News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serangan Tengah Malam AS ke Iran: Kronologi Lengkap Operasi Midnight Hammer yang Mengguncang Dunia

Amerika Serikat melancarkan serangan besar ke fasilitas nuklir Iran lewat Operasi Midnight Hammer. Berikut kronologinya.
Senin, 23 Juni 2025 - 11:41 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Minggu dini hari waktu Iran menjadi titik balik bersejarah dalam krisis Timur Tengah, saat Amerika Serikat melancarkan serangan militer besar-besaran ke fasilitas nuklir Iran dalam sebuah misi bernama Operasi Midnight Hammer.

Serangan ini, yang dirancang selama bertahun-tahun, memanfaatkan taktik pengelabuan, operasi senyap, dan kekuatan udara strategis, menghantam tiga situs nuklir utama Iran: Fordo, Natanz, dan Isfahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut ini adalah urutan kronologi awal pengeboman situs nuklir Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dalam Operasi Midnight Hammer yang mengguncang dunia, melansir dari AP. 

Tahap I: Pengelabuan dan Persiapan

Jauh sebelum pesawat mengudara, pengelabuan telah dimulai.

Pada Kamis, 19 Juni, Presiden Donald Trump secara publik mengumumkan bahwa ia akan “menunggu dua minggu sebelum memutuskan” apakah akan menyerang Iran kala ditanya oleh Israel apakah akan ikut berperang. Ini merupakan bagian dari strategi misinformasi.

Keesokan harinya, Sabtu pagi waktu AS, satu grup B-2 Spirit stealth bomber lepas landas dari Missouri dan terbang ke arah barat menuju pangkalan AS di Pasifik sebagai umpan, menarik perhatian media dan pengamat penerbangan.

Pada saat yang sama, tujuh B-2 bomber lainnya, yang masing-masing membawa dua bom penghancur bunker GBU-57, terbang ke arah timur secara diam-diam, tanpa komunikasi aktif. Hanya sejumlah kecil perwira di Washington dan Florida (markas CENTCOM) yang tahu rencana ini.

Tahap II: Penerbangan Rahasia dan Serangan Rudal

Setelah menempuh 18 jam penerbangan rahasia dengan bantuan pesawat pengisi bahan bakar di udara, pesawat pembom AS tiba di Mediterania Timur, Minggu dini hari waktu Teheran.

Sekitar satu jam sebelum pembom mencapai wilayah Iran, sebuah kapal selam AS di kawasan Teluk meluncurkan lebih dari 24 rudal jelajah Tomahawk ke berbagai target, termasuk fasilitas pengayaan uranium di Isfahan.

Tahap III: Serangan Bunker Buster di Fordo dan Natanz

Tepat pada pukul 02.10 waktu Teheran (18.40 waktu Washington), B-2 bomber pertama menjatuhkan dua bom GBU-57 — senjata 30.000 pon yang dirancang untuk menembus kedalaman tanah sebelum meledak.

Target utama: fasilitas pengayaan uranium di Fordo, yang terkubur dalam gunung di selatan Teheran. Lokasi ini telah lama dianggap nyaris tidak bisa ditembus serangan udara konvensional.

Tak hanya Fordo, bom serupa juga menghantam Natanz, pusat vital pengayaan uranium Iran lainnya.

Penjatuhan bom berlangsung selama 30 menit, dengan rudal Tomahawk menjadi senjata terakhir yang menghantam target sebelum serangan dihentikan.

Tahap IV: Setelah Serangan – Reaksi Dunia

AS menyatakan bahwa serangan tersebut “melumpuhkan program nuklir Iran,” meskipun penilaian kerusakan masih berlangsung.

Iran membantah terjadi kerusakan serius dan berjanji akan membalas. Namun, baik pihak Iran maupun IAEA (pengawas nuklir PBB) mengonfirmasi bahwa tidak ada kebocoran radioaktif dari lokasi yang diserang.

Dalam konferensi pers Minggu malam waktu Washington, Jenderal Dan Caine, Ketua Gabungan Kepala Staf, menyatakan:

“Ini adalah serangan operasional B-2 terbesar dalam sejarah AS dan menjadi misi B-2 terpanjang kedua sejak 9/11.”

Angka-angka Serangan

Operasi ini mengerahkan:

  • 7 B-2 Spirit stealth bomber

  • 14 bom GBU-57 (bunker buster)

  • >24 Tomahawk cruise missile dari kapal selam

  • Total: 75 senjata presisi tinggi

  • 125 pesawat dikerahkan, termasuk pesawat tempur pengawal dan tanker udara

Satu fakta menarik, menurut sumber Pentagon, salah satu pilot B-2 bomber adalah perempuan — hal yang menambah catatan sejarah dalam operasi ini.

Krisis Baru di Timur Tengah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serangan ini merupakan eskalasi dramatis dari konflik militer Israel-Iran yang telah berlangsung selama lebih dari seminggu. Dengan Amerika Serikat secara terbuka masuk ke medan konflik, risiko meluasnya perang regional meningkat tajam.

Fordo dan Natanz bukan sekadar fasilitas teknik—mereka adalah simbol ambisi nuklir Iran. Dan serangan ini bukan hanya soal senjata, tetapi tentang strategi militer, geopolitik, dan masa depan keamanan global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?
Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri komponen kapal nasional dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk bisa bersaing di tengah tingginya kebutuhan sektor maritim dalam negeri.
Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Republik Ceko mengkonfirmasi kepergian sang pelatih setelah kedua belah pihak sepakat untuk memutus kontrak usai kegagalan tim di Piala Dunia. 

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Timnas Voli Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Pasalnya, skuad Garuda tak lolos ke ajang bergengsi ini meski baru saja meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026.
Selengkapnya

Viral