News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penangkapan Maduro Dinilai Bukan Sekadar Pelanggaran Hukum, Pakar Singgung Minyak hingga Doktrin Monroe AS

Gejolak Amerika Serikat dan Venezuela setelah klaim penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dinilai tidak bisa dilihat semata sebagai persoalan hukum.
Senin, 5 Januari 2026 - 16:35 WIB
Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Gejolak hubungan Amerika Serikat dan Venezuela setelah klaim penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dinilai tidak bisa dilihat semata sebagai persoalan hukum.

Pakar hukum internasional dari Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, menilai ada kepentingan strategis yang jauh lebih besar di balik langkah ekstrem tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hikmahanto menyebut isu energi, rivalitas global, hingga upaya pergantian rezim menjadi faktor penting yang tak bisa dilepaskan dari konflik ini. Apalagi, Venezuela diketahui memiliki cadangan minyak terbesar di dunia dan baru saja melakukan pertemuan dengan perwakilan China.

“Betul, tidak semata isu hukum. Tapi isu minyak, isu Monroe Doctrine di mana AS ingin agar di benua Amerika tidak ada negara lain yang ada seperti China, Iran, Rusia, dan satu lagi pergantian rezim (regime change),” ujar Hikmahanto kepada tvOnenews.com, Senin (5/1/2025).

Menurutnya, Amerika Serikat selama ini memandang kawasan Amerika Latin sebagai wilayah pengaruhnya. 

Kehadiran China dan negara lain di kawasan tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap posisi AS sebagai pemimpin regional.

“Yang dikhawatirkan oleh AS, adalah di benua Amerika, AS tidak lagi menjadi leader tapi dimasuki negara-negara lain. Khawatirnya negara-negara lain di benua Amerika akan mengundang kekuatan lain,” kata Hikmahanto.

Ia menilai kekhawatiran tersebut semakin besar ketika Venezuela mulai membuka peluang kerja sama strategis dengan China, termasuk di sektor energi. 

Kondisi ini dinilai berpotensi menggeser dominasi Amerika Serikat, baik secara geopolitik maupun ekonomi.

Dalam konteks hukum internasional, Hikmahanto menegaskan bahwa penangkapan kepala negara yang masih menjabat merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip dasar hubungan antarnegara.

“Kalau pelanggaran tentu melanggar,” tegasnya.

Ia menjelaskan, tindakan tersebut bertentangan langsung dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

“Soalnya Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB mewajibkan negara anggota untuk melakukan penggunaan kekerasan dan ancaman kekerasan terhadap teritorial integritas negara lain,” ujarnya.

Hikmahanto menilai, penangkapan Nicolas Maduro yang masih berstatus sebagai presiden aktif dan kemudian dihadapkan ke pengadilan di New York merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional.

“Pengambilan Maduro yang masih presiden dan dihadapkan di pengadilan NY pun merupakan suatu pelanggaran,” katanya.

Meski demikian, Hikmahanto memprediksi Amerika Serikat akan menyiapkan pembelaan hukum atas tindakannya tersebut.

"Tapi AS pasti akan melakukan pembelaan atas dasar Pasal 51 Piagam PBB yaitu hak untuk membela diri,” ujarnya.

Namun, kondisi ini justru menunjukkan melemahnya peran hukum internasional dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia. 

Hikmahanto menilai, hukum internasional kini tidak lagi menjadi rujukan utama ketika kepentingan keamanan dan kekuatan global dipertaruhkan.

“Hukum internasional sudah tidak dijadikan instrumen untuk menjaga ketertiban kalau berbicara soal keamanan dan perdamaian internasional,” kata Hikmahanto.

Ia menambahkan, hukum internasional kerap diposisikan hanya sebagai alat pembenaran bagi tindakan negara kuat. 

“Hukum internasional direndahkan posisinya hanya untuk membenarkan tindakan sebuah negara,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pandangan ini memperkuat kekhawatiran bahwa konflik Venezuela-AS bukan sekadar urusan hukum, melainkan cerminan pertarungan kepentingan global, terutama terkait energi dan pengaruh politik dunia.

"Bagi negara seperti Indonesia, situasi ini dinilai menjadi peringatan penting tentang rapuhnya tatanan hukum internasional di tengah rivalitas kekuatan besar. Stabilitas global, termasuk sektor energi, sangat bergantung pada konsistensi negara-negara besar dalam menghormati hukum internasional," tandasnya. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer AC Milan: Bukan Cuma Alex Scott, Rossoneri Pantau Gelandang Brighton untuk Gantikan Luka Modric

Bursa Transfer AC Milan: Bukan Cuma Alex Scott, Rossoneri Pantau Gelandang Brighton untuk Gantikan Luka Modric

AC Milan sudah mulai menyiapkan rencana untuk mencari penerus Luka Modric di lini tengah. Selain Alex Scott, Rossoneri dikabarkan juga memantau Yasin Ayari.
Prediksi Al Nassr vs Al Draih di Liga Pro Saudi 2026/2027 Tanggal 10 Oktober 2026: Cristiano Ronaldo dkk Bisa Langkahi Al Hilal

Prediksi Al Nassr vs Al Draih di Liga Pro Saudi 2026/2027 Tanggal 10 Oktober 2026: Cristiano Ronaldo dkk Bisa Langkahi Al Hilal

Laga antara Al Nassr vs Al Draih diprediksi akan menjadi momentum krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang mengamankan posisi terbaik di papan klasemen.
Kementerian PU Realisasikan Visi Ketahanan Pangan Era Prabowo di Merauke

Kementerian PU Realisasikan Visi Ketahanan Pangan Era Prabowo di Merauke

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau Kawasan Sentra Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Gelar Blora Bersholawat, Bupati Arief Rohman Tegaskan Komitmen Perkuat Kehidupan Keagamaan Masyarakat

Gelar Blora Bersholawat, Bupati Arief Rohman Tegaskan Komitmen Perkuat Kehidupan Keagamaan Masyarakat

Doa dan didikan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman hingga dipercaya memimpin Kabupaten Blora.
Prediksi Al Fateh vs Al Ahli di Liga Pro Saudi 2026/2027 9 Oktober 2026: Ivan Toney Bisa Hattrick Lagi?

Prediksi Al Fateh vs Al Ahli di Liga Pro Saudi 2026/2027 9 Oktober 2026: Ivan Toney Bisa Hattrick Lagi?

Bertempat di Stadion Al Fateh Club, Al Hofuf, laga ini jadi momen krusial bagi Al Fateh dan Al Ahli yang tengah mengusung misi sangat berbeda klasemen sementara.
Bikin Liburan Grand Prix 2026 Anti-Bosan, Pertamina Rilis Panduan Khusus yang Wajib Dicoba Wisatawan

Bikin Liburan Grand Prix 2026 Anti-Bosan, Pertamina Rilis Panduan Khusus yang Wajib Dicoba Wisatawan

Menyambut kemeriahan ajang balap kelas dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9-11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, PT Pertamina Patra Niaga secara khusus meluncurkan kampanye MyPertamina Your Journey Partner.

Trending

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Sang ibu tampak menyelamatkan sang anak yang masih sangat kecil di tengah kobaran api yang sangat besar. Asap hitam tebal juga tampak membumbung tinggi ke udara
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
Selengkapnya

Viral