News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenaikan Harga Minyak Terjadi Karena Geopolitik

OPEC mengatakan kepada komite pengarah Dana Moneter Internasional (IMF) pada Kamis (21/4/2022) bahwa lonjakan harga minyak sebagian besar disebabkan oleh krisis Ukraina.
Jumat, 22 April 2022 - 09:12 WIB
Foto Dokumen: Logo Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) tergambar di dinding markas OPEC baru di Wina 16 Maret 2010.
Sumber :
  • antara

London, Inggris - OPEC mengatakan kepada komite pengarah Dana Moneter Internasional (IMF) pada Kamis (21/4/2022) bahwa lonjakan harga minyak sebagian besar disebabkan oleh krisis Ukraina, dalam sinyal terbaru bahwa kelompok produsen tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut untuk menambah pasokan.

Dalam sebuah pernyataan kepada Komite Moneter dan Keuangan Internasional (IMFC) yang dilihat oleh Reuters, OPEC mengatakan harga minyak mentah acuan global Brent rata-rata mendekati 98 dolar AS per barel pada kuartal pertama, naik sekitar 18 dolar AS dari tiga bulan terakhir tahun 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harga minyak telah meningkat, terutama pada Maret tahun ini karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Eropa Timur dan kekhawatiran ini dapat mengakibatkan kekurangan pasokan minyak yang besar, di tengah dislokasi perdagangan," kata OPEC kepada IMFC.

IMFC adalah bagian dari pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Dewan Gubernur Bank Dunia.

OPEC, yang mengambil bagian dalam pertemuan IMFC tahun lalu, telah menolak seruan Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk memompa lebih banyak minyak guna mendinginkan harga, yang mencapai puncak 14 tahun di atas 139 dolar AS bulan lalu setelah Washington dan Brussels memberlakukan sanksi pada Moskow atas invasinya ke Ukraina.

OPEC+, yang terdiri dari OPEC dan produsen lain termasuk Rusia, akan meningkatkan produksi sekitar 432.000 barel per hari pada Mei, sebagai bagian dari pengurangan bertahap pengurangan produksi yang dilakukan selama pandemi COVID-19 terburuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

OPEC mengatakan bahwa OPEC+ telah menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa fundamental pasokan dan permintaan minyak seimbang selama krisis Ukraina untuk mendukung ekonomi global.

OPEC juga menyoroti dampak jangka pendek negatif dari krisis Ukraina dan pandemi yang sedang berlangsung, menambahkan: "Kenaikan kuat dalam harga-harga komoditas, dalam kombinasi dengan kemacetan rantai pasokan yang sedang berlangsung dan kendala logistik terkait COVID-19 memicu inflasi global yang sudah tinggi."(ant/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Prabowo Terima Pengunduran Diri dan Apresiasi Pengabdian Gubernur BI Perry Warjiyo

Prabowo Terima Pengunduran Diri dan Apresiasi Pengabdian Gubernur BI Perry Warjiyo

Menurut Prasetyo, Presiden menerima pengunduran diri Gubernur BI tersebut sekaligus mengapresiasi pengabdian Perry selama tujuh tahun memimpin bank sentral.
Kemendagri Transformasi Layanan Kependudukan Melalui Rebranding Dukcapil, Perkuat Verifikasi Bansos Berbasis IKD

Kemendagri Transformasi Layanan Kependudukan Melalui Rebranding Dukcapil, Perkuat Verifikasi Bansos Berbasis IKD

Direktur Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil Erliani Budi menegaskan bahwa Rebranding Dukcapil merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik
Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Inter Milan mengonfirmasi tengah berupaya memboyong bek Tottenham, Cristian Romero, pada bursa transfer 2026. Bek Argentina itu diproyeksikan jadi pilar baru.
Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

PSSI mengajak seluruh suporter Timnas Indonesia memadati Stadion Pakansari saat skuad Garuda menghadapi Kamboja pada ajang Piala AFF 2026, Senin (27/07/2026).
BREAKING
NEWS
Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur dari Jabatannya Ternyata Memiliki Prestasi yang Mentereng

Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur dari Jabatannya Ternyata Memiliki Prestasi yang Mentereng

Perry Warjiyo menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia selama dua periode, yakni pada 2018-2023 dan pada periode 2023-2028, hingga mundur di pertengahan 2026.
John Herdman Terima Kabar Buruk Beruntun Jelang Timnas Indonesia Jalani Debut Piala AFF 2026, Skuad Garuda Terancam Pincang

John Herdman Terima Kabar Buruk Beruntun Jelang Timnas Indonesia Jalani Debut Piala AFF 2026, Skuad Garuda Terancam Pincang

Timnas Indonesia mendapat kabar buruk beruntun jelang laga perdana Piala AFF 2026. Dua pemain penting berpotensi absen saat skuad Garuda menghadapi Kamboja.

Trending

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral anak dari pria terduga pencuri ayam tewas direkoyok massa di Bali Histeris, Hotman Paris akui siap untuk membiayai sekolahnya.
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia tak hanya memburu tiga poin saat hadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda berpeluang meraih tambahan poin FIFA.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka pun merespons soal video viral anak terduga pelaku pencurian ayam yang menangis histeris di Tabanan Bali.
Selengkapnya

Viral