News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Terbuka Trump ke Kanada Jika Berani Deal Dagang dengan China, Sampai Sebut PM Mark Carney sebagai 'Gubernur'

Lewat Truth Social, Trump blak-blakan menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai "gubernur", seraya mengatakan Carney akan melakukan kesalahan besar jika main mata dengan China.
Minggu, 25 Januari 2026 - 22:09 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden AS Donald Trump secara terbuka mengancam Kanada jika berani dekat-dekat dengan China dalam perdagangan.

Melalui platform Truth Social, Trump blak-blakan menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai "gubernur", seraya mengatakan Carney akan melakukan kesalahan besar jika membiarkan Kanada menjadi "pelabuhan transit" bagi produk China yang dimasukkan ke pasar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika Gubernur Carney berpikir dia akan menjadikan Kanada sebagai "Pelabuhan Pengiriman" bagi China untuk mengirim barang dan produk ke Amerika Serikat, dia sangat keliru," kata Trump, dikutip Minggu (25/1/2026).

Trump dalam unggahannya memperingatkan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China.

Presiden kontroversial AS itu bahkan mengancam akan mengenakan tarif impor 100 persen terhadap barang Kanada jika negara itu menjalin kesepakatan dagang dengan China.

"China akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar memusnahkannya, termasuk menghancurkan dunia usaha, tatanan sosial, dan cara hidup mereka," kata Trump.

"Jika Kanada membuat kesepakatan dengan China, Kanada akan segera dikenai tarif 100 persen atas semua barang dan produk Kanada yang masuk ke Amerika Serikat," jelasnya.

Dalam unggahan terpisah, Trump juga menyebut pengambilalihan Kanada oleh China adalah "hal terakhir yang dibutuhkan dunia."

"Itu tak akan terjadi, bahkan tak akan mendekati terjadi," katanya.

Merespons hal tersebut, pemerintah Kanada membantah klaim Trump dengan mengatakan bahwa perundingan terbaru dengan China hanya menyelesaikan sengketa tarif tertentu.

"Tak ada upaya mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China. Yang dicapai adalah penyelesaian sejumlah isu tarif penting," kata Menteri Kanada yang bertanggung jawab atas Perdagangan Kanada-AS, Dominic LeBlanc, dalam pernyataannya, dikutip dari Antara.

LeBlanc menegaskan fokus pemerintah Kanada adalah memperkuat hubungan ekonomi dengan AS, seraya mengutip pernyataan Carney sebelumnya bahwa kedua negara"telah membangun kemitraan luar biasa dalam ekonomi dan keamanan."

Ia mengatakan Kanada tetap berkomitmen memastikan hubungan tersebut saling menguntungkan sambil memperkuat perekonomian domestik dan memperluas kemitraan dagang global.

Di tengah eskalasi, Carney mengimbau masyarakat untuk mendukung pengusaha dalam negeri dan menyebut ekonomi Kanada "terancam dari luar."

Lewat pesan video, ia mengatakan pemerintahnya tengah menjalankan sejumlah inisiatif besar, termasuk pembangunan jutaan rumah untuk meningkatkan keterjangkauan dan pengadaan perangkat militer "yang akan melindungi warga Kanada dan kedaulatan kita."

"Kita tak bisa mengendalikan apa yang dilakukan negara lain. Kita bisa menjadi pelanggan terbaik bagi diri kita sendiri," ujarnya.

Pekan lalu, Kanada mengumumkan telah mencapai kesepakatan dagang secara prinsip dengan China. Tarif kendaraan listrik China akan diturunkan sebagai imbalan pengurangan bea atas ekspor pertanian Kanada.

Trump pada Jumat mengatakan Kanada menentang usulannya untuk membangun sistem perlindungan rudal "Golden Dome" di Greenland dan malah "memilih mendukung bisnis dengan China."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hubungan AS dan Kanada memburuk tajam sejak Trump menjabat Januari tahun lalu. Carney berusaha melawan tarif AS dan menolak keinginan Trump agar Kanada menjadi negara bagian ke-51 AS.

Di tengah memburuknya hubungan kedua negara, Trump pada Kamis menarik kembali undangan bagi Kanada untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian bentukannya. Langkah itu dianggap sebagai balasan atas pernyataan Carney di Forum Ekonomi Dunia (WEF). (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Gagal Menembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Timnas Aljazair

Gagal Menembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Timnas Aljazair

Riyad Mahrez resmi mengakhiri kariernya bersama Timnas Aljazair setelah perjalanan negaranya terhenti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mengapa Emil Audero Tiba-tiba Jadi Favorit Bursa Transfer Italia? 4 Klub Rela Antre Demi Gaet Kiper Timnas Indonesia

Mengapa Emil Audero Tiba-tiba Jadi Favorit Bursa Transfer Italia? 4 Klub Rela Antre Demi Gaet Kiper Timnas Indonesia

Nama Emil Audero kembali mencuri perhatian pada bursa transfer musim panas 2026. Kiper Timnas Indonesia itu mendadak jadi favorit dan incaran klub-klub Italia.
Istana Sebut Pemerintah Targetkan 16.557 Sekolah Terkoneksi Internet pada 2026

Istana Sebut Pemerintah Targetkan 16.557 Sekolah Terkoneksi Internet pada 2026

Pemerintah mempercepat transformasi pendidikan nasional dengan menjadikan konektivitas internet sebagai fondasi utama digitalisasi pembelajaran.
Rakernas XVIII APEKSI Rumuskan 10 Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Pemerintah Kota

Rakernas XVIII APEKSI Rumuskan 10 Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Pemerintah Kota

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi menetapkan sepuluh butir rekomendasi strategis sebagai pedoman pembangunan daerah ke depan. 
Tak Mau Anggap Remeh, Pelatih Timnas Argentina Sebut Performa Mengejutkan Tanjung Verde Bukan Sebuah Kebetulan

Tak Mau Anggap Remeh, Pelatih Timnas Argentina Sebut Performa Mengejutkan Tanjung Verde Bukan Sebuah Kebetulan

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Trending

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang wanita berinisial YTR. 
Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Purbaya mengatakan, pemerintah akan secara bertahap menunjuk lebih banyak perusahaan e-commerce atau marketplace (lokapasar), sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi penjualan barang di platform perdagangan elektronik.
Samosir Music Internasional (SMI) Festival 2026 Digelar Tiga Hari Menghibur Pengunjung di Danau Toba

Samosir Music Internasional (SMI) Festival 2026 Digelar Tiga Hari Menghibur Pengunjung di Danau Toba

Keindahan alam Danau Toba kembali menjadi panggung bagi perhelatan musik dan budaya bertaraf internasional melalui Samosir Music International (SMI) 2026 yang
Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika Jaringan Internasional

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika Jaringan Internasional

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar jaringan penyelundupan narkotika internasional. Narkoba yang diselendupkan
Pria Bakar Diri di Depan Markas PBB New York, Kondisinya Kritis

Pria Bakar Diri di Depan Markas PBB New York, Kondisinya Kritis

Dalam rekaman kamera pengawas PBB, pelaku terlihat menancapkan bendera sebelum melakukan bakar diri di depan Markas PBB New York.
Selengkapnya

Viral