News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

JCS: Korut Kirim 300 Balon Isi Sampah ke Korsel

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan (Korsel) mengatakan pada Rabu (24/7/2024) Korea Utara (Korut) kembali mengirimkan ratusan balon berisi sampah.
Rabu, 24 Juli 2024 - 22:54 WIB
ILUSTRASI - Korut
Sumber :
  • Pixabay

Seoul, tvOnenews.com - Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan (Korsel) mengatakan pada Rabu (24/7/2024) Korea Utara (Korut) kembali mengirimkan ratusan balon berisi sampah.

Beberapa di antaranya mendarat di kompleks kantor kepresidenan di Seoul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengiriman yang kedua kalinya pada pekan ini terjadi saat militer Korsel fokus menyiarkan siaran anti-Pyongyang melalui pengeras suara di perbatasan untuk hari keempat guna menanggapi peluncuran balon udara yang terus berlanjut dari Korut.

Pada hari yang sama tersebut, Dinas Keamanan Presiden menemukan sampah-sampah yang berjatuhan di halaman kompleks di pusat Seoul saat Korut mengirim lebih banyak balon yang membawa potongan kertas bekas dan sampah lainnya.

Analisis terhadap benda-benda yang jatuh itu menunjukkan bahwa benda-benda itu tidak berbahaya.

Akan tetapi, militer menahan diri untuk tidak menembak jatuh balon-balon itu karena khawatir isinya bisa menyebar lebih jauh dan menyebabkan kerusakan lebih parah.

tvonenews

JCS mengatakan pihaknya telah mendeteksi sekitar 300 balon hingga sore hari dan jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah karena balon-balon lain masih melayang di udara.

JCS menyebut sekitar 250 balon telah jatuh. Sebagian besar di Seoul dan wilayah utara Provinsi Gyeonggi.

Korut telah meluncurkan lebih dari 3.000 balon berisi sampah sejak akhir Mei termasuk sekitar 500 balon serupa dalam upaya balasan terhadap penyebaran selebaran anti-Pyongyang yang dikirim oleh sejumlah pembelot dan aktivis Korut di Korsel.

Sebagai balasan, Korsel melanjutkan siaran propaganda skala penuh melalui pengeras suara di wilayah perbatasannya dengan Korut.

Militer telah melakukan siaran dengan pengeras suara setiap hari di semua garis depan di perbatasan antar-Korea yang panjangnya sekitar 250 kilometer.

Militer Korsel sempat menyiarkan siaran tersebut pada 9 Juni untuk pertama kalinya dalam enam bulan sebelum mematikannya untuk mencegah situasi menjadi tak terkendali.

Siaran harian dengan pengeras suara sebagian telah dimulai kembali pekan lalu untuk merespons pengiriman balon oleh Pyongyang.

Korut juga mulai menyiarkan suara berderak melalui pengeras suara di perbatasannya.

Militer Korsel menduga kebisingan tersebut mungkin dimaksudkan agar warga Korut di wilayah perbatasan tidak mendengar siaran dari Korsel seraya menambahkan bahwa dampak kebisingan itu tampaknya terbatas.

Korut disebut berang terhadap kampanye pengeras suara dan selebaran anti-Pyongyang yang dikirimkan para aktivis Korsel karena khawatir masuknya informasi dari luar bisa menimbulkan ancaman bagi rezim Kim Jong Un.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pekan lalu, Kim Yo Jong memperingatkan tentang konsekuensi yang mengerikan dan menyakitkan atas penyebaran selebaran yang terus berlanjut.

Pada 2014, kedua negara Korea terlibat baku tembak dengan senjata mesin di sepanjang perbatasan setelah Korut tampaknya mencoba menembak jatuh balon yang membawa selebaran propaganda yang mengkritik Korut. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Arus Urbanisasi Jakarta Pascalebaran 2026: 1.776 Pendatang Baru Tiba, Didominasi Pria Usia Kerja

Arus Urbanisasi Jakarta Pascalebaran 2026: 1.776 Pendatang Baru Tiba, Didominasi Pria Usia Kerja

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.776 orang pendatang baru telah memasuki Jakarta per 1 April 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 April 2026 untuk Libra hingga Pisces. Simak peluang finansial, tantangan, dan strategi bijak agar keuangan tetap stabil.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menekankan bahwa kebudayaan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata dalam pembangunan daerah. 
Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 April 2026 untuk Aries hingga Virgo. Simak peluang pemasukan, potensi pengeluaran, dan tips agar finansial tetap stabil.

Trending

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Selengkapnya

Viral