Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Keluarkan Fatwa: Membiarkan Gaza dan Palestina Dihancurkan adalah Pengkhianatan terhadap Alloh dan Rasulnya
- media sosial X/Quds News Network
Uni Emirat Arab sendiri mengutuk serangan ke Kamp Pengungsi Jabalia itu.
"Uni Emirat Arab mengutuk dahsyatnya bombardemen yang dilakukan Israel di kamp Jabalia di Jalur Gaza, dan menandaskan bahwa terus berlanjutnya bombardemen yang tidak masuk akal ini bakal mengantarkan kawasan ini ke dalam situasi yang sulit diperbaiki," kata Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab.
Kutukan serupa disampaikan Qatar yang meminta perlu segera adanya gencatan senjata segera demi mencegah pertumpahan darah.
"Qatar mengutuk keras pemboman pasukan pendudukan Israel di kamp Jabalia di Gaza," kata Kementerian Luar Negeri Qatar.
Qatar melukiskan serangan Israel itu sebagai pembantaian terkini yang dilakukan Israel terhadap rakyat tidak berdaya Palestina dan menyerukan komunitas internasional agar segera menghentikan pembunuhan dan penghancuran.
Mesir yang sudah lebih dulu membina hubungan diplomatik ketimbang Uni Emirat Arab tak ketinggalan mengutuk tindakan Israel di kamp pengungsi itu.
"Mesir mengecam keras aksi tidak manusiawi Israel yang menyerang seluruh wilayah pemukiman di kamp Jabalia di Gaza utara sehingga ratusan orang tewas dan terluka," kata Kementerian Luar Negeri Mesir.
Mesir menilai tindakan Israel itu terang-terangan melanggar hukum internasional dan bakal memperburuk situasi.
(Truk pengangkut bantuan kemanusiaan memasuki Gaza dari titik penyeberangan pada perbatasan Gaza-Mesir di Rafah, Mesir, Sabtu (21/10/2023). Sumber: ANTARA/Xinhua)
Setali tiga uang dengan Mesir, Yordania yang menormalisasi hubungan dengan Israel setelah Mesir, juga mengecam keras serangan Israel di kamp Jabalia itu.
"Kami menyerukan komunitas internasional untuk memikul tanggung jawabnya dengan mencegah Israel berbuat lebih jahat lagi terhadap warga sipil dan menghentikan perang tidak masuk akalnya di Jalur Gaza," kata Kementerian Luar Negeri Mesir.
Kutukan serupa dilontarkan oleh sekutu Iran, Yaman, yang menyebut serangan Israel di kamp Jabalia itu memperpanjang daftar pelanggaran yang dibuat Israel terhadap rakyat Palestina."
Sementara itu, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam “dengan tegas berlanjutnya pembantaian dan kejahatan perang yang dilakukan Israel, dengan yang terkini pembantaian kamp Jabalia.
OKI mendesak komunitas internasional segera melakukan intervensi guna menghentikan Israel.
Load more