GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar dari China: Masjid Huaisheng, Menara Cahaya dari Pinggir Sungai Mutiara

Di kawasan kota tua Guangzhou ini hubungan harmonis pedagang Timur Tengah dan warga China terekam lewat sejumlah masjid tua. Masjid Huaisheng hanya salah satu dari tiga masjid tertua di China.
Rabu, 3 Desember 2025 - 11:20 WIB
Masjid Huaisheng, salah satu masjid tertua di China
Sumber :
  • Bajo Winarno

Guangzhou, tvOnenews.com-Dari jarak 500 meter bangunan menara itu menyembul gagah. Tembok yang dilabur warna cat putih masih tampak terawat meski sudah melintasi ratusan tahun.  Berada di antara deretan rumah rumah toko khas China yang membuka restoran, pusat kesehatan, hingga toko elektronik bangunan silindris setinggi 36 meter yang pernah menjadi pemandu para nelayan melintasi Sungai Mutiara itu tampak kontras dari lingkungan sekitarnya. Di masa lalu lampu yang terletak di bagian paling atas saat malam hari akan berkelap kelip seperti mengajak siapapun untuk singgah di Guangzhou, China.

Menara cahaya bagian dari masjid tertua di China: Masjid Huaisheng. Saat saya berkunjung, saya langsung disambut oleh kaligrafi aksara China sebelum masuk ke halamannya. “Cintai agamamu, cintai negerimu” begitu bunyi kaligrafi tersebut. Saya mengetahui makna kaligrafi itu dari wartawan Yangcheng Evening News Group yang dengan baik menjelaskan banyak hal yang menarik di sekitar bangunan bersejarah tersebut. Seketika saya teringat bagaimana kalimat serupa pernah mempesona banyak organisasi Islam di tanah Air. Sejak Sarekat Islam, Jong Islamieten Bond, Persis, NU, Muhammadiyah tergerak karena “tuah” kalimat senada. Sejarah kolonialisme di negeri dunia ketiga yang memiliki penduduk Muslim terbesar seperti Indonesia, keislaman dan kebangsaan sesuatu yang jadi jalin menjalin melawan Barat yang dicitrakan “Kristen” dan “penjajah”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kata ini tentu memiliki makna berbeda di sebuah negeri yang pernah mengalami revolusi kebudayaan. Namun saya tak sedang ingin mengetahui hal tersebut. Saya memilih menikmati capaian capaian arsitektural, tonggak tonggak kemajuan masa lalu yang masih bisa dinikmati hingga pertengahan abad 21 ini.

Saya lalu masuk lebih ke dalam. Terkuaklah halaman hijau yang dipenuhi dengan pohon pohon pinus berukuran besar, pohon pohon bunga yang terawat apik. Halaman ini dikelilingi selasar yang memiliki tiang tiang kayu tua berukuran pelukan dua orang dewasa.

Keterangan: Meski berusia 1300 tahun, menara masjid tetap gagah dan terawat, pernah digunakan sebagai mercusuar yang memandu nelayan di Sungai Mutiara Sumber: Bajo Winarno

Salah satu tiang kayu tampak dikerumunii lima orang. Seorang yang mengenakan helm proyek terus memukul mukul kayu sambal mendekatkan telinganya. Seorang lagi yang bertopi pet Nampak terus bicara dengan intonasi yang terus menerus meninggi. Di sekitar mereka, persis di depan tembok batu, lonjoran kayu kayu yang tampak sudah lapuk ditumpuk. Agaknya proses konservasi sedang berlangsung di masjid yang konon sudah dibangun oleh sahabat Nabi Muhammad SAW Sa’ad bin Abi Waqqas sejak tahun 627. Tepatnya pada masa Dinasti Tang sekitar tahun 618 – 907. Pada saat itu, agama Islam diperkenalkan di China untuk pertama kali.

Halaman masjid punya fungsi unik di China. Berbeda dengan di Indonesia yang muazin mengumandangkan azan di mihrab, di China muazin memanggil orang shalat dilakukan di halaman masjid.

Dari halaman saya melihat kemegahan ruang shalat Masjid Huaisheng yang memadukan arsitektur tradisional China dengan Timur Tengah. Saat masuk ke dalamnya, terlihat langit-langit ruang salat yang terbuat dari ubin dengan perpaduan warna biru dan hijau yang memberi kesan hangat. Beberapa anggota rombongan kami menunaikan shalat tahiyatul masjid, untuk menghormati kemegahan masjid.

Keterangan: Halaman Masjid Huaisheng yang tengah direnovasi. Sumber foto: Bajo Winarno

Di kawasan kota tua Guangzhou ini hubungan harmonis pedagang Timur Tengah dan warga China terekam lewat sejumlah masjid tua. Masjid Huaisheng hanya salah satu dari tiga masjid tertua di China. Ada pun tiga masjid tertua lainnya adalah Masjid Quanzhou Kylin, Masjid Yangzhou Crane, dan Masjid Hangzhou Phoenix.

Hubungan Guangzhou dan Islam telah terbangun selama lebih dari 1.300 tahun. Sebagai kota pelabuhan penting, di Asia sejak abad ke-5, Guangzhou menjadi gerbang utama masuknya Islam ke Cina melalui Jalur Sutra Maritim. Sejak masa Dinasti Tang (618–907 M), Guangzhou dikenal dengan nama Fanwu / Guang Prefecture, pelabuhan yang terbuka bagi pedagang Arab, Persia, dan Asia Selatan. Catatan Tiongkok seperti “Xin Tang Shu” (Buku Baru Dinasti Tang) menyebut orang-orang Dashi (Arab) tiba secara rutin untuk berdagang di pelabuhan ini.

Keterangan: Kaligrafi beraksara China terpajang di dinding dinding masjid. Sumber: Bajo Winarno

Meski secara akademis tak bisa diverifikasi, tradisi lokal Guangzhou menyebut bahwa Sa‘d ibn Abi Waqqas, paman Nabi Muhammad, datang pada abad ke-7 sebagai utusan Islam. Hingga kini masjid masih aktif digunakan oleh warga Muslim di Guangzhou. Saat ini, setiap hari Jumat, lebih dari seribu jamaah berkumpul di sini.

Banyak kegiatan rutin seperti Senior Muslims’ Gathering di Guangzhou dan Women’s Group dari “Hui People’s Home” di Guangzhou juga diadakan di masjid ini. Masjid juga menjadi tuan rumah acara-acara seperti Guangzhou Islamic Association dan Guangzhou Hui Historical Culture Research Seminar. (bwo)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Empat Korban Tewas dalam Kebakaran di Jakarta Utara Ditemukan di Kamar, Diduga Tidur saat Peristiwa Terjadi

Empat Korban Tewas dalam Kebakaran di Jakarta Utara Ditemukan di Kamar, Diduga Tidur saat Peristiwa Terjadi

Kepala Seksi Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman mengungkap fakta baru dibalik insiden kebakaran yang melanda sebuah rumah tinggal di Jalam Agung Perkasa 4, Jakarta Utara.
2 'Kado Istimewa' DPR untuk Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak usai Viral karena Ikut Cerdas Cermat MPR

2 'Kado Istimewa' DPR untuk Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak usai Viral karena Ikut Cerdas Cermat MPR

Tengah viral video Ocha dalam cerdas cermat empat pilar MPR di media sosial. Isu ini pun mendapatkan perhatian dari DPR.
Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah terus menggeber percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.
Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Tak hanya menyerahkan uang sitaan, Satgas PKH juga menyerahkan lahan sitaan seluas 2,3 juta hektare hasil penertiban kawasan hutan.
Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Dedi Mulyadi ungkap kekhawatiran besar soal masa depan petani Indonesia. Ia takut 20 tahun lagi tak ada generasi muda mau turun sawah. Simak pernyataannya!
Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Nadiem Makarim dijadwalkan menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral