GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gemilang Sriwijaya di Negeri Kanguru: Festival Indonesia 2025 Akan Hadirkan Daya Tarik Sumbagsel

Kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang pernah menguasai jalur perdagangan maritim Asia Tenggara dari abad ke-7 hingga ke-12 menjadi sumber inspirasi utama bagi Festival Indonesia (FI) 2025 yang akan digelar di Melbourne pada 19 Oktober 2025.
Kamis, 17 Juli 2025 - 14:55 WIB
Kejayaan Kerajaan Sriwijaya dari abad ke-7 hingga ke-12 menjadi sumber inspirasi utama bagi Festival Indonesia (FI) 2025 yang akan digelar di Melbourne pada 19 Oktober 2025.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang pernah menguasai jalur perdagangan maritim Asia Tenggara dari abad ke-7 hingga ke-12 menjadi sumber inspirasi utama bagi Festival Indonesia (FI) 2025 yang akan digelar di Melbourne pada 19 Oktober 2025 mendatang. Mengangkat tema "Gemilang Sriwijaya", kegiatan tahunan ini dirancang untuk tidak hanya merayakan kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga mendorong peningkatan minat wisatawan Australia untuk menjelajahi wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), pusat kejayaan Sriwijaya di masa lampau. 

“Dengan mengusung tema Gemilang Sriwijaya, kami ingin menghadirkan semangat kebesaran maritim Nusantara sekaligus membuka peluang baru bagi pariwisata Sumbagsel,” ujar Dr. Celyanda Goeltom, Ketua Festival Indonesia 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Australian Bureau of Statistics (ABS) tahun 2023, Indonesia menjadi salah satu destinasi utama warga Australia dengan 1,47 juta kunjungan wisatawan, di mana Bali masih mendominasi sebagai tujuan favorit. Untuk mendorong promosi destinasi lainnya di Indonesia, diaspora Indonesia di Melbourne melalui Festival Indonesia Inc. bersinergi dengan KJRI Melbourne dan Ikatan Keluarga Sriwijaya di Victoria (IKSV) dalam menyelenggarakan Festival Indonesia sebagai upaya memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata, khususnya dari wilayah Sumatera Bagian Selatan, kepada masyarakat Australia.

Festival Indonesia (FI), yang akan digelar di jantung kota Melbourne yaitu Argyle Square, merupakan salah satu kegiatan unggulan dan kebanggaan masyarakat Indonesia di Australia. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005, FI menegaskan posisinya sebagai salah satu acara outdoor terbesar yang diorganisir oleh komunitas diaspora di Melbourne, dengan rata-rata jumlah pengunjung mencapai lebih dari 6.000 orang setiap tahunnya.

FI menghadirkan suasana pasar rakyat yang meriah sejak pagi hingga sore hari, diwarnai oleh beragam pertunjukan budaya yang merepresentasikan kekayaan seni dan tradisi Indonesia. Pengunjung dapat menikmati atraksi pencak silat, tarian tradisional dari berbagai daerah, demo memasak kuliner Nusantara, pertunjukan angklung dan gamelan, serta penampilan musik dari band-band lokal yang membawakan lagu-lagu daerah dan campursari. 

Festival ini juga diramaikan oleh lebih dari 30 tenda kuliner dan dagang, yang menawarkan aneka makanan dan minuman khas Indonesia seperti bakso, rendang, sate ayam, soto, es dawet, bakmi ayam, gorengan, dan masih banyak lagi.

Kejayaan Kerajaan Sriwijaya dari abad ke-7 hingga ke-12 menjadi sumber inspirasi utama bagi Festival Indonesia (FI) 2025 yang akan digelar di Melbourne pada 19 Oktober 2025.
Kejayaan Kerajaan Sriwijaya dari abad ke-7 hingga ke-12 menjadi sumber inspirasi utama bagi Festival Indonesia (FI) 2025 yang akan digelar di Melbourne pada 19 Oktober 2025.
Sumber :
  • Istimewa

 

Beberapa momen penting yang telah menandai perjalanan FI antara lain keberhasilan mencatatkan rekor MURI pada tahun 2023 untuk “Tari Tor Tor Massal dengan Penari Terbanyak di Luar Indonesia”, yang melibatkan lebih dari 3.000 warga lokal dan diaspora Indonesia di Melbourne. Sementara itu, pada FI 2024, kehadiran musisi Papua Nogei dan rapper Maluku Presiden Tidore dalam gelaran Indonesian Night menjadi sorotan utama yang memperkuat semangat keberagaman budaya Indonesia di kancah internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kegiatan budaya, FI juga mengusung pendekatan strategis melalui program Business Forum yang dimulai kembali pada tahun 2023. Forum ini menjadi bagian dari promosi holistik bertema Trade, Tourism, and Investment (TTI) dan bertujuan mendukung implementasi nyata dari Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) dengan membuka ruang kerja sama antara pelaku usaha kedua negara.

Rangkaian Festival Indonesia tidak hanya terpusat di Argyle Square, namun juga mencakup berbagai kegiatan sepanjang bulan Oktober. Di antaranya adalah Forum Bisnis pada 16 Oktober 2025 dan Indonesian Night pada 17 Oktober 2025, yang akan menyoroti potensi ekonomi, pariwisata, perdagangan, dan investasi, khususnya dari wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), kepada para pelaku industri dan calon investor Australia. Di sisi lain, program FI Goes to School telah dimulai sejak Juni dan akan terus berlangsung hingga Oktober, menjangkau berbagai sekolah di wilayah Melbourne, Geelong, Bendigo, dan Ballarat, sebagai upaya memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda Australia.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT