News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasokan Gas dari Iran Terganggu, Perusahaan Turki Hentikan Produksi

Beberapa perusahaan manufaktur Turki untuk sementara menghentikan produksi setelah Iran pekan lalu menghentikan aliran gas hingga 10 hari karena suatu masalah teknis.
Selasa, 25 Januari 2022 - 18:23 WIB
Pasokan Gas dari Iran Terganggu, Perusahaan Turki Hentikan Produksi
Sumber :
  • antara

Istanbul, Turki - Beberapa perusahaan manufaktur Turki untuk sementara menghentikan produksi setelah Iran pekan lalu menghentikan aliran gas hingga 10 hari karena suatu masalah teknis. Sejumlah perusahaan Turki yang terkena dampak di antaranya adalah pembuat suku cadang mobil Ege Endustri, produsen kardus Kartonsan dan pembuat suku cadang pertahanan dan otomotif Katmerciler.

Turki hampir sepenuhnya bergantung pada gas impor dari Rusia, Azerbaijan dan Iran. Iran menghentikan aliran gas ke Turki pada Kamis lalu (20/1) dengan mengatakan ada kesalahan teknis di stasiun penambah tekanannya di Turki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ege Endustri pada Senin (24/1) mengatakan akan menghentikan produksi di pabriknya hingga akhir pekan karena pemadaman listrik, dan Kartonsan mengatakan akan menghentikan produksi sampai pemberitahuan lebih lanjut karena pasokan gas yang terbatas.

Katmerciler pada Minggu (23/1) mengatakan akan menghentikan sementara produksinya selama pemadaman listrik, dan perusahaan tersebut berharap pemadaman listrik terencana itu tidak akan berdampak pada bisnis. Namun, Katmerciler tidak menjelaskan lebih lanjut. Iran mengatakan ekspor gasnya ke Turki telah dilanjutkan pada Jumat (21/1) tetapi seorang pejabat Turki mengatakan pasokan gas yang diberikan itu lebih rendah dari volume yang dibutuhkan.

Turki sebelumnya membantah masalah itu disebabkan oleh kesalahan pada stasiun tekanan gas di negara itu. Pihak berwenang Turki telah mengumumkan rencana penghentian pasokan listrik dan gas alam untuk konsumen besar di zona industri dan sejumlah pembangkit listrik karena terbatasnya pasokan gas dari Iran.

Menteri Perindustrian Turki Mustafa Varank mengatakan bahwa sektor manufaktur harus mampu menghadapi penurunan produksi akibat pemadaman listrik.

"Sektor industri cukup kuat untuk mengatasi periode ini yang akan berlangsung selama beberapa hari," kata Varank saat berpidato pada pembukaan pameran furnitur di Istanbul, Senin (24/1).

Para produsen makanan di Turki mengatakan pemadaman listrik 72 jam di zona industri akan membahayakan keamanan pangan dan menimbulkan ancaman bagi barang-barang di unit penyimpanan.

"Unit penyimpanan dingin membutuhkan listrik. Keterbatasan energi menimbulkan risiko serius terhadap keamanan pangan," kata Serikat Manufaktur dan Produsen Produk Organik Turki, yang meminta pengecualian dari pemadaman gas dan listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran memasok 16 persen dari kebutuhan gas alam Turki dalam 10 bulan pertama pada 2021, menurut data resmi terbaru. Harga energi telah meningkat tajam di Turki yang didorong oleh kenaikan harga energi global dan penurunan 44 persen nilai mata uang lira terhadap dolar AS pada 2021.

Pada Januari 2022, tarif listrik di Turki dinaikkan sebanyak 125 persen untuk pengguna komersial dengan permintaan tinggi, dan dinaikkan sekitar 50 persen untuk rumah tangga dengan permintaan rendah.(chm/ant)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral