Serangan Militer AS ke Venezuela Tewaskan Sedikitnya 45 Orang, Dunia Internasional Bereaksi Keras
- Antara
Langkah AS terhadap Venezuela turut memicu reaksi dari kekuatan global lainnya. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas penuh kepada rakyat Venezuela dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas laporan bahwa Maduro dan istrinya dipaksa meninggalkan negara itu sebagai bagian dari agresi militer AS.
Moskow menilai tindakan Washington berpotensi memicu eskalasi konflik internasional dan merusak stabilitas kawasan Amerika Latin. Rusia juga secara tegas menyerukan pembebasan Nicolás Maduro dan Cilia Flores, serta meminta semua pihak menahan diri demi mencegah konflik yang lebih luas.
Situasi ini menempatkan Venezuela dalam krisis yang semakin kompleks. Di satu sisi, pemerintah Caracas menghadapi tekanan militer dan diplomatik dari AS. Di sisi lain, meningkatnya jumlah korban jiwa menimbulkan kekhawatiran serius terkait krisis kemanusiaan yang kian dalam.
Para pengamat menilai serangan AS ke Venezuela tidak hanya berdampak pada politik domestik negara tersebut, tetapi juga berpotensi mengubah peta geopolitik global. Keterlibatan negara-negara besar seperti Rusia membuka kemungkinan konflik yang lebih luas jika tidak segera diredam melalui jalur diplomasi.
Hingga kini, situasi di Caracas masih tegang. Pemerintah Venezuela menyerukan persatuan nasional, sementara komunitas internasional menanti langkah Dewan Keamanan PBB dalam merespons salah satu krisis geopolitik paling serius di awal tahun 2026 ini. (ant/nsp)
Load more