News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

300 Orang Warga Korsel Ditahan Imigrasi AS, Pihak KOnsulat Korsel Mulai Temui Mereka

Otoritas federal Amerika Serikat menangkap ratusan pekerja dalam penggerebekan di pabrik Hyundai di Negara Bagian Georgia. Sebagian besar dari mereka adalah warga Korea Selatan yang diduga melanggar izin tinggal maupun aturan ketenagakerjaan. 
Senin, 8 September 2025 - 09:41 WIB
Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Otoritas federal Amerika Serikat menangkap ratusan pekerja dalam penggerebekan di pabrik Hyundai di Negara Bagian Georgia. Sebagian besar dari mereka adalah warga Korea Selatan yang diduga melanggar izin tinggal maupun aturan ketenagakerjaan. 

Menyikapi hal ini, pejabat Konsulat Jenderal Korea Selatan di Atlanta pada Sabtu (6/9) mulai menemui pekerja yang ditahan dalam penindakan imigrasi Amerika Serikat di sebuah lokasi pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pejabat konsulat bertemu dengan warga yang di tahan di pusat penahanan imigrasi di Folkston, setelah otoritas imigrasi AS menangkap mereka dalam penggerebekan pada Kamis (4/9) di lokasi yang dioperasikan oleh Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution Ltd., di daerah Bryan, Georgia.

Dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Otoritas federal Amerika Serikat, sebanyak 475 orang ditangkap. Dari jumlah itu, lebih dari 300 orang merupakan warga negara Korea Selatan.

Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) menyatakan bahwa mereka ditemukan bekerja secara ilegal di Amerika Serikat, termasuk mereka yang memegang visa jangka pendek atau visa wisata yang melarang mereka bekerja.

“Selama konsultasi, para konsul pada dasarnya memeriksa apakah ada isu kemanusiaan atau ketidaknyamanan, dan meminta pihak AS untuk memastikan bahwa hal-hal semacam tersebut tidak terjadi,” kata seorang pejabat dari tim bantuan lapangan pemerintah Korea Selatan.

Tim bantuan lapangan tersebut saat ini dipimpin oleh Cho Ki-joong, Konsul Jenderal di Kedutaan Besar Korea di Washington. Tim ini berfokus untuk memastikan warga Korea yang ditahan dibebaskan sesegera mungkin, di tengah kekhawatiran bahwa proses investigasi dapat berlarut-larut.

Kemudian pada hari yang sama, Cho mengunjungi pejabat di Pusat Proses ICE Folkston.

“Saya meminta mereka untuk memperhatikan warga negara kami sebaik mungkin agar mereka tidak mengalami ketidaknyamanan selama berada di pusat penahanan,” kata Cho kepada wartawan setelah bertemu dengan para pejabat tersebut.

Ia menambahkan bahwa staf konsuler belum dapat bertemu dengan seluruh warga Korea yang ditahan di pusat tersebut, dan pertemuan lanjutan akan dilanjutkan pada Minggu pagi waktu setempat.

tvonenews

Ketika ditanya kapan para tahanan tersebut diperkirakan akan dibebaskan, Cho berkata, “Tidak ada hal yang bisa kami bicarakan saat ini.”

Menurut pejabat AS, mereka yang berada di pusat ICE Folkston akan dipindahkan berdasarkan keadaan kondisi masing-masing individu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pejabat AS menggambarkan penggerebekan pada Kamis sebagai “operasi penegakan hukum terbesar di satu lokasi dalam sejarah Investigasi Keamanan Dalam Negeri.” Presiden AS Donald Trump pada Jumat menyatakan dukungannya terhadap operasi ICE tersebut, dan menyebut para tahanan sebagai “imigran ilegal.”

ICE merilis sebuah klip video pendek dari penggerebekan di lokasi pabrik Korea, yang memperlihatkan para pekerja, baik Korea maupun dari negara lain, sedang diperiksa, diborgol dengan borgol dan rantai logam, lalu dimasukkan ke dalam kendaraan “pengangkut narapidana.”(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misi Balas Dendam Tercapai: Persib Permalukan Malut United, Maung Bandung Pertahankan Rekor Kemenangan Kandang

Misi Balas Dendam Tercapai: Persib Permalukan Malut United, Maung Bandung Pertahankan Rekor Kemenangan Kandang

Persib Bandung menang dengan skor akhir 2-0 dari Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026). 
Ihwal Sang Anak Menggantikan Adies Kadir di Kursi DPR RI, Ketum Golkar Beberkan Penyebabnya

Ihwal Sang Anak Menggantikan Adies Kadir di Kursi DPR RI, Ketum Golkar Beberkan Penyebabnya

Belakangan ini ramai perbincangan terkait anak Adies Kadir, Adela Kanasya Adies menggantikan Adies Kadir di kursi DPR RI. Bahkan, sebagian publik mempertanyakan
John Herdman Blak-blakan, Ternyata ini Masalah Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman Blak-blakan, Ternyata ini Masalah Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman blak-blakan mengungkap kualitas skuad Timnas Indonesia sekaligus membedah masalah yang terjadi di era Patrick Kluivert. Apa faktor yang membuat Garuda belum maksimal?
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
Hasil Proliga 2026, Putri: Yolla Yuliana Sukses Bawa Jakarta Livin Mandiri Akhiri Rentetan Kekalahan Beruntun

Hasil Proliga 2026, Putri: Yolla Yuliana Sukses Bawa Jakarta Livin Mandiri Akhiri Rentetan Kekalahan Beruntun

Hasil Proliga 2026 sektor putri antara Jakarta Livin Mandiri menghadapi Medan Falcons di seri kelima yang berlangsung di Kota Malang, Jawa Timur.
Instruksi Tegas Menkeu Purbaya untuk Jajaran Dirjen Pajak dan Bea Cukai: Jangan Main-Main, Pimpinan Turun Lihat Kinerja Anak Buah

Instruksi Tegas Menkeu Purbaya untuk Jajaran Dirjen Pajak dan Bea Cukai: Jangan Main-Main, Pimpinan Turun Lihat Kinerja Anak Buah

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memberikan instruksi tegas kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk menggenjot penerimaan negara. 

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT