News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rusia - Ukraina Tambah Panas, Amerika Siagakan 8.500 Tentaranya

Pentagon kerahkan 8.500 tentara dalam status siaga tinggi untuk kemungkinan penempatan di Eropa sebagai bagian dari “Pasukan Respons” NATO, di tengah meningkatnya kekhawatiran ancaman invasi Rusia di Ukraina.
Selasa, 25 Januari 2022 - 21:11 WIB
Rusia - Ukraina Tambah Panas, Amerika Siagakan 8.500 Tentaranya
Sumber :
  • Associated Press

Jakarta - Pentagon kerahkan 8.500 tentara dalam status siaga tinggi untuk kemungkinan penempatan di Eropa sebagai bagian dari “Pasukan Respons” NATO, di tengah meningkatnya kekhawatiran ancaman invasi Rusia di Ukraina. Langkah tersebut mensinyalir tipisnya harapan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin akan mundur dari apa yang dikatakan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden sebagai ancaman untuk menyerang Ukraina.

Taruhannya adalah kredibilitas aliansi NATO sebagai pusat strategi pertahanan AS, yang dipandang Putin sebagai peninggalan Perang Dingin dan ancaman bagi keamanan Rusia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Biden telah berkonsultasi dengan para pemimpin Eropa, menggarisbawahi solidaritas AS dengan sekutu di wilayah itu. Biden mengadakan panggilan video selama 80 menit membahas pembangunan militer Rusia dan tanggapan potensi terhadap invasi.

"Saya mengadakan pertemuan yang sangat, sangat, sangat bagus -- kebulatan suara total dengan semua pemimpin Eropa. Kami akan membicarakannya nanti," kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih.

Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan sekitar 8.500 tentara yang berbasis di AS sedang disiagakan untuk ditempatkan ke wilayah NATO di Eropa Timur, sebagai bagian dari kekuatan aliansi untuk mencegah agresi Rusia yang lebih luas.

Meski belum ada keputusan terkait pengerahan tersebut, Kirby mengatakan hal itu akan terjadi hanya jika aliansi NATO memutuskan untuk mengaktifkan Pasukan Respon atau jika situasi lain berkembang, sehubungan dengan ketegangan atas pembangunan militer Rusia di sepanjang perbatasan Ukraina.

Jika sudah diputuskan, AS akan menyumbangkan sejumlah unit militer. Sementara, Belanda berencana mengirimkan dua pesawat tempur F-35 ke Bulgaria pada bulan April dan menempatkan sebuah kapal dan unit berbasis darat dalam keadaan siaga untuk Pasukan Respons NATO.

Langkah Pentagon ini dilakukan bersamaan dengan tindakan oleh pemerintahan anggota NATO lainnya di negara-negara Eropa Timur. Denmark mengirimkan fregat dan pesawat tempur F-16 ke Lituania, Spanyol mengirim empat jet tempur ke Bulgaria dan tiga kapal ke Laut Hitam untuk bergabung dengan pasukan angkatan laut NATO, Prancis siap mengirim pasukan ke Rumania.

Sebelumnya, AS telah memerintahkan anggota keluarga yang memenuhi syarat dan staf kedutaan besarnya di Ukraina untuk meninggalkan negara itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko, mengatakan keputusan AS itu sebagai "langkah prematur" dan "kewaspadaan yang berlebihan." Nikolenko mengatakan Rusia telah menabur kepanikan di antara warga Ukraina dan orang asing untuk mengacaukan Ukraina. Langkah yang sama juga dilakukan Inggris yang menarik diplomat beserta keluarga mereka dari Ukraina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov di Moskow mengatakan bahwa NATO dan AS lah yang berada di balik meningkatnya ketegangan di Ukraina, bukan Rusia. Rusia membantah sedang merencanakan invasi dan mengatakan tuduhan Barat tersebut hanyalah kedok untuk provokasi yang direncanakan NATO sendiri.

Namun, Rusia telah menciptakan krisis dengan mengumpulkan sekitar 100.000 tentara di sepanjang perbatasan Ukraina dan menuntut NATO untuk berjanji tidak akan mengizinkan Ukraina untuk bergabung dalam aliansi dan tindakan lain, seperti menempatkan pasukan aliansi di negara-negara bekas blok Soviet.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi
Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Pihak kepolisian juga bakal menyisir permukiman-permukiman lainnya yang masuk target operasi peredaran penyalahgunaan narkoba selain eks lokalisasi prostitusi Saritem.

Trending

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral