News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KTT APEC 2025, dari Perubahan Demografi hingga Kecerdasan Buatan

Di tengah ketegangan geopoliitk dan tantangan ekonomi global, .Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) digelar Gyeongju, Korea Selatan pada akhir Oktober.
Selasa, 4 November 2025 - 06:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung beserta istri Kim Keon-hee
Sumber :
  • ANTARA

Lalu, Kerangka Bersama APEC untuk Menanggapi Perubahan Demografi berisi tantangan dan agenda bersama kawasan terkait perubahan demografi akibat penurunan jumlah kelahiran dan penuaan usia populasi.

Mendayung bersama WTO, komitmen perdagangan multilateral

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melanjutkan safari diplomatiknya di APEC, Presiden Prabowo Subianto menyadari betul bahwa solidaritas dan kepercayaan menjadi elemen penting agar mampu bertahan di derasnya arus konflik global yang mengancam stabilitas ekonomi.

Mengenang kembali semangat pertumbuhan ekonomi inklusif dan kerja sama multilateral saat APEC dibentuk, Presiden Prabwo mengingatkan agar Asia-Pasifik tidak boleh pasrah. Dia mengajak agar negara-negara anggota APEC terus menggerakkan dayung agar kapal bisa terus berjalan dan tidak terjebak di arus kuat ketidakpastian global.

Kendati pada akhirnya, dalam Deklrasi Gyeongju, para pemimpin APEC tidak lagi mencantumkan WTO sebagai inti perdagangan multilateral, Presiden Prabowo tetap berpegang pada komitmen Indonesia akan kerja sama ekonomi multilateral yang terbuka, adil, dan inklusif.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, mengakui bahwa sebenarnya memang ada pelonggaran terhadap aturan perdagangan multilateral seperti WTO.

Selain itu, bagi Indonesia sendiri, keberadaan WTO problematis karena beberapa kebijakan nasional seperti pelarangan ekspor bijih nikel untuk hilirisasi digugat di WTO oleh negara Eropa.

Di satu sisi, biaya kerjasama perdagangan akan mahal jika kesepakatan bersifat bilateral. Perang dagang yang disebabkan oleh Amerika Serikat melalui tarif resiprokal, membuktikan bahwa unilateralisme atau kesepakatan sepihak AS akan merugikan negara lain, termasuk Indonesia.

Namun, menurut Bhima, alih-alih meninggalkan WTO, hal penting yang perlu dilakukan adalah mendorong reformasi WTO agar berpihak ke negara produsen dan negara berkembang dengan perimbangan suara dalam keputusan sengketa dagang.

WTO sebagai organisasi yang menaungi aturan perdagangan global, berperan dalam memastikan negara-negara anggota dapat bertransaksi dengan aman dan transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

WTO menjadi landasan utama dalam menjaga kelancaran dan keberlanjutan perdagangan internasional karena sistem perdagangan multilateral memungkinkan negara-negara menurunkan tarif dan hambatan perdagangan secara bersamaan.

Presiden Prabowo sangat memahami peranan krusial yang dipegang oleh WTO, terutama di tengah gejolak ekonomi dunia saat ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna meminta maaf soal kasus Amsal Sitepu. Begini katanya.
Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) tengah jadi sorotan setelah buka investigasi terhadap puluhan pesepak bola keturunan termasuk di Timnas Indonesia.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian RI di Lebanon bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Beberapa petugas medis lain yang berada di lokasi terlihat menyadari aksi tersebut, sementara proses pembedahan tetap berjalan.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Selengkapnya

Viral