News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Republik Ceko Memberikan Bantuan Rompi Anti-Peluru Untuk Warga Ukraina

Sebuah kelompok di Republik Ceko bernama The Memory of Nations (Pamet Naroda) telah mengumpulkan alat pelindung, termasuk kacamata, sarung tangan, walkie-talkie dan peralatan medis untuk dikirimkan ke Ukraina.
Minggu, 6 Maret 2022 - 17:54 WIB
Warga Republik Ceko Memberikan Bantuan Rompi Anti-Peluru
Sumber :
  • Reuters

Praha, Republik Ceko - Di tengah tanggapan internasional terhadap penderitaan Ukraina, sebuah kelompok di Republik Ceko bernama The Memory of Nations (Pamet Naroda) telah mengumpulkan alat pelindung, termasuk kacamata, sarung tangan, walkie-talkie dan peralatan medis untuk dikirimkan ke Ukraina demi membantu mereka memerangi invasi dari Rusia.

“Jadi kami sepakat, bahwa bantuan tahap pertama tentu akan lebih tepat dari sekedar bantuan kemanusiaan, menawarkan peralatan untuk para penduduk Ukraina,” kata Mikulas Kroupa, pendiri kelompok itu, Kamis (3 Maret).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memory of  Nations telah menyediakan basis data kesaksian online sejak tahun 2008, yang mendokumentasikan kisah orang-orang dari saat Ceko dan Slovakia hidup di bawah pendudukan Nazi selama Perang Dunia Kedua, atau empat dekade pemerintahan Komunis yang didominasi Soviet yang berakhir pada 1989.

Invasi Rusia 24 Februari ke Ukraina lalu, sebuah tindakan yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus", mendorong kelompok itu untuk mengubah taktik, mengumpulkan sumbangan setidaknya 100 juta crown ($4,35 juta/4 juta Euro) pada Rabu untuk pengirimannya. 

Kelompok tersebut sejauh ini telah mengirimkan 500 rompi antipeluru, bersama dengan 150 helm, dua lusin drone, dan peralatan lainnya yang dipasok melalui negara-negara seperti Jerman atau Makedonia Utara.

Meskipun Republik Ceko tidak berbatasan langsung dengan Ukraina, pengungsi dari Ukraina kini dilaporkan mulai berdatangan ke Negara itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Dalam Negeri Ceko, Vit Rakusan memperkirakan 50.000 pengungsi dari Ukraina telah tiba di Republik Ceko.

Pemerintah Ceko berharap dapat menampung sejumlah besar pengungsi, karena lebih dari satu juta orang Ukraina telah meninggalkan negara mereka sejak Rusia memulai invasinya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Trending

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Selengkapnya

Viral