GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Khamenei Ancam AS, Pangkalan Militer Amerika di Timur Tengah Bisa Diserang Lagi Jika...

Khamenei ancam AS: pangkalan militer di Timur Tengah bisa diserang lagi jika Iran diganggu, termasuk soal program nuklir dan serangan udara balasan.
Sabtu, 12 Juli 2025 - 14:15 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • Tangkapan layar

Teheran, tvOnenews.com – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, kembali melontarkan ancaman serius terhadap Amerika Serikat. Ia memperingatkan bahwa serangan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah bisa terulang, jika Washington kembali mengambil tindakan provokatif terhadap kepentingan Iran, terutama yang berkaitan dengan program nuklirnya.

"Menyerang Pangkalan Udara Al Udeid bukanlah insiden kecil, melainkan insiden besar yang dapat terulang," tegas Khamenei pada Jumat (11/7) waktu setempat, seperti dikutip dari Al Arabiya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman tersebut merujuk pada serangan rudal balistik Iran bulan lalu terhadap Al Udeid, pangkalan militer terbesar AS di kawasan Teluk. Serangan itu disebut sebagai balasan atas serangan udara AS terhadap situs-situs strategis Iran, termasuk fasilitas nuklir.

“Kami mampu mencapai situs-situs penting Amerika di kawasan itu,” ujar Khamenei, menekankan bahwa Iran masih memiliki kapabilitas militer untuk menggempur kembali apabila dianggap perlu.

Pangkalan Udara Al Udeid, yang berlokasi di Qatar, menjadi pusat komando utama bagi Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk operasi di Timur Tengah. Serangan bulan lalu menyebabkan kerusakan yang dikonfirmasi oleh citra satelit, termasuk kerusakan pada radome—struktur penting yang melindungi perangkat komunikasi dan radar.

Pentagon Mengonfirmasi Serangan

Pada Jumat, pihak Pentagon membenarkan kepada Al Arabiya English bahwa salah satu rudal Iran menghantam langsung bagian dari pangkalan tersebut. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa secara resmi, kerusakan terhadap infrastruktur komunikasi dianggap signifikan dan mengganggu operasional strategis.

Khamenei Muncul Kembali Usai Perang Iran-Israel

Pernyataan tegas Khamenei datang hanya beberapa hari setelah kemunculannya yang pertama di hadapan publik usai perang singkat namun mematikan antara Iran dan Israel. Dalam perang udara selama 12 hari tersebut, Iran kehilangan sejumlah tokoh penting, termasuk komandan tinggi Garda Revolusi dan ilmuwan nuklir.

Dalam tayangan televisi pemerintah Iran pada Minggu (6/7), Khamenei tampak hadir dalam upacara Hari Asyura yang dihadiri puluhan pejabat dan warga. Ia terlihat melambaikan tangan kepada para hadirin, seolah mengirimkan pesan bahwa ia tetap memegang kendali di tengah krisis.

Khamenei juga menyerukan semangat pantang menyerah terhadap tekanan internasional, dan menyatakan bahwa Iran tidak akan gentar meski dihadapkan pada ancaman militer dari negara-negara barat.

Peringatan bagi AS dan Sekutunya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan meningkatnya eskalasi di kawasan Timur Tengah, pernyataan Khamenei menjadi sinyal keras terhadap AS dan sekutunya. Iran menegaskan bahwa setiap tindakan militer terhadap wilayah atau fasilitasnya akan dibalas dengan kekuatan yang sama—bahkan lebih keras.

Meski belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih merespons ancaman terbaru ini, situasi keamanan di sekitar pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah dilaporkan tengah ditingkatkan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral