Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Palestina
- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
“Kami akan terus mendukung perjuangan ini. Pemerintah Indonesia beberapa kali menegaskan komitmen membantu rakyat Palestina dalam bentuk nyata, termasuk pembangunan rumah sakit di Gaza, Tepi Barat, dan Hebron,” ujar Prabowo kala itu dalam keterangan resmi Kementerian Pertahanan.
Komitmen tersebut kembali diperkuat pada Januari 2026, ketika Presiden Prabowo menghadiri pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, sekaligus mengikuti penandatanganan piagam Board of Peace. Badan ini dibentuk sebagai wadah kerja sama internasional untuk mengawal proses transisi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.
Babe Haikal menilai keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut menunjukkan kepemimpinan aktif Indonesia di tingkat global, khususnya dalam isu-isu kemanusiaan dan perdamaian. Ia juga menekankan bahwa posisi Indonesia harus tetap independen, kritis, dan berpihak pada keadilan internasional.
“Indonesia tidak boleh hanya hadir secara simbolik. Kita harus memastikan bahwa forum seperti ini benar-benar berpihak pada kemerdekaan Palestina dan bukan sekadar agenda politik negara tertentu,” tegasnya.
Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia dapat memainkan peran strategis sebagai jembatan dialog antara berbagai pihak yang berkepentingan dalam konflik Palestina-Israel. Menurutnya, reputasi Indonesia sebagai negara yang konsisten mendukung Palestina, tanpa terlibat dalam konflik geopolitik blok tertentu, menjadi modal penting dalam diplomasi perdamaian.
Langkah-langkah tersebut dinilai semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam diplomasi global, khususnya dalam isu perdamaian dan kemanusiaan. Dengan pendekatan aktif, konstruktif, dan berlandaskan nilai konstitusi, pemerintahan Prabowo dinilai mampu membawa Indonesia berkontribusi lebih nyata dalam upaya menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi rakyat Palestina. (nsp)
Load more