News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Para Dubes OKI Unjuk Rasa Solidaritas Palestina di Rumania

Duta besar Indonesia dan sejumlah dubes dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Rumania menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedutaan Besar Palestina di Bucharest, Jumat (20/10).
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 08:35 WIB
Duta besar Indonesia dan sejumlah dubes dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)
Sumber :

Jakarta, tvOnenews.com- Duta besar Indonesia dan sejumlah dubes dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Rumania menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedutaan Besar Palestina di Bucharest, Jumat (20/10).

Seperti yang disebutkan dalam pernyataan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bucharest, aksi solidaritas yang diadakan oleh perwakilan anggota OKI di Rumania itu dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai arahan dari pertemuan Menteri Luar Negeri OKI di Jeddah pada 18 Oktober 2023, para kepala perwakilan negara-negara OKI diminta memperjuangkan posisi OKI serta secepatnya menggalang dukungan kemanusiaan dan politik bagi Palestina di negara akreditasi masing-masing.

"Para duta besar negara-negara OKI juga telah mengirimkan Nota Diplomatik (Note Verbale) kepada Kementerian Luar Negeri Rumania terkait Final Communique Menlu OKI," kata Dubes RI untuk Rumania dan Republik Moldova Meidyatama Suryodiningrat.

tvonenews

Para duta besar, kata Meidyatama, berharap Rumania --sebagai anggota Uni Eropa-- akan ikut memberikan perhatian terhadap tragedi kemanusiaan yang sedang terjadi di Palestina.

"Kami juga menggarisbawahi posisi Indonesia yang telah dinyatakan dengan tegas oleh Presiden Joko Widodo dan Menlu Retno Marsudi, bahwa upaya apa pun yang mengarah kepada pengusiran penduduk di Gaza harus ditolak," kata Dubes, menambahkan.

Ia juga menegaskan pendirian Indonesia yang konsisten, tegas dan jelas, bahwa perdamaian tidak akan tercapai tanpa terpenuhinya hak bangsa Palestina.

Untuk itu ujarnya, Indonesia mendesak proses perdamaian dilanjurkan guna mencapai solusi dua-negara sebagai satu-satunya jalan.

Selain Dubes RI untuk Rumania dan Republik Moldova, duta besar lain yang hadir dalam aksi solidaritas itu adalah dubes dari Arab Saudi, Aljazair, Iran, Yordania, Kuwait, Lebanon, Malaysia, Mesir, Maroko, Palestina, Suriah, Tunisia, Turki dan Qatar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksi tersebut, para duta besar mengeluarkan pernyataan yang menyeru Israel untuk berhenti melakukan penyerangan terhadap penduduk Gaza.

"Kami mendorong Pemerintah Rumania, serta negara-negara lainnya untuk memberikan bantuan kemanusiaan, medis, akses kepada air dan listrik, dan membantu membuka jalur untuk masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza," menurut pernyataan tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Belum terungkap sosok yang ditangkap kali ini.
Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Dua warga negara (WN) Cina berinisial WM dan LJ diamankan oleh petugas Bandara Internasional Juanda bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya setelah diduga melakukan pencurian di dalam pesawat pada penerbangan Citilink rute Jakarta–Surabaya. Keduanya kini terancam dideportasi.
Jurnalis Arab Bongkar Kelakuan Minus Karim Benzema di Balik Transfernya ke Al Hilal yang Ikut Bikin Ronaldo Murka

Jurnalis Arab Bongkar Kelakuan Minus Karim Benzema di Balik Transfernya ke Al Hilal yang Ikut Bikin Ronaldo Murka

Efek kepindahan Karim Benzema ke Al Hilal menimbulkan efek domino, salah satunya membuat Ronaldo murka. Jurnalis Arab pun membongkar kelakuan Benzema di balik transfer kontroversialnya itu.
Mulai Hari Ini, Girik hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku, Wajib Dikonversi ke SHM

Mulai Hari Ini, Girik hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku, Wajib Dikonversi ke SHM

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menekankan pentingnya tertib administrasi pertanahan guna mencegah konflik dan praktik mafia tanah.
5 Fakta Dibalik Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Dibocorkan Rizky Ridho hingga Punya Darah Bandung

5 Fakta Dibalik Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Dibocorkan Rizky Ridho hingga Punya Darah Bandung

Mulai dari informasi terselubung Rizky Ridho sampai punya garis keturunan Bandung mengiringi fakta-fakta dibalik transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta.
Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi dan Hilirisasi Mineral Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Hijau Ekonomi Indonesia

Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi dan Hilirisasi Mineral Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Hijau Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin Anindya Bakrie menilai, transisi hijau justru membuka peluang investasi, industrialisasi, hingga penciptaan lapangan kerja dalam skala besar.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT