News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hamas Pamit Mundur, Tak Lagi Pimpin Kelompok di Gaza Usai Gencatan Senjata

Kelompok militan sayap kanan Palestina, Hamas mengumumkan tidak akan lagi memerintah Jalur Gazas setelah konflik dengan Israel yang telah berlangsung sejak 2022 berakhir.
Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:09 WIB
Kelompok militan sayap kanan Palestina, Hamas mengumumkan tidak akan lagi memerintah Jalur Gazas setelah konflik dengan Israel yang telah berlangsung sejak 2022 berakhir.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kelompok militan sayap kanan Palestina, Hamas mengumumkan tidak akan lagi memerintah Jalur Gazas setelah konflik dengan Israel yang telah berlangsung sejak 2022 berakhir. Pernyataan ini disampaikan oleh pejabat senior Hamas menjelang Konferensi Perdamaian Internasional yang dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mesir, pada Minggu (12/10/2025).

Dalam pernyataannya, sumber senior Hamas yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kelompok tersebut telah “melepaskan kendali atas Jalur Gaza” dan berjanji tidak akan berpartisipasi dalam masa transisi pemerintahan setelah perang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan ini muncul di tengah proses gencatan senjata tahap pertama dan rencana perdamaian baru yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan dukungan Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi menandai perubahan besar dalam posisi politik Hamas yang selama hampir dua dekade menguasai Gaza sejak 2007.

Keputusan Hamas untuk melepas pemerintahan di Gaza muncul di tengah gencatan senjata kemanusiaan, rencana pembebasan sandera, serta upaya internasional membentuk tatanan politik baru di wilayah yang hancur akibat perang. Adapun rencana digelar dengan tujuan untuk mendemiliterisasi Hamas, membentuk pemerintahan sipil baru di Gaza dan menempatkan wilayah itu di bawah pengawasan internasional untuk menjamin stabilitas jangka Panjang.

tvonenews

Berbeda dari situasi sebelumnya, sumber-sumber internal Hamas menyebut tidak ada perpecahan di antara pimpinan senior terkait keputusan untuk mundur. Meski demikian, sejumlah pejabat Hamas menegaskan bahwa kelompok itu masih akan tetap menjadi bagian dari “struktur sosial dan politik Palestina”.

Meskipun Hamas tidak lagi memegang kendali pemerintahan, perjalanan politik Hamas di Gaza bermula dari kemenangan besar dalam pemilihan legislatif Palestina pada 2006 yang mengubah peta kekuasaan di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan itu menandai kebangkitan Hamas sebagai kekuatan politik dominan menyaingi Fatah yang selama bertahun-tahun memimpin pemerintahan Otoritas Palestina.

Namun kemenangan itu juga memicu ketegangan, perselisihan politik antara Hamas dan Fatah berujung pada bentrokan bersenjata yang memuncak pada pertengahan 2007, ketika Hamas merebut seluruh kendali pemerintahan di Gaza.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Ratusan kasus campak tercatat ditemukan di Subang, Jawa Barat terhitung sejak tahun 2025 hingga Maret 2026 berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Usai kasus pengejaran polisi lalu lintas yang berakibat tewasnya seorang pengendara setelah menabrak tiang listrik, kini Polres Pacitan kembali jadi sorotan.
DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

Komitmen investasi Jepang ke Indonesia yang mencapai 22,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp384 triliun disebut bukan basa-basi diplomasi atau formalitas kunjungan Presiden saja.
Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi blak-blakan menanggapi soal kebijakan WFH bagi ASN, jelaskan secara detail dampaknya bagi Jawa Barat.
Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Warga mendesak agar Gubenernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusut tentang insiden pengeroyokan pemilik hajat oleh sekelompok preman di Purwakarta. Seperti apa?
Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo terpuruk di peringkat ke-17 di klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengoleksi enam poin

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral