 2026: Scorpio Panen Proyek Emas

Ramalan zodiak kerap menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas, termasuk dalam mengelola kondisi keuangan. Siapa saja yang bercuan deras di 3 Juli 2026?
Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Konten kreator GalangCF atau @galang.cf tengah menjadi sorotan hangat bagi para pecinta game online Free Fire di Indonesia.
Selengkapnya

Viral