News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ogah Bungkam, Atlet Israel Artem Dolgopyat Speak Up Usai Visanya untuk ke Indonesia Ditolak, Singgung Peristiwa 7 Oktober

Artem Dolgopyat, atlet senam artistik Israel yang visanya ditolak untuk masuk ke Indonesia akhirnya angkat bicara. Ia bahkan singgung peristiwa 7 Oktober 2023.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:20 WIB
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @olympicteamisrael

tvOnenews.com - Peraih medali emas Olimpiade 2020 asal Israel Artem Dolgopyat akhirnya speak up setelah visanya untuk ke Indonesia ditolak oleh pemerintah.

Menurut pengakuannya, Artem Dolgopyat juga menyinggung bagaimana peristiwa 7 Oktober 2023 menjadi hari yang sulit bagi bangsa Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artem Dolgopyat, atlet Israel dilarang masuk ke Indonesia setelah sebelumnya terdaftar akan tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53.

Meski jadi perbincangan warga dunia, namun Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa sikap Indonesia terhadap Israel telah sesuai dengan amanat konstitusi.

“Langkah ini diambil sesuai dengan hukum internasional dan amanat UUD 1945,“ tegas Erick Thohir, Sabtu (25/10).

“Pemerintah tentu sadar akan konsekuensinya, tetapi keputusan ini tetap dalam kerangka menjaga kedaulatan dan keamanan nasional,” tambahnya.

Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

 

Akan tetapi, beragam konsekuensi akan diterima Indonesia. Ini karena Komite Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) langsung ambil sikap.

Mereka menghentikan seluruh komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), sehingga peluang jadi tuan rumah ajang olahraga akan tertutup.

Selain itu, IOC juga menginstruksikan kepada seluruh federasi olahraga internasional agar menunda penyelenggaraan event olahraga apapun di Indonesia.

Hal ini diberlakukan sampai pemerintah memberikan jaminan resmi bahwa semua peserta, tanpa terkecuali diizinkan masuk ke wilayah Indonesia. 

Berkaca dari kasus ini, IOC meminta setiap federasi internasional untuk mencantumkan klausul “akses bebas bagi peserta” dalam kontrak penyelenggaraan turnamen kualifikasi Olimpiade.

IOC tidak mau insiden serupa seperti yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap atlet asal Israel tidak terulang kembali di masa mendatang.

Artem Dolgopyat, salah satu atlet Israel yang ditolak dan tak diberi visa oleh Indonesia
Artem Dolgopyat, salah satu atlet Israel yang ditolak dan tak diberi visa oleh Indonesia
Sumber :
  • Instagram @@dolgopyat_artem

 

Apalagi, kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, kontingen Israel pernah dilarang masuk Indonesia jelang Piala Dunia U-20 beberapa tahun lalu.

Sementara itu, Artem Dolgopyat akhirnya speak up terkait kegagalan untuk tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta.

Jelas, Artem Dolgopyat merasa sedih lantaran dirinya datang dengan status sebagai juara dunia senam artistik bahkan peraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

“Saya telah dibanjiri pesan sejak saat saya mengetahui bahwa saya tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia mendatang.

“Saya terkejut dan sangat sedih dengan keputusan itu,” tulis @dolgopyat_artem. 

Artem Dolgopyat bahkan menyinggung peristiwa 7 Oktober karena di tanggal itu, dia dikukuhkan sebagai juara dunia senam artistik.

Bukan cuma itu, Artem Dolgopyat mengungkapkan bahwa tanggal tersebut juga dianggap sebagai hari tersulit bagi masyarakat Israel.

Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @olympicteamisrael

 

Sebagai informasi, tanggal 7 Oktober diklaim oleh Israel sebagai peristiwa penyerangan Hamas terhadap mereka hingga menimbulkan perang berkepanjangan. 

“Terutama bahwa saya tidak akan diberi kesempatan untuk mewakili negara saya dengan kehormatan dan mempertahankan gelar dunia saya, gelar yang saya menangkan pada 07/10, sebagai salah satu hari tersulit yang pernah kita kenal sebagai sebuah bangsa,” ungkapnya.

Di akhir pesannya, Artem Dolgopyat mengatakan jika Israel adalah bangsa yang kuat, meskipun dia bilang ada pihak yang berusaha menggagalkan upayanya untuk tampil.

“Saya dan seluruh anggota tim berjanji bahwa kami akan terus bekerja keras setiap hari, untuk mengibarkan bendera Israel setinggi mungkin, dan untuk terus mewakili negara kami dengan martabat juga di masa depan,“ terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi kita adalah bangsa yang kuat, yang tidak pernah menyerah pada siapa kita,“ tutup Artem Dolgopyat.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral