News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penembakan di SMA Oxford Michigan, Orang Tua Tersangka Merasa Tak Bersalah

Orang tua seorang remaja pria yang dituduh menewaskan empat rekan sekolahnya dengan pistol hadiah Natal di Michigan, Amerika Serikat, menyatakan tidak bersalah atas empat dakwaan pembunuhan tak disengaja.
Minggu, 5 Desember 2021 - 23:26 WIB
Ribuan Warga dari Komunitas Oxford, Michigan Memperingati Penembakan di SMA Oxford, Jumat (3/12/2021)
Sumber :
  • Antara

Oakland County, Michigan - Orang tua seorang remaja pria yang dituduh menewaskan empat rekan sekolahnya dengan pistol hadiah Natal di Michigan, Amerika Serikat, menyatakan tidak bersalah atas empat dakwaan pembunuhan tak disengaja.

Orang tua tersebut, James dan Jennifer Crumbley, oleh pengadilan dikenai syarat uang jaminan masing-masing 500.000 dolar AS (sekitar Rp7,2 miliar) untuk pembebasan sementara sambil menunggu disidangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syarat uang penjaminan tersebut diputuskan setelah pihak berwenang menangkap mereka pada Sabtu (4/12/2021).

Jaksa Oakland County Karen McDonald mengatakan dalam persidangan bahwa pasangan tersebut sempat menarik dana sejumlah 4.000 dolar AS (Rp57,7 juta) dari ATM pada saat otoritas memburu mereka.

McDonald juga mengatakan bahwa James dan Jennifer dikhawatirkan akan kabur sebelum disidangkan.

"Kita tidak bisa meyakini bahwa orang-orang ini akan hadir di pengadilan secara sukarela," kata jaksa tersebut.

Pihak berwenang mulai memburu pasangan tersebut setelah kejaksaan Oakland County mengatakan pada Jumat (3/12/2021) bahwa mereka akan didakwa dengan pembunuhan dalam kaitannya dengan penembakan massal di sekolah anak mereka.

Kejaksaan mengatakan James dan Jennifer Crumbley membeli pistol sebagai hadiah Natal untuk putra mereka itu dan mengabaikan berbagai tanda mencurigakan, termasuk pada hari penembakan terjadi.

Hakim Julie Nicholson, Sabtu, juga mengatakan ia khawatir pasangan itu akan melarikan diri setelah mereka tidak hadir pada Jumat untuk mendengarkan pendakwaan.

Dua pengacara pasangan tersebut mengatakan James dan Jennifer tidak pernah berniat menghindar dari pihak berwenang.

Kepala Kepolisian Detroit James White mengatakan kepada para wartawan pada Sabtu pagi bahwa pasangan itu ditangkap ketika bersembunyi di sebuah gedung tempat perdagangan di kawasan timur di Detroit.

Semetara itu, putra pasangan tersebut, Ethan Crumbley (15 tahun), ditahan tanpa jaminan dan telah didakwa sebagai orang dewasa atas tuduhan melakukan penembakan maut pada Selasa (30/11/2021) di Sekolah Menengah Atas Oxford, sekitar 60 kilometer sebelah utara Detroit.

Kejadian itu merupakan penembakan di sekolah yang paling banyak menjatuhkan korban jiwa selama 2021 di AS.

Orang tua Ethan sebenarnya diharapkan hadir pada Jumat sore untuk mendengarkan dakwaan namun mereka tidak menjawab panggilan-panggilan telepon dari para pengacara mereka, menurut Wakil Sheriff Oakland County Mike McCabe.

Karena itulah, kata McCabe, perburuan dilancarkan terhadap pasangan itu.

Hakim memutuskan bahwa persidangan awal akan dilangsungkan pada 14 Desember dan 22 Desember.


Membeli Pistol

Empat hari sebelum penembakan di SMA Oxford terjadi, Ethan menemani ayahnya ke toko senjata dan di sana James Crumbley membeli sebuah pistol 9mm, kata kejaksaan.

Menurut undang-undang yang berlaku di Negara Bagian Michigan, orang-orang yang berusia 18 tahun ke bawah dilarang membeli atau memiliki senjata api, kecuali untuk berburu yang disertai izin dan didampingi orang dewasa.

Di media sosial, Ethan memasang foto-foto pistol tersebut dan menuliskan, "Aku baru dapat barang bagus yang baru" serta menambahkan emoji bentuk hati.

Keesokan harinya, kata Jaksa Oakland County Karen McDonald, ibu remaja tersebut berbagi cerita bahwa ia dan puteranya itu sedang berada di lapangan tembak untuk "menjajal hadiah Natal-nya yang baru."

McDonald juga mengungkapkan sejumlah tanda-tanda mencurigakan, yang ia katakan tidak diindahkan oleh orang tua Ethan.

Pada 21 November, seorang guru mendapati Ethan Crumbley sedang mencari konten soal amunisi di ponselnya. Guru tersebut kemudian memberi tahu para pejabat sekolah, yang kemudian mengirimkan pesan kepada Jennifer. Namun, pesan-pesan itu tidak dibalas.

Sang ibu kemudian mengirimkan pesan kepada Ethan, "Hahaha, aku tidak marah sama kamu. Kamu harus belajar bagaimana caranya supaya tidak ketahuan."

Pagi hari sebelum penembakan terjadi, seorang guru menemukan gambar hasil coretan Ethan Crumbley. Ethan menggambar sebuah pistol, sebuah peluru, dan seorang sosok yang berlumuran darah. Di sebelah gambar-gambar tersebut, ada tulisan "Darah di mana-mana," "Hidupku tak berguna," dan "Pikiran itu tidak hilang-hilang - tolong aku."

Ethan mengatakan kepada guru pembimbing bahwa gambar-gambar itu berasal dari sebuah gim video, dan bahwa dia ingin menjadikan perancang gim video sebagai karirnya, menurut surat yang ditulis Penilik Sekolah Komunitas Oxford Tim Throne.

"Saat itu, para pembimbing tidak menyangka bahwa siswa tersebut bisa membahayakan karena melihat tingkah laku, sikapnya yang tampak tenang," kata Throne.

Insiden maut di sekolah di Michigan itu merupakan kasus terbaru penembakan di Amerika Serikat.

Di negara itu, sikap para pejabat terpilih terpecah soal bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman bagi anak-anak ketika serangan semakin sering terjadi dalam beberapa puluh tahun terakhir ini.(ant)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.
17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus dirasakan warga bukan hanya saat terjadi persoalan tetapi juga dalam memberikan rasa aman sehari-hari.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral