News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Sehari Alami Kecelakaan, Pesawat Jeju Air Kembali Alami Masalah saat Lepas Landas di Bandara Bandara Internasional Gimpo

Usai mengalami kecelakaan, pesawat Jeju Air kembali mengalami permasalahan saat melakukan penerbangan.
Senin, 30 Desember 2024 - 16:34 WIB
Usai Sehari Alami Kecelakaan, Pesawat Jeju Air Kembali Alami Masalah saat Lepas Landas di Bandara Bandara Internasional Gimpo
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Usai mengalami kecelakaan, pesawat Jeju Air kembali mengalami permasalahan saat melakukan penerbangan.

Permasalahan itu dialami pesawat Jeju Air 7C101 dengan rute dari Bandara Internasional Gimpo menuju Jeju pada Senin pukul 06.37 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdeteksi mengalami masalah pada roda pendaratan tak lama setelah lepas landas hingga terpaksa putar balik ke Bandara Internasional Gimpo, Korea Selatan (Korsel).

Maskapai tersebut menginformasikan kepada 161 penumpang pesawat tentang kerusakan mekanis yang disebabkan oleh masalah roda pendaratan, dan kemudian memutuskan untuk kembali ke Gimpo pada pukul 07.25.

Para penumpang dipindahkan ke pesawat alternatif dengan model pesawat yang sama, yaitu Boeing B737-800, dan berangkat menuju Jeju pukul 08.30. Namun, 21 penumpang memilih untuk tidak naik pesawat kembali karena mengkhawatirkan keselamatan. 

Menurut Song Kyung-hoon, kepala kantor dukungan manajemen Jeju Air, kapten penerbangan tersebut menghubungi pusat kontrol di darat setelah mendeteksi sinyal yang menunjukkan adanya masalah pada roda pendaratan.

"Meski roda pendaratan telah dipastikan berfungsi normal setelah tindakan tambahan, kapten memutuskan untuk kembali ke bandara untuk pemeriksaan keselamatan," kata Song pada konferensi pers.

Roda pendaratan adalah perangkat penting yang langsung terkait dengan keselamatan penerbangan, yang memastikan lepas landas dan pendaratan berlangsung aman serta mengurangi dampak selama pendaratan darurat.

Kecelakaan pesawat Jeju Air pada Minggu (29/12) yang merenggut 179 nyawa di kabupaten Muan, Korea Selatan barat daya, diyakini mengalami masalah berupa ketiga roda pendaratan gagal beroperasi dengan baik.

Sementara itu, pesawat yang pada Senin melakukan putar balik adalah model yang sama dengan pesawat yang celaka pada hari sebelumnya. Jeju Air mengoperasikan 39 unit B737-800 dari total 41 pesawat di armada yang dimilikinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pesawat Jeju Air Boeing 737-800 penerbangan 7C2216 mendarat darurat hingga menlamai ledakan di Bandara Internasional Muan pada Minggu (29/12/2024) waktu setempat.

Tercatat 179 orang meninggal dunia dan 2 awak pesawat selamat dari insiden kecelakaan tersebut. (ant/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Berbekal rating lima bintang Euro NCAP 2025, Hongqi E-HS9 mengintegrasikan struktur bodi berkekuatan ekstra, teknologi bantu pengemudi, dan sistem pengaman baterai tingkat tinggi.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral