GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Presiden Venezuela Nicolás Maduro Ditangkap AS, Tuduhan Narkoterorisme hingga Kejahatan Transnasional

Presiden Venezuela Nicolás Maduro ditangkap AS. Ini alasan di balik penangkapan, dari tuduhan narkoterorisme hingga kejahatan lintas negara.
Minggu, 4 Januari 2026 - 08:40 WIB
Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh operasi militer Amerika Serikat memicu guncangan geopolitik global. Di balik kecaman keras dari pemerintah Caracas, Washington menyatakan memiliki dasar hukum kuat atas tindakan tersebut. Lantas, mengapa Presiden Venezuela ditangkap AS?

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa penangkapan Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dilakukan karena dugaan keterlibatan langsung dalam narkoterorisme, perdagangan narkoba skala besar, dan kejahatan lintas negara. Tuduhan ini bukan baru, namun kali ini menjadi dasar aksi nyata yang diklaim sah oleh Washington.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut otoritas AS, Maduro dituding memimpin atau melindungi jaringan narkotika internasional yang dikenal sebagai Cartel de los Soles. Jaringan ini disebut beroperasi dengan memanfaatkan struktur negara, termasuk militer dan aparat keamanan Venezuela, untuk memfasilitasi pengiriman kokain ke Amerika Serikat dan negara lain.

AS juga menuduh Maduro menggunakan hasil perdagangan narkoba untuk mendanai aktivitas terorisme dan mempertahankan kekuasaan politiknya. Dalam sejumlah dokumen hukum AS, Maduro disebut sebagai aktor utama yang “menjadikan Venezuela sebagai negara transit narkoba.”

Selain narkotika, Washington menuding pemerintahan Maduro terlibat dalam kejahatan terorganisasi lintas negara, pencucian uang, serta perlindungan terhadap kelompok bersenjata ilegal. Tuduhan ini menjadi bagian dari dakwaan pidana yang telah disiapkan otoritas penegak hukum AS sejak beberapa tahun terakhir.

Alasan lain yang dikemukakan AS adalah status Maduro yang tidak lagi diakui sebagai presiden sah oleh Washington dan sejumlah negara sekutunya. AS menilai pemilu Venezuela tidak demokratis dan menganggap kepemimpinan Maduro tidak memiliki legitimasi konstitusional.

Dengan dasar tersebut, AS menyatakan penangkapan Maduro bukan pelanggaran kedaulatan negara, melainkan penegakan hukum internasional terhadap individu yang dituduh melakukan kejahatan berat. Washington menyamakan kasus Maduro dengan penindakan terhadap gembong narkoba internasional.

Penangkapan ini dilakukan dalam operasi militer di Caracas dan wilayah lain Venezuela. Meski detail teknis operasi tidak sepenuhnya diungkap ke publik, AS menyebut tindakan itu sebagai langkah terukur untuk melindungi keamanan nasional dan regional.

Namun, pemerintah Venezuela menolak seluruh tuduhan tersebut. Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menyebut penangkapan Maduro sebagai penculikan brutal dan pelanggaran hukum internasional. Menurut Caracas, Maduro adalah presiden sah yang dipilih rakyat Venezuela.

Rodríguez menegaskan bahwa tuduhan narkoterorisme hanyalah dalih politik AS untuk menjatuhkan pemerintahan Venezuela. Ia menuding Washington menggunakan kekuatan militer untuk membengkokkan kehendak rakyat dan menciptakan preseden berbahaya di kawasan Amerika Latin.

Meski demikian, AS bersikukuh bahwa langkah ini telah melalui proses hukum internal dan koordinasi tingkat tinggi. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa penangkapan Maduro merupakan bagian dari “fase baru” bagi Venezuela, termasuk transisi politik yang diklaim akan lebih demokratis.

Trump bahkan menyebut adanya komunikasi antara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dengan Delcy Rodríguez. Menurut versi Trump, Rodríguez disebut menyatakan kesediaan bekerja sama, klaim yang langsung dibantah keras oleh pemerintah Venezuela.

Kasus ini menyoroti benturan dua prinsip besar dalam hubungan internasional: kedaulatan negara versus penegakan hukum lintas batas. AS mengedepankan narasi hukum pidana internasional, sementara Venezuela menegaskan prinsip non-intervensi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah analis menilai penangkapan Maduro dapat memicu eskalasi politik dan keamanan di kawasan. Negara-negara Amerika Latin terbelah antara yang mendukung langkah AS dan yang menganggapnya sebagai intervensi berbahaya.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai proses hukum selanjutnya terhadap Maduro dan Cilia Flores. Namun satu hal jelas, alasan penangkapan Presiden Venezuela tidak semata persoalan politik, melainkan berkaitan dengan tuduhan kejahatan narkotika dan kriminal transnasional yang selama ini menjadi sorotan Amerika Serikat.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Sentuh Angka Rp3 Jutaan, Harga Emas Antam Hari Ini 23 Februari 2026 Meroket Lagi hingga Tembus Rp3.028.000 per Gram

Kembali Sentuh Angka Rp3 Jutaan, Harga Emas Antam Hari Ini 23 Februari 2026 Meroket Lagi hingga Tembus Rp3.028.000 per Gram

Kembali menyentuh angka Rp3 jutaan, harga emas Antam hari ini 23 Februari 2026 meroket lagi hingga menembus Rp3.028.000 per gram.
RSUD Bojonegoro Kaji Pengembangan Layanan DSA dan Stem Cell

RSUD Bojonegoro Kaji Pengembangan Layanan DSA dan Stem Cell

RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Jawa Timur, tengah menyiapkan pengembangan sejumlah layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Keok 0-1 dari Parma, 5 Pemain AC Milan Ini Dapat Rating Buruk dan Jadi Biang Kekalahan di Liga Italia

Keok 0-1 dari Parma, 5 Pemain AC Milan Ini Dapat Rating Buruk dan Jadi Biang Kekalahan di Liga Italia

AC Milan menelan pil pahit setelah tumbang 0-1 dari Parma. Hasil ini membuat langkah Rossoneri untuk terus menekan Inter Milan di puncak klasemen kian berat.
Rekor 'Ajaib' Persib Bandung di Super League Usai Kandaskan Persita: 8 Kali Unbeatean, tapi Tak Pernah Cetak Lebih dari 2 Gol per Laga

Rekor 'Ajaib' Persib Bandung di Super League Usai Kandaskan Persita: 8 Kali Unbeatean, tapi Tak Pernah Cetak Lebih dari 2 Gol per Laga

3 poin atas Persita di Super League memperpanjang rekor 8 kali unbeaten Persib Bandung, namun uniknya mereka tak pernah cetak lebih dari 2 gol per pertandingan.
Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan Laksanakan Salat Tarawih 30 Juz Berdurasi hingga 8 Jam

Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan Laksanakan Salat Tarawih 30 Juz Berdurasi hingga 8 Jam

Ribuan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, melaksanakan salat Tarawih dengan bacaan lengkap 30 juz Al-Qur’an yang berdurasi hingga 8 jam setiap malamnya.
Alasan Ressa Belum Buka Pintu Maaf untuk Denada Diungkap Ronald Armada

Alasan Ressa Belum Buka Pintu Maaf untuk Denada Diungkap Ronald Armada

Alasan Ressa Rizky Rossano belum buka pintu maaf untuk Denada diungkap Ronald Armada, sebut ada syarat pertemuan dan permintaan maaf langsung. Simak beritanya!

Trending

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut siswa tewas dianiaya anggota Brimob, Birpda MS di Tual, Maluku. Ternyata menuai perhatian KemenPPPA. Dalam hal ini, KemenPPPA tengah melakukan koordinasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT