News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Baik, Israel Ketar-ketir Bakal Diamuk Iran, Tentara Langsung Dilarang Cuti Bikin AS dan Prancis Makin Repot

Israel siap dapat serangan balasan, karena Iran menduga pembunuhan para jenderal Iran dibunuh Tetara Israel di Damaskus, Suriah, Senin (1/4/2024) malam kemarin.
Jumat, 5 April 2024 - 02:10 WIB
Puing-puing kehancuran gedung bersejarah di Damaskus, Suriah akibat serangan rudal dari Israel sedang dibersihkan
Sumber :
  • (ANTARA/Xinhua/Ammar Safarjalani/aa)

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan yang terjadi antara Israel dan Iran. Membuat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) gagal menikmati masa cuti mereka.

Israel tengah bersiap-siap untuk mendapatkan serangan balasan, karena Iran telah menduga pembunuhan para jenderal Iran dibunuh Tetara Israel yang berada di Damaskus, Suriah, Senin (1/4/2024) malam kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini membuat beberapa negara sekutu Israel, seperti Amerika Serikat (AS) dan Prancis juga ikut panik. Akibat adanya dugaan Iran akan melakukan penyerangan balik.

Diinformasikan melalui Reuters, Kamis (4/4/2024) bahwa Militer Israel sudah bersiaga apabila Iran melakukan serangan balasan.

Hal ini diisyaratkan langsung dari Militer Israel saat merespons jawaban dari Iran yang ingin membalasnya lantaran para jenderal mereka telah dibunuh.

Terlebih lagi berbagai skenario sudah disiapkan dan siap menerima kekuatan yang berasal dari Iran. Apabila Israel diserang secara tiba-tiba.

"Negara Israel siap untuk setiap skenario, kami akan merespons dengan kekuatan untuk setiap upaya untuk menyerang kami," respons bicara pemerintah Israel Raquela Karamson.

Diprediksikan bahwa Iran melakukan serangan balasan melalui jalur udara di Israel pada Senin depan dari dugaan yang berasal dari kompleks kedutaan besar Iran, di Damaskus, Suriah.

Di sisi lain, layanan GPS yang berada di Kota Tel Aviv mendadak buruk. Tujuannya untuk menghindari peluru yang datang menggunakan dari basis sinyal.

Dalam hal ini membuat AS memberikan respons bahwa Israel sedang dalam ancaman serius yang berasal dari Iran.

Kemudian, Prancis sedang berusaha melakukan cara hubungan diplomasi untuk menahan serangan balasan agar Iran tidak menyerang Israel.

Sebagai upaya yang dilakukan Israel menargetkan Prancis sebagai penghubung untuk menahan eskalasi dari Iran.

Karena semakin tegang, Israel juga menyiapkan tempat pengungsian, baik bawah tanah untuk para warganya untuk menghindari serangan rudal dari Iran melalui udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan yang terjadi lantaran seorang komandan Garda Revolusi Iran tewas. Membuat Panglima Tertinggi Iran Ali Khamenei ingin Israel menyesal atas dugaan perbuatan serangan yang dilakukannya.

"Rezim jahat Zionis akan dihukum di tangan orang-orang pemberani kita. Kami akan membuat mereka menyesali kejahatan ini dan kejahatan lainnya," tegas Khamenei dikutip dari Al Jazeera.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.
Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 siswa dan 3 siswi SMP dicabuli dua guru ekstrakurikuler di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kasus ini pun menyedot perhatian publik. Pasalnya kasus
Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq meminta seluruh unsur terkait, hingga ke tingkat lapangan, segera diaktifkan untuk memperkuat penanganan karhutla yang kian meluas.
Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Polda Metro Jaya masih mendalami laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang disebut telah memicu kegaduhan. 

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral